15 April 2019

Aturan Berpuasa Bagi Pengidap Kista Cokelat

Aturan Berpuasa Bagi Pengidap Kista Cokelat

Halodoc, Jakarta - Kista cokelat adalah sebuah kista yang tidak menyebabkan kanker dan berisi cairan yang biasanya terbentuk jauh di dalam ovarium. Sebutan tersebut dikarenakan gejalanya yang menampilkan warna cokelat tampak seperti cokelat yang meleleh. Gangguan ini disebut juga dengan endometrioma ovarium.

Warnanya berasal dari darah menstruasi lama dan jaringan yang mengisi rongga kista. Kista cokelat dapat memengaruhi satu atau kedua indung telur, dan dapat terjadi pada satu atau lebih tempat di dalam tubuh. Disebutkan juga bahwa kista coklat terjadi pada 20 hingga 40 persen wanita yang menngidap endometriosis.

Endometriosis adalah gangguan umum pada lapisan rahim yang dikenal sebagai endometrium, tumbuh di luar rahim dan ke ovarium, saluran tuba, serta area lain dari saluran reproduksi. Pertumbuhan berlebihan pada lapisan ini dapat menyebabkan rasa sakit yang parah dan terkadang hingga infertilitas. Kista cokelat adalah penyakit turunan dari endometriosis dan sering dikaitkan dengan bentuk-bentuk gangguan yang lebih parah.

Baca Juga: Kista Ovarium Muncul Saat Masa Kehamilan, Apa Saja Risikonya?

Berpuasa ketika Mengidap Kista Cokelat

Berpuasa sering kali sangat penting dalam situasi ketika pengobatan atau pembedahan telah direkomendasikan untuk dilakukan. Ketika tumor fibroid rahim berkontribusi terhadap rasa sakit dan perdarahan berlebih, maka pengangkatan histerektomi uterus sering dianjurkan. Puasa yang tepat umumnya dapat mengurangi ukuran dan efek tumor ini. Selain itu, kista ovarium dan displasia serviks juga sering merespons dengan baik.

Selain itu, beberapa hal harus dilakukan agar seseorang yang mengidap kista cokelat yang ingin berpuasa tidak berkembang menjadi tambah parah. Perubahan gaya hidup dan pola makan harus dilakukan untuk membuat orang tersebut menjadi lebih bugar. Berikut adalah pantangan terhadap seseorang yang mengidap gangguan tersebut:

  1. Hindari Makanan Cepat Saji

Seseorang yang mengidap kista cokelat harus menghindari makanan cepat saji yang dikonsumsi secara berlebihan. Makanan cepat saji yang terlalu sering mengonsumsi makanan ini dapat meningkatkan risiko komplikasi penyakit, yang dapat terjadi pada pengidap kista cokelat. Selain itu, kandungan pengawet dan kolesterol dapat memperburuk hal tersebut.

  1. Kurangi Mengonsumsi Kafein

Beberapa hal yang harus dihindari oleh pengidap kista cokelat adalah membatasi konsumsi minuman yang mengandung kafein. Kafein dapat mengganggu kondisi hormon tubuh seseorang. Jika kamu ingin mengonsumsi minuman berkafein, cobalah untuk minum dalam takaran yang minimal.

  1. Batasi Konsumsi Daging Merah

Seseorang yang mengalami gangguan kista harus membatasi konsumsi daging merah. Daging merah mengandung kolesterol yang cukup tinggi yang dapat menyebabkan berkembangnya sel abnormal pada tubuh seseorang yang mengidapnya.

  1. Perbanyak Konsumsi Sayuran dan Buah

Semua orang bukan hanya seseorang yang mengidap kista cokelat saja, harus memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan. Namun, sayur-sayuran seperti tauge, sawi, dan cabe tidak baik untuk pengidap kista, terutama kista cokelat. Di samping itu, buah-buahan, seperti nangka, durian, dan anggur juga harus dibatasi konsumsinya untuk menghindari gangguan tersebut untuk kambuh.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Kista pada Remaja Putri

Diagnosis Kista Cokelat

Seseorang yang mengidap kista cokelat dapat didiagnosis dengan cara melakukan USG panggul. Diagnosis dilakukan apabila beberapa gejala telah timbul, seperti telah merasakan kista selama pemeriksaan panggul, mencurigai timbulnya gejala endometriosis, serta mengalami infertilitas yang tidak dapat dijelaskan.

Ultrasonografi dapat mengidentifikasi apakah seseorang mengidap kista. Namun, hal tersebut belum tentu menentukan jenis kista yang terjadi. Untuk mendiagnosis kista cokelat secara definitif, dokter akan mengeluarkan cairan dan kotoran dari dalam kista. Ini biasanya dilakukan dengan biopsi jarum.

Selama biopsi jarum, dokter Anda akan menggunakan USG untuk membantu mereka memasukkan jarum melalui Miss V ke dalam kista yang terjadi. Cairan yang diekstraksi kemudian diperiksa di bawah mikroskop. Dokter kamu dapat mendiagnosis jenis kista menggunakan hasil dari biopsi jarum.

Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Diketahui tentang Miom & Kista

Itulah pembahasan seseorang yang mengidap kista cokelat yang ingin berpuasa. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!