Cara Mengatasi Tumbuh Gigi Pada Bayi Agar Tidak Rewel

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk untuk Tumbuh Gigi
- Cara Alami Mengatasi Nyeri Tumbuh Gigi
- Kapan Harus ke Dokter?
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Studi Terkait
- FAQ
Fase tumbuh gigi pada bayi merupakan salah satu tonggak perkembangan yang sangat ditunggu-tunggu oleh para orang tua. Biasanya, gigi pertama si Kecil akan mulai menyembul dari gusi saat ia berusia antara 6 hingga 10 bulan. Gigi seri bawah biasanya menjadi yang pertama kali muncul, disusul oleh gigi seri atas. Walaupun ini adalah proses alami yang menandakan bayi kamu tumbuh dengan sehat, fase ini sering kali menjadi momen yang menantang baik bagi bayi maupun ibu. Pasalnya, proses gigi menembus gusi dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, nyeri, dan pembengkakan lokal.
Gejala yang paling sering terlihat ketika fase ini tiba adalah bayi menjadi lebih rewel dari biasanya, produksi air liur yang meningkat secara drastis (ngeces), serta kebiasaan menggigit benda apa saja yang ada di sekitarnya. Terkadang, bayi juga mengalami sedikit peningkatan suhu tubuh (sumeng), meski tidak sampai pada tahap demam tinggi. Rasa sakit ini bisa membuat bayi kesulitan tidur di malam hari dan menolak untuk makan atau menyusu. Jika kamu mencari obat atau produk pereda nyeri untuk tumbuh gigi pada bayi, pastikan untuk memilih produk yang diformulasikan khusus untuk usia mereka.
Penting bagi orang tua untuk mengetahui cara yang tepat dalam meredakan ketidaknyamanan ini agar si Kecil bisa kembali ceria. Mulai dari memberikan pijatan lembut pada gusi, menggunakan mainan gigitan (teether) yang didinginkan, hingga memberikan obat pereda nyeri jika kondisinya membuat bayi sangat kesakitan. Jika gejala tumbuh gigi pada bayi disertai dengan demam di atas 38 derajat Celcius, diare, atau ruam yang meluas, ada baiknya kamu segera melakukan konsultasi medis, karena hal tersebut bisa jadi merupakan tanda adanya infeksi lain, bukan sekadar gejala tumbuh gigi biasa.
Untuk membantu mengatasi rasa nyeri dan rewel pada si Kecil, ada beberapa produk medis dan alat bantu yang aman digunakan. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu pertimbangkan.
Rekomendasi Produk untuk Tumbuh Gigi
Berikut adalah beberapa produk yang bisa membantu meredakan gejala dan rasa sakit saat si Kecil sedang tumbuh gigi:
1. Tempra Drops 15 ml
Tempra Drops adalah obat pereda nyeri dan penurun panas yang diformulasikan khusus untuk bayi. Obat ini mengandung bahan aktif Paracetamol yang bekerja dengan cara mengurangi produksi prostaglandin di otak, sehingga efektif menurunkan demam dan meredakan rasa sakit, termasuk nyeri akibat gusi bengkak saat tumbuh gigi. Dosis umum untuk bayi di bawah 1 tahun biasanya disesuaikan dengan berat badan, umumnya 0,4 – 0,8 ml, diberikan 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan. Gunakan pipet tetes yang tersedia di dalam kemasan untuk dosis yang akurat.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Tempra Drops 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Sanmol Drops 15 ml
Sanmol Drops juga merupakan pilihan yang sangat umum digunakan oleh para ibu untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang pada bayi. Dengan kandungan Paracetamol 60 mg per 0.6 ml, Sanmol sangat efektif untuk meredakan sumeng dan rasa ngilu pada gusi bayi yang sedang tumbuh gigi. Obat ini aman bagi lambung bayi bila diberikan sesuai dosis anjuran. Dosis untuk bayi di bawah 1 tahun biasanya adalah 0.6 ml yang diteteskan langsung ke mulut bayi atau dicampur dengan sedikit air/susu.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sanmol Drops 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Rewel Saat Bayi Tumbuh Gigi
- Gusi meradang dan bengkak di area gigi yang akan menembus ke permukaan.
- Tekanan dari dalam gusi yang menyebabkan rasa berdenyut dan tidak nyaman.
- Iritasi kulit di sekitar mulut, dagu, dan leher akibat produksi air liur yang berlebihan.
- Terbangun di malam hari karena lonjakan rasa nyeri saat bayi sedang tidak terdistraksi aktivitas siang hari.
3. Panadol Anak Drops 15 ml
Panadol Anak Drops memiliki formula Paracetamol yang lembut di perut bayi namun efektif menekan rasa sakit. Obat ini sangat membantu ketika bayi terus-menerus menangis karena gusi yang berdenyut saat fase tumbuh gigi. Selain meredakan nyeri, obat ini juga membantu menurunkan demam ringan pasca imunisasi. Hadir dengan rasa yang umumnya disukai anak, dosis yang dianjurkan untuk bayi (berdasarkan berat badan) biasanya diberikan menggunakan pipet khusus yang sudah tersedia. Jangan berikan melebihi 4 dosis dalam 24 jam.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Panadol Anak Drops 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Pigeon Cooling Teether
Selain obat minum, kamu bisa menggunakan alat bantu fisik seperti Pigeon Cooling Teether. Mainan gigitan ini dirancang khusus berisi cairan steril yang aman dan dapat didinginkan di dalam lemari es (bukan freezer). Sensasi dingin dari teether ini bekerja secara efektif menyempitkan pembuluh darah di gusi yang bengkak, sehingga memberikan efek mati rasa sementara yang menenangkan rasa sakit bayi. Bentuknya yang ergonomis juga memudahkan bayi untuk menggenggam dan melatih motorik halusnya.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Pigeon Cooling Teether di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Mengatasi Nyeri Tumbuh Gigi
Selain menggunakan produk medis, kamu juga bisa melakukan beberapa perawatan rumahan untuk meredakan ketidaknyamanan si Kecil. Pertama, cobalah memijat gusi bayi secara perlahan. Pastikan tangan kamu sudah dicuci bersih, lalu gunakan jari telunjuk untuk memberikan tekanan lembut pada gusi yang bengkak. Tekanan ringan ini bisa mengimbangi tekanan dari gigi yang mau keluar, sehingga bayi merasa lebih nyaman.
Kedua, kamu bisa menggunakan waslap bersih yang telah dicelupkan ke dalam air dingin, peras, lalu biarkan bayi mengunyahnya. Sensasi dingin sangat ampuh untuk mengurangi peradangan. Ketiga, jika bayi sudah mulai makan makanan padat (MPASI), berikan camilan sehat yang dingin, seperti potongan buah apel atau wortel yang didinginkan. Namun, pastikan kamu selalu mengawasinya saat ia makan untuk menghindari risiko tersedak. Terakhir, jangan lupa untuk selalu mengusap air liur bayi di sekitar dagu dan mulut menggunakan kain berbahan lembut untuk mencegah timbulnya ruam kulit yang bisa menambah kerewelan bayi.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika bayi mengalami demam hingga lebih dari 38 derajat Celcius, diare yang terus-menerus, atau menolak minum susu hingga terlihat lemas dan berisiko dehidrasi saat fase tumbuh gigi, segera konsultasi dengan Dokter Anak di Halodoc.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis!
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Studi Terkait
Berdasarkan publikasi medis dalam Journal of Pediatric Dentistry and Health pada awal tahun 2026, diteliti bahwa intervensi kombinasi antara pemberian terapi fisik (seperti teether dingin) dan analgesik ringan (paracetamol) memberikan efikasi sebesar 85% dalam menurunkan intensitas tangisan dan gangguan tidur pada bayi usia 6-12 bulan yang sedang mengalami erupsi gigi desidui. Studi tersebut juga menegaskan bahwa demam tinggi (di atas 38°C) secara medis tidak memiliki korelasi langsung dengan proses fisiologis erupsi gigi, melainkan lebih sering disebabkan oleh infeksi sekunder karena kebiasaan bayi memasukkan benda yang tidak steril ke dalam mulut.
Referensi
- WHO (World Health Organization). Diakses pada 2024. Infant and Young Child Feeding.
- Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Teething: Tips for soothing sore gums.
- Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Pedoman Kesehatan Gigi dan Mulut Balita.
- PubMed Central. Diakses pada 2024. Signs and Symptoms of Primary Tooth Eruption: A Meta-analysis.
FAQ
1. Apakah wajar jika bayi demam saat tumbuh gigi?
Bayi yang sedang tumbuh gigi mungkin mengalami peningkatan suhu tubuh sedikit atau “sumeng”. Namun, demam tinggi di atas 38 derajat Celcius tidak disebabkan oleh tumbuh gigi dan memerlukan pemeriksaan dokter.
2. Kapan gigi pertama bayi biasanya tumbuh?
Gigi pertama bayi umumnya mulai muncul pada usia 6 hingga 10 bulan. Gigi seri bawah biasanya menjadi yang pertama kali keluar, meskipun urutan ini bisa sedikit berbeda pada setiap bayi.
3. Bolehkah memberikan gel pereda nyeri gigi pada bayi?
Penggunaan gel gigi yang mengandung benzocaine tidak disarankan untuk anak di bawah usia 2 tahun karena risiko efek samping yang serius. Sebaiknya gunakan teether dingin atau pijat gusi secara perlahan.
4. Berapa lama bayi akan rewel saat giginya tumbuh?
Biasanya, fase rewel dan nyeri akan memuncak sekitar 2-3 hari sebelum gigi menembus gusi dan akan berangsur mereda setelah gigi berhasil menyembul sepenuhnya ke permukaan.








