• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada, Kolesterol Tinggi Bisa Berakibat Fatal

Waspada, Kolesterol Tinggi Bisa Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta -  Ketika kebiasaan tidak sehat selalu dilakukan, bahaya kolesterol tinggi akan mengintai. Kebiasaan tidak sehat yang dimaksud adalah mengonsumsi makanan berlemak dan jarang berolahraga. Ketika angka kolesterol terus menanjak dan tidak ditangani segera, pengidap kolesterol tinggi akan mengalami sejumlah gangguan kesehatan serius yang dapat berakibat fatal, seperti serangan jantung dan stroke.

Kolesterol sendiri merupakan zat lemak yang berada di aliran darah. Sebenarnya, tubuh memerlukan zat ini dalam takaran normal, agar organ-organ di dalamnya dapat berfungsi dengan baik. Ketika angka kolesterol terus menanjak dan tidak segera ditangani, berikut sejumlah gangguan kesehatan yang bisa saja terjadi.

Baca juga: Ketahui 6 Penyebab Kolesterol Tinggi

Waspada, Kolesterol Tinggi Bisa Berakibat Fatal

Melonjaknya angka kolesterol dalam darah dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti jarang berolahraga, sering mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh, obesitas, merokok, serta mengidap diabetes. Berikut ini sejumlah masalah kesehatan yang bisa saja dialami oleh pengidap kolesterol tinggi:

  • Serangan Jantung

Ketika terlalu banyak kolesterol yang terjebak di dalam darah, pembuluh darah akan menyempit atau mengeras. Akibatnya, aliran darah menuju jantung akan terganggu dan memicu timbulnya penyakit jantung. Jika gejala yang muncul tidak segera ditangani, serangan jantung merupakan komplikasi yang dapat terjadi.

  • Stroke

Sama halnya dengan serangan jantung, pada pengidap stroke, mereka akan mengalami penyempitan pembuluh darah pada organ otak. Akibatnya, aliran darah menuju otak akan terganggu, sehingga dapat terjadi gangguan pada fungsi otak, seperti kemampuan berpikir, daya ingat, serta kondisi mental.

  • Penyakit Arteri Perifer

Penyakit ini dikenal dengan istilah peripheral arterial disease yang terjadi ketika pembuluh darah arteri pada tungkai dan lengan mengalami penyumbatan. Ketika hal ini terjadi, pengidap akan mengalami sejumlah gejala, seperti kram, nyeri, atau mati rasa. Gejala-gejala dapat terjadi ketika tubuh melakukan sejumlah aktivitas fisik, seperti jalan kaki, mengangkat sesuatu, atau berlari. Tak hanya itu, pengidap kondisi ini akan mengalami luka yang sulit sembuh pada lengan dan tungkai.

Baca juga: Punya Kolesterol Tinggi, Atasi dengan Cara Ini

  • Batu Empedu

Kolesterol sangat dibutuhkan untuk memproduksi cairan empedu dalam sistem pencernaan. Cairan empedu ini berfungsi untuk mencerna lemak dan menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Namun, jika jumlahnya terlalu tinggi, kelebihan kolesterol yang tidak dipakai tersebut dapat menyebabkan munculnya batu empedu.

Sejumlah masalah kesehatan dapat terjadi karena adanya kolesterol tinggi pada tubuh. Hal tersebut dapat berakibat fatal bagi pengidapnya. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berujung pada hilangnya nyawa. Bagi kamu yang gemar mengonsumsi makanan berlemak dan malas untuk berolahraga, segera periksakan diri di rumah sakit terdekat, agar gejala yang muncul dapat diatasi dengan baik.

Adakah Langkah Pencegahan yang Dapat Dilakukan?

Kolesterol tinggi dapat terjadi pada siapapun yang memiliki kebiasaan tidak sehat. Namun, penyakit ini masih dapat dicegah dengan beberapa langkah berikut ini:

  • Konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, serta batasi konsumsi minuman beralkohol setiap harinya.

  • Lakukan diet sehat bagi seseorang yang memiliki berat badan berlebih.

  • Lakukan olahraga secara teratur. Dalam hal ini kamu dapat melakukan olahraga selama 30 menit setiap harinya.

  • Berhenti merokok. Pasalnya, merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung karena penumpukan plak dalam arteri.

Baca juga: Mengidap Kolesterol Tinggi, Konsumsi 10 Makanan Ini 

Kolesterol tinggi merupakan masalah kesehatan yang harus ditangani dengan segera. Penyakit ini tidak akan menunjukan gejala di awal kemunculannya. Gejala baru akan muncul setelah kamu mengidap beberapa penyakit tersebut. Oleh sebab itu, pastikan kamu rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Selain memeriksakan kadar kolesterol, dokter biasanya akan menentukan upaya yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kadar kolesterol agar tetap stabil.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. The Effects of High Cholesterol On the Body. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. High Cholesterol.