• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Thalassemia Bisa Dicegah dengan Cek Pranikah

Thalassemia Bisa Dicegah dengan Cek Pranikah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Mungkin bagi kamu yang sudah menikah sebelum peraturan ini dibuat, belum terlalu mengerti apa maksud dari cek pranikah yang kini menjadi satu hal yang wajib dilakukan sebelum diberlangsungkannya pernikahan. Pemeriksaan yang satu ini merupakan serangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk mencegah adanya penyakit menular yang bisa saja menyebar pada pasangan, pun anak di kemudian hari.

Tak hanya mencegah, serangkaian prosedur cek pranikah dilakukan untuk mengetahui apakah pasangan mengidap penyakit tertentu yang membahayakan, seperti penyakit genetik atau infeksi. Jika penyakit dapat diketahui lebih cepat, penanganan yang tepat akan menghindari kamu dan pasangan dari komplikasi yang bisa saja membahayakan di kemudian hari. Dalam hal ini, ketahui lebih jelas mengenai prosedur cek pranikah di berikut ini.

Baca juga: 5 Kondisi Ini Bisa Dideteksi Melalui Cek Pranikah

Thalassemia Bisa Dicegah dengan Cek Pranikah, Benarkah?

Thalassemia termasuk dalam penyakit hereditas yang diturunkan dari orangtua. Penyakit yang satu ini merupakan penyakit kelainan darah yang diturunkan melalui gen kedua orangtua. Dalam hal ini, baru-baru ini Pemerintah Kabupaten Banyumas mencanangkan salah satu hal wajib yang harus dilakukan sebelum menikah, yaitu cek pranikah untuk mencegah penyakit yang bisa saja membahayakan di kemudian hari.

Penyakit ini akan ditandai dengan gejala cepat lelah, mudah mengantuk, bahkan sesak napas pada pengidapnya. Jika hal ini terjadi, otomatis aktivitas pengidapnya akan terganggu. Hal parah yang bisa saja dialami adalah, thalassemia bisa saja menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti pertumbuhan yang terhambat, gagal jantung, gangguan hati, bahkan kehilangan nyawa. Kondisi yang satu ini disebut dengan thalassemia mayor.

Baca juga: Ini Sebabnya Orang Bisa Kena Thalassemia

Selain Pemeriksaan Penyakit Hereditas, Adakah Pemeriksaan Lain?

Prosedur cek pranikah yang dilakukan tidak hanya mencakup pada penyakit hereditas saja. Sejumlah pemeriksaan penunjang lain juga diperlukan guna mendapatkan hasil yang maksimal dalam pemeriksaan kesehatan calon mempelai, baik pria, maupun wanita. Berikut serangkaian pemeriksaan penunjang:

 

  • Pemeriksaan fisik. Pemeriksaan fisik akan meliputi pemeriksaan urine yang dilakukan guna melihat adanya sel-sel abnormal pada tubuh. Tak hanya itu, pemeriksaan darah juga dilakukan guna mencegah adanya gangguan kehamilan dan persalinan. Terakhir, pemeriksaan analisis darah diperlukan guna melihat apakah calon mempelai wanita memiliki Rh-negatif yang dapat membahayakan janin di kemudian hari.

  • Pemeriksaan penyakit menular. Pemeriksaan yang satu ini dilakukan guna mencegah adanya penyakit menular berbahaya pada pasangan, seperti HIV/AIDS atau hepatitis.

  • Pemeriksaan organ reproduksi. Pemeriksaan yang satu ini dilakukan guna mengetahui kesuburan organ reproduksi kedua calon mempelai dengan memeriksa apakah organ reproduksi dalam kondisi yang baik untuk mendapatkan keturunan.

  • Pemeriksaan alergi. Pemeriksaan yang satu ini meliputi, tes kulit, tes darah, atau tes makanan. Penyakit yang satu ini tidak dapat dianggap remeh, karena jika gejala yang muncul dibiarkan begitu saja, gejala dapat membahayakan nyawa pengidapnya.

Baca juga: Ini Pemeriksaan Medical Check Up yang Dilakukan Pra Nikah 

Penjelasan selengkapnya mengenai serangkaian prosedur cek pranikah dapat kamu ketahui lebih jauh dengan bertanya langsung pada dokter ahli di aplikasi Halodoc. Pemeriksaan wajib yang satu ini perlu kamu ketahui dan kamu lakukan guna mencegah terjadinya penyakit berbahaya yang bisa saja menyerang kamu, pasangan, atau calon anak-anakmu kelak.

Referensi:
Ministry of Health. Diakses pada 2019. Premarital Screening.
The Economics Times. Diakses pada 2019. World Thalassemia Day: Why Couples Should Match Blood, Not 'Kundli', Before Marriage.