• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada Pengidap Diabetes Rentan Terkena Penyakit Mata Ini

Waspada Pengidap Diabetes Rentan Terkena Penyakit Mata Ini

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Diabetes terjadi karena tingginya kadar gula dalam darah, karena organ pankreas yang tidak mampu memproduksi insulin yang mencukupi kebutuhan tubuh. Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup asupan insulin, maka dapat berujung pada kesehatan organ mata, termasuk lensa, saraf optik, serta retina.

Jika penyakit terus dibiarkan, maka kadar gula darah yang tinggi mampu merusak pembuluh darah di area belakang mata, sehingga menyebabkan pembengkakan, serta kebocoran darah. Sakit mata karena diabetes merupakan hal yang umum terjadi. Maka dari itu, kamu perlu mewaspadai sejumlah kondisi berikut:

Baca juga: Gaya Hidup yang Perlu Dijalani Pengidap Diabetes Melitus

  • Penglihatan kabur

Penglihatan kabur dapat terjadi karena seseorang mengidap diabetes progresif. Pada kondisi ini, penglihatan yang kabur terjadi karena adanya cairan yang bocor dan masuk ke dalam lensa, sehingga terjadilah pembengkakan yang memengaruhi fokus dan pandangan mata.

Gejala yang telah disebutkan bisa saja muncul sewaktu-waktu saat pengidap melakukan perawatan insulin. Saat gula darah dalam kondisi stabil, pandangan otomatis akan kembali normal. Pada sebagian pengidap, terapi hormon insulin akan membuat pandangan mereka jadi lebih baik.

  • Glaukoma

Glaukoma merupakan kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata. Peningkatan tekanan tersebut dapat merusak saraf optik mata, sehingga merusak daya penglihatan pada pengidap diabetes. Semakin lama seseorang mengidap diabetes, maka semakin tinggi pula risiko terserang glaukoma.

Gejala glaukoma akan membutuhkan waktu lama untuk muncul. Untuk mendeteksi adanya glaukoma, kamu disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin. Pantau juga gejala yang muncul, seperti sakit kepala berat, nyeri pada mata, mual, muntah, serta mata merah.

Baca juga: Ini Alasan Diabetes Jadi Penyakit Seumur Hidup

  •  Katarak

Katarak menjadi salah satu risiko sakit mata karena diabetes yang tidak bisa disepelekan. Penyakit mata yang satu ini umumnya dialami oleh lansia. Meski begitu, pengidap diabetes tidak bisa menyepelekan begitu saja risiko terjadinya katarak.

Selain mengeruhnya lensa mata, katarak ditandai dengan pandangan berasap dan samar-samar, mata sensitif saat melihat cahaya, terlihat adanya lingkaran cahaya yang mengelilingi sumber cahaya, tidak dapat melihat dengan jelas pada malam hari, melihat warna menjadi samar-samar, serta pandangan terlihat ganda.

  • Diabetic Retinopathy

Diabetic retinopathy merupakan kondisi yang terjadi saat kadar gula yang tinggi menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah di sekitar retina. Pembuluh darah akan membengkak dan mengalami kebocoran. Pembengkakan bahkan dapat menghentikan darah yang mengalir.

Retina sendiri merupakan salah satu bagian terpenting pada mata yang berfungsi untuk mengubah cahaya menjadi sinyal, kemudian mengirimkannya melalui saraf optik ke otak untuk diterjemahkan. Saat bagian ini mengalami gangguan, otomatis mata akan bermasalah. 

  • Gangguan Mata Ringan

Sakit mata karena diabetes dapat dialami secara ringan, seperti mata berair, sakit kepala, serta sakit pada mata. Gejala-gejala tersebut akan sering dialami oleh pengidap diabetes. Jika gejala ringan yang muncul melibatkan pandangan yang kabur, segera lakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat agar gejala yang muncul tidak semakin parah.

Baca juga: Waspadai Gejala Diabetes yang Menyerang Tubuh

Sebaiknya, lakukan perawatan yang tepat guna menurunkan kadar insulin yang tinggi dalam tubuh. Saat mengidap diabetes, perhatikan semua perubahan yang terjadi pada mata. Jangan pernah menyepelekan gejala yang muncul, agar penyakit dapat segera diatasi dengan baik.

Referensi:

American Diabetes Association. Diakses pada 2020. Eyes Complications.

AAO. Diakses pada 2020. Diabetic Eye Disease.

NIH. Diakses pada 2020. Diabetic Eye Disease.