• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Melatih Kucing Peliharaan agar Dapat Bersosialisasi

Tips Melatih Kucing Peliharaan agar Dapat Bersosialisasi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Tips Melatih Kucing Peliharaan agar Dapat Bersosialisasi

Halodoc, Jakarta - Tidak sedikit kucing yang langsung berlari bersembunyi setiap kali bertemu dengan orang baru, atau secara sederhananya, hanya mau bersama sang pemilik. Sebenarnya, kucing merupakan hewan yang cenderung pendiam, sehingga diperlukan sosialisasi. 

Jadi, kucing tidak akan lari bersembunyi atau bahkan mencakar atau menggigit ketika bertemu dengan orang baru. Sosialisasi untuk kucing sangat dibutuhkan agar kucing menjadi lebih bersahabat, tidak agresif, galak, dan menyerang orang atau kucing lainnya.

Sebenarnya, sejak usia berapa kucing diajarkan bersosialisasi? Ternyata, sejak kucing masih kitten. Pada usia ini, kucing masih senang bermain, sehingga sosialisasi akan lebih mudah diterapkan dan diajarkan. 

Baca juga: Waspada, Ini Bahaya yang Bisa Terjadi pada Kucing Obesitas

Penyebab Kucing Kurang Bersosialisasi

Lalu, mengapa sering ditemui kucing yang sangat galak atau agresif dan enggan bersosialisasi dengan kucing atau manusia lainnya? Kondisi trauma yang dialami kucing, semisal sering dipukul atau dikejutkan akan membuat kucing lebih sensitif dengan lingkunganya.

Tips Mengajari Kucing Bersosialisasi

Mengajari kucing peliharaan bersosialisasi bukan menjadi perkara mudah, ya. Meski begitu, kamu bisa mengikuti tips di bawah ini agar kucing bisa segera akrab dengan orang lain:

  • Jika kucingmu termasuk kucing rumahan yang hampir tidak pernah keluar rumah, kamu bisa memulai mengajarkan bersosialisasi dengan meletakkannya pada satu ruangan dan memantau tingkah lakunya. Pisahkan jika ternyata kucingmu berkelahi dengan kucing lainnya, tetapi cobalah untuk menyatukannya kembali. Lama-kelamaan, kucing akan menjadi terbiasa dan sosialisasi pun bisa terbentuk.
  • Jika kamu baru saja mengadopsi kucing, cara melatih bersosialisasi bisa dilakukan dengan meletakkan kucing yang telah kamu pelihara di dalam kandang. Lalu, biarkan kucing baru beradaptasi dengan lingkungan rumahmu. Setelah adaptasi berhasil, lepaskan kucing lama dari kandang dan biarkan keduanya saling mengenal. Berikan pula makanan dalam posisi berdekatan. Lama-kelamaan, mereka pasti bisa bersosialisasi.

Baca juga: Hati-Hati, Ini Bahaya Bulu Kucing untuk Ibu Hamil

Cara Mengetahui Kucing yang Tidak Dapat Bersosialisasi

Sebenarnya, bagaimana caranya mengenali kucing yang tidak mampu bersosialisasi dengan manusia atau kucing lainnya? Mudah saja, cobalah kamu perhatikan gerak-geriknya dengan seksama. 

Jika kucing mengeluarkan suara, seperti mendesis dan menunjukkan sikap perlawanan atau bahkan lari ketika didekati, tandanya ia belum mampu bersosialisasi. Jika ia bertemu dengan kucing lain, bukan tidak mungkin keduanya justru akan berkelahi. 

Baca juga: Jangan Sepelekan Cakaran Kucing, Ini Dampaknya

Lalu, Apa yang Harus Dilakukan agar Kucing Mau Bersosialisasi?

Tidak sulit kok. Masih sama seperti manusia, kucing pun membutuhkan kasih sayang dari pemiliknya. Jadi, sembari melatihnya, kamu bisa memberikan belaian dan mengajaknya berkomunikasi. Bahkan, tidak ada salahnya juga mengajak kucing bermain bersama. 

Adanya perlakuan kasih sayang dari pemilik akan membuat kucing merasa disayangi, sehingga ia pun akan menjadi lebih dekat dengan pemiliknya. Jangan terburu-buru melatihnya, karena kucing pun butuh waktu sendiri untuk belajar apa yang kamu ingin ia lakukan. Bersabar dan tetap konsisten dalam melatih, ya!

Jangan lupa, perhatikan pula kondisi kesehatannya. Kenali dan cermati apakah kucingmu menunjukkan gejala atau tanda yang asing dan tidak biasa. Kamu bisa langsung bertanya pada dokter hewan melalui aplikasi Halodoc jika mendapati kucingmu menunjukkan gejala, seperti nafsu makan berkurang, tidak aktif, hingga tubuh lesu. 



Referensi: 
ProPlan. Diakses pada 2020. Tips agar Kucing Dapat Bersosialisasi.