Jangan Sepelekan Bahaya Hipertiroidisme yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Jangan Sepelekan Bahaya Hipertiroidisme yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta – Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dianjurkan untuk menjaga kesehatan dan menghindari adanya gangguan kesehatan yang cukup serius. Apalagi jika kamu menunjukan beberapa gejala umum seperti penurunan berat badan secara drastis dan terganggunya jam istirahat.

Baca juga: Kenali Penyakit Hipertiroid dan Efek Sampingnya Bagi Tubuh

Banyak gangguan kesehatan dengan gejala penurunan berat badan dan insomnia, salah satunya adanya penyakit hipertiroidisme. Penyakit hipertiroidisme adalah gangguan kesehatan ketika kadar hormon tiroksin dalam tubuh sangat tinggi.

Hormon tiroksin diproduksi oleh kelenjar tiroid dalam tubuh. Hormon tiroksin memiliki fungsi yang sangat penting pada proses metabolisme. Dengan terganggunya kadar hormon tiroksin, tentu proses metabolisme dalam tubuh juga terganggu.

Ada beberapa penyebab yang membuat tubuh seseorang memproduksi hormon tiroksin cukup tinggi, salah satunya karena adanya penyakit lain dalam tubuh pengidap hipertiroidisme. Berikut adalah beberapa penyakit yang dapat menyebabkan hormon tiroksin dalam tubuh menjadi cukup tinggi:

  1. Penyakit graves.

  2. Tiroiditis.

  3. Nodul tiroid.

  4. Efek samping obat tertentu.

  5. Kanker tiroid.

  6. Kondisi hamil.

  7. Tumor adenoma.

Gejala Penyakit Hipertiroidisme

Penyakit hipertiroidisme dapat dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Namun, kondisi ini lebih sering menyerang wanita yang telah memasuki usia 40 tahun. Tiroid merupakan kelenjar yang mengendalikan metabolisme tubuh dan fungsi normal tubuh. Dengan bekerjanya kelenjar tiroid tubuh lebih mudah untuk mengubah sumber makanan menjadi energi, mengatur suhu tubuh serta memengaruhi denyut jantung.

Gejala yang timbul pada tiap pengidap hipertiroidisme berbeda-beda tergantung dari kondisi penyakit serta tingkat keparahan. Selain penurunan berat badan yang cukup drastis, kenali gejala lain dari penyakit hipertiroidisme.

Selain mengalami insomnia, pengidap hipertiroidisme mengalami kondisi hiperaktif. Pengidap hipertiroidisme menjadi lebih aktif dan memiliki perasaan cemas yang berlebihan. Kondisi cemas yang berlebihan ini dapat memengaruhi tingkat dan fokus konsentrasi pada pengidap hipertiroidisme.

Pengidap hipertiroidisme lebih sensitif terhadap suhu panas serta lebih sering berkeringat. Bagi wanita yang mengalami hipertiroidisme, penyakit ini mengganggu siklus menstruasi. 

Baca juga: Diidap Jet Li, Inilah 4 Fakta Hipertiroidisme

Tidak hanya pada perubahan tubuh saja, gejala fisik juga terlihat pada pengidap hipertiroidisme, seperti pembesaran kelenjar tiroid yang membuat leher terlihat membengkak. Kulit pengidap hipertiroidisme juga terasa lebih hangat dan lembap. Rambut yang rontok menjadi salah satu gejala fisik yang dialami oleh pengidap hipertiroidisme.

Kedutan otot dan seringnya mengalami kondisi tremor menjadi gejala yang dialami oleh pengidap hipertiroidisme. Tidak ada salahnya untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan pada dokter untuk penanganan yang lebih baik.

Bahaya Hipertiroidisme Jika Tidak Segera Diatasi

Biasanya, dokter melakukan pemeriksaan yang lebih detail untuk memastikan kondisi kesehatan mengenai penyakit hipertiroidisme. Jika sudah dipastikan, ada beberapa pengobatan seperti radioterapi dan operasi tiroid.

Sebaiknya segera atasi penyakit hipertiroidisme karena berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan komplikasi seperti gangguan mata yang dapat mengganggu penglihatan. Jika penyakit ini dialami oleh wanita hamil, kondisi ini menyebabkan keguguran ataupun kelahiran secara prematur. 

Gangguan jantung atau gangguan kesehatan tulang dapat menjadi salah satu komplikasi yang cukup berbahaya bagi pengidap hipertiroidisme jika kondisi ini tidak segera ditangani dengan baik.

Jika kamu mengalami adanya gangguan pada kesehatan, tidak ada salahnya kunjungi dokter untuk penanganan. Penanganan yang tepat meminimalisir risiko sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Kamu bisa pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Baca juga: Ketahui Lebih Banyak Lagi Penyebab Hipertiroid