Vaksinasi saat Ramadan, Ini yang Perlu Diperhatikan
Vaksinasi injeksi intramuskular atau suntikan ke dalam otot tidak membatalkan puasa.

DAFTAR ISI
Saat Ramadan, banyak orang yang ragu untuk melakukan vaksinasi karena khawatir akan membatalkan puasa atau menyebabkan efek samping yang mengganggu ibadah.
Padahal, vaksinasi tetap aman dilakukan selama bulan puasa dan tidak membatalkan puasa, seperti yang sudah dikonfirmasi oleh berbagai ahli kesehatan dan lembaga keagamaan.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar proses vaksinasi tetap nyaman dan tidak mengganggu aktivitas puasa.
Mulai dari memilih waktu yang tepat hingga menjaga asupan nutrisi sebelum dan setelah vaksin, semua bisa dilakukan agar tubuhmu tetap fit.
Apakah Vaksinasi Membatalkan Puasa?
Vaksinasi yang dilakukan dengan injeksi intramuskular atau suntikan ke dalam otot tidak membatalkan puasa.
Hal ini telah ditegaskan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Fatwa Nomor 13 Tahun 2021, yang menyatakan bahwa vaksinasi melalui injeksi intramuskular tidak membatalkan puasa dan diperbolehkan selama tidak menyebabkan bahaya.
Selain itu, Kementerian Agama Republik Indonesia juga mengonfirmasi bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa.
Oleh karena itu, umat Islam yang berpuasa selama Ramadan tidak perlu ragu untuk menerima vaksinasi, karena proses ini tidak membatalkan puasa dan penting untuk menjaga kesehatan serta mencegah penyebaran penyakit.
Jenis Vaksin yang Sebaiknya Dilakukan
Melakukan vaksinasi selama bulan puasa tetap dianjurkan untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit menular.
Berikut beberapa jenis vaksin yang bisa dilakukan tanpa membatalkan puasa:
1. Vaksin Hepatitis A & B
Hepatitis A dan B adalah infeksi virus yang menyerang hati dan dapat menyebabkan komplikasi serius.
Vaksin ini diberikan melalui suntikan dan sangat dianjurkan terutama bagi orang yang sering bepergian atau memiliki risiko tinggi terkena infeksi.
Karena diberikan secara injeksi, vaksin ini tidak membatalkan puasa dan aman dilakukan kapan saja selama Ramadan.
2. Vaksin Polio Suntik (IPV)
Vaksin Polio Inactivated (IPV) melindungi dari virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan.
Berbeda dari vaksin polio oral (OPV) yang diminum, IPV diberikan melalui suntikan intramuskular sehingga tidak membatalkan puasa.
Anak-anak maupun orang dewasa yang belum mendapatkan imunisasi lengkap bisa menerima vaksin ini selama bulan puasa.
3. Vaksin Influenza
Flu bisa menyerang siapa saja dan sering kali menyebabkan demam serta kelelahan yang mengganggu aktivitas, termasuk ibadah puasa.
Vaksin influenza membantu melindungi tubuh dari virus flu yang terus bermutasi setiap tahun.
Karena diberikan melalui suntikan, vaksin ini aman dilakukan saat puasa dan tidak memengaruhi nilai ibadah.
Selain itu, yuk ketahui Vaksin Influenza untuk Dewasa, Ini Manfaat dan Efek Sampingnya.
4. Vaksin MMR (Campak, Gondongan, Rubella)
Vaksin MMR diberikan untuk melindungi dari tiga penyakit menular, yaitu campak, gondongan, dan rubella.
Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak dan ibu hamil.
Karena vaksin ini diberikan melalui injeksi, proses vaksinasinya tidak membatalkan puasa dan tetap aman dilakukan selama Ramadan.
5. Vaksin Tetanus (Tdap/Td)
Vaksin tetanus melindungi tubuh dari bakteri Clostridium tetani yang bisa masuk melalui luka dan menyebabkan kejang otot berbahaya.
Biasanya, vaksin ini diberikan bersama perlindungan terhadap difteri dan pertusis atau batuk rejan.
Karena vaksin ini diberikan melalui suntikan intramuskular, tidak ada asupan makanan atau minuman yang masuk ke tubuh, sehingga tetap sah dilakukan saat puasa.
Apabila khawatir akan efek samping ringan seperti lemas atau pusing, vaksinasi bisa dijadwalkan menjelang waktu berbuka puasa.
Selain itu, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum menerima vaksin untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat.
Melakukan vaksinasi selama bulan puasa tetap penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan melindungi diri dari berbagai penyakit menular.
Kamu juga bisa berdiskusi dengan dokter di Halodoc jika hendak melakukan vaksin saat bulan puasa.
Mereka telah berpengalaman dan memiliki rating yang positif, sehingga mampu memberi saran akurat sesuai kondisi tubuhmu.
Dengan Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan mudah dan aman, tanpa harus ke luar rumah.
Tunggu apa lagi? Yuk, gunakan Halodoc sekarang juga!


