Badan Anak Membiru, Waspada Tanda Sindrom Eisenmenger

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Badan Anak Membiru, Waspada Tanda Sindrom Eisenmenger

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya waspada jika anak mengalami kondisi kelelahan terus menerus dan mengalami perubahan warna pada tubuhnya yang menjadi membiru. Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa anak mengalami kondisi sindrom eisenmenger.

Baca juga: Mitos Kesehatan Anak yang Harus Berhenti Dipercaya

Kondisi sindrom eisenmenger adalah salah satu kelainan bawaan dimana darah bersih bercampur dengan darah kotor. Kondisi ini bisa disebabkan adanya penyakit jantung bawaan atau adanya lubang pada sekat ruang jantung.

Sindrom eisenmenger terlihat sejak anak memasuki usia 2 tahun. Gejala yang muncul juga tidak akan langsung terlihat. Gejala muncul setelah beberapa tahun pengidap mengalami kondisi ini. Berikut adalah gejala yang dialami oleh pengidap sindrom eisenmenger:

  1. Pengidap sindrom eisenmenger mengalami perubahan warna kulit menjadi biru  khususnya pada bagian kulit, bibir serta jari-jari pengidap sindrom eisenmenger.

  2. Sebaiknya ibu perhatikan perubahan yang ada pada tubuh anak. Anak dengan sindrom eisenmenger mengalami perubahan pada jari kaki dan tangan yang berubah menjadi lebar dan gempal.

  3. Pengidap sindrom eisenmenger lebih sering mengalami kondisi sakit kepala atau pusing.

  4. Batuk darah atau dikenal dengan hemoptoe juga dialami oleh anak yang mengalami sindrom eisenmenger.

  5. Perut membengkak dan cepat merasa lelah menjadi gejala yang dialami oleh anak yang mengalami kondisi sindrom eisenmenger.

  6. Jantung berdebar dan nyeri dada menjadi gejala anak yang mengalami sindrom eisenmenger.

Baca juga: Peduli Kesehatan Ibu, Ini Hal yang Harus Dilakukan Anak

Penyebab Sindrom Eisenmenger

Jantung memiliki 4 ruang yang terdiri dari 2 ruangan bernama serambi dan 2 ruangan yang dikenal dengan istilah bilik. Serambi dipisahkan oleh sekat septum atrium, sedangkan bilik dipisahkan oleh sekat septum ventrikel.

Ruangan kiri pada jantung berisi darah bersih yang menghantarkan oksigen pada seluruh tubuh. Sedangkan ruangan kanan berisi darah yang minim oksigen untuk dibawa pada paru-paru dan diisi kembali dengan oksigen.

Sindrom eisenmenger terjadi ketika darah bersih pada jantung bercampur dengan darah kotor akibat adanya penyakit jantung bawaan. Kondisi ini menyebabkan tekanan pada pembuluh darah pada paru-paru meningkat dan pengidap sindrom mengalami perubahan pada bagian tubuh yang membiru.

Kelainan bawaan pada jantung bisa meliputi berbagai kondisi, seperti:

  1. Adanya lubang pada bagian septum ventrikel.

  2. Adanya lubang pada bagian septum atrium.

  3. Adanya kelainan patent ductus arteriosus.

  4. Adanya lubang besar pada bagian jantung yang menyebabkan semua ruangan pada jantung menyatu.

Baca juga: 4 Tips Menjaga Kesehatan Anak Usia 1-2 Tahun

Pemeriksaan Sindrom Eisenmenger

Dokter melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi sindrom eisenmenger dengan beberapa cara, seperti rontgen dada yang akan dilakukan untuk memeriksa ukuran jantung dan ukuran paru-paru. Tidak hanya itu, pemeriksaan melalui elektrokardiografi digunakan untuk merekam aktivitas listrik jantung. 

Ekokardiografi diperlukan untuk melihat struktur jantung dan kondisi sirkulasi darah. CT Scan dan MRI juga digunakan untuk melihat kondisi jantung dan paru-paru lebih detail.

Pengobatan Sindrom Eisenmenger

Biasanya dokter memberikan beberapa saran obat-obatan yang akan dikonsumsi oleh anak yang memiliki kondisi penyakit sindrom eisenmenger seperti obat pengontrol detak jantung, obat pengencer darah, obat sildenafil dan obat antibiotik.

Penanganan yang tepat meminimalisir risiko sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Kamu bisa pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!