Bagaimana Sindrom Insensitivitas Androgen dapat Menurun ke Anak?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Bagaimana Sindrom Insensitivitas Androgen dapat Menurun ke Anak?

Halodoc, Jakarta – Sindrom insensitivitas androgen disebabkan oleh kesalahan genetik yang berarti tubuh tidak dapat merespons testosteron dengan benar. Gen yang salah ini biasanya diturunkan ke anak oleh ibunya.

Testosteron adalah hormon seks pria yang diproduksi oleh testis yang berfungsi mengontrol perkembangan perubahan yang biasa terjadi pada anak laki-laki, seperti pertumbuhan penis dan testis yang bergerak ke skrotum. Informasi lebih lengkap mengenai sindrom insensitivitas androgen dapat dibaca di sini!

Bagaimana Sindrom Insensitivitas Androgen Terjadi

Dalam kebanyakan kasus sindrom ini terjadi karena kesalahan genetik ditularkan dari ibu ke anak. Gen yang salah tersebut ditemukan pada kromosom X ibu. Karena sang ibu memiliki 2 kromosom X, kromosom normal mampu menutupi kesalahan kromosom X yang abnormal. Jadilah anak menjadi pembawa gen yang salah, tetapi tidak memiliki sindrom insensitivitas androgen. 

Anak-anak perempuan yang secara genetis mewarisi 2 kromosom X dan memiliki sifat pembawa dapat meneruskan kesalahan genetik kepada setiap anak yang mereka miliki. Jika ibu memiliki anak laki-laki secara genetik (XY), ada kemungkinan mereka dapat meneruskan kromosom X yang salah, selain kromosom Y yang didapat anak dari sang ayah.

Baca juga: Ini Cara Mengobati Sindrom Insensitivitas Androgen

Jika ini terjadi, kromosom Y tidak akan mampu menutupi kesalahan kromosom X, sehingga bayi akan mengembangkan sindrom insensitivitas androgen.

Ini berarti wanita yang membawa kromosom X yang salah memiliki:

  • 1 : 4 peluang melahirkan seorang anak perempuan dengan sifat pembawa yang dapat menurunkan gen yang salah tersebut ke anak-anaknya.
  • 1 : 4 peluang memiliki anak laki-laki yang aman dalam arti tidak mengidap sindrom insensitivitas androgen dan juga tidak memiliki sifat pembawa.
  • 1 : 4 peluang memiliki seorang anak perempuan yang aman.
  • 1 : 4 peluang memiliki anak dengan sindrom insensitivitas androgen.

Informasi lebih lengkap mengenai sindrom insensitivitas androgen, tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Hidup dengan Sindrom Insensitivitas Androgen

Anak-anak dengan sindrom insensitivitas androgen dan orang tua memerlukan dukungan penuh dari tim medis untuk mendapatkan informasi mengenai perawatan dan pengobatan berkelanjutan.

Berbagai pilihan perawatan tersedia untuk seseorang dengan pengidap sindrom insensitivitas androgen. Ini termasuk operasi rekonstruktif dan terapi hormon. Selain pengobatan, dukungan psikologis dan konsultasi akan membantu pengidapnya menangani masalah apa pun yang timbul akibat kondisi ambigu yang dialami pengidap sindrom insensitivitas androgen. 

Baca juga: Adakah Komplikasi Akibat Sindrom Insensitivitas Androgen?

Dengan perawatan dan dukungan yang tepat, kebanyakan orang dengan kondisi ini dapat menerima kondisi mereka dan menjalani kehidupan normal. Sebagai orang tua dengan anak mengidap sindrom insensitivitas androgen, salah satu keputusan terbesar yang harus diambil adalah memilih jenis kelamin untuk anak. 

Orang tua akan diberikan informasi untuk mempertimbangkan sebelum memutuskan jenis kelamin anak. Keputusan lebih sulit jika anak mengidap sindrom insensitivitas androgen parsial, karena alat kelamin mereka mungkin memiliki aspek pria dan wanita. 

Jangan sungkan untuk mendapatkan saran spesialis tentang perkembangan masa depan anak ketika masalah identitas gender apa pun yang dapat muncul kemudian. Sebagian besar anak-anak dengan sindrom insensitivitas androgen parsial tetap dengan jenis kelamin di mana mereka dibesarkan. Namun, beberapa orang ketika beranjak dewasa merasa ini tidak mewakili siapa mereka dan memutuskan untuk beralih gender sebaliknya di kemudian hari.

Referensi: 

NHS.UK. Diakses pada 2019. Androgen insensitivity syndrome.
Street Dictionary. Diakses pada 2019. Androgen Insensitivity Syndrome With Treatment and Prevention.