Bebas Perih dengan Obat Sariawan Alami

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Bebas Perih dengan Obat Sariawan Alami

Halodoc, Jakarta - Sariawan boleh dibilang sebagai penyakit “sejuta umat”, sebab hampir setiap orang pernah mengalami penyakit ini. Dalam dunia kedokteran, sariawan disebut dengan stomatitis aftosa, luka di dalam mulut yang dapat menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman. 

Luka yang timbul ini bisa berbentuk oval atau bulat, dan berwarna putih atau kuning. Luka ini memiliki tepian berwarna merah akibat peradangan. Bagaimana dengan lokasinya? Lokasi sariawan ini bisa terjadi di bagian dalam pipi, bibir, ataupun permukaan gusi dan lidah dengan jumlahnya bisa satu, atau lebih.

Pertanyaannya, bagaimana sih cara mengobati dengan alami dan tanpa rasa perih?

Baca juga: 5 Fakta tentang Sariawan

Simpel dan Bebas Perih

Sariawan biasanya akan menetap dalam hitungan hari hingga minggu. Meski begitu, rata-rata kasus sariawan bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 10 sampai 14 hari. Namun, bila ingin kondisi ini berlangsung dengan cepat, kita bisa kok mengobati sariawan dengan bahan alami yang bebas perih. Penasaran? Nah, begini tipsnya.

  • Pertama-tama, cobalah berkumur dengan larutan garam atau baking soda. Takarannya kira-kira 1 sendok teh baking soda dan setengah cangkir air hangat.

  • Perbanyak mengonsumsi air putih, meski terbilang sepele hal ini bisa membantu untuk mempercepat penyembuhan sariawan.

  • Cara mengobati sariawan dengan bahan alami juga bisa melalui es. Caranya letakkan bongkahan kecil es batu di sariawan hingga meleleh.

  • Gunakan magnesium hidroksida. Caranya oleskan bahan cair ini ke sariawan beberapa kali dalam sehari. Magnesium hidroksida ini terdapat pada obat mag cair.

  • Cara mengobati sariawan dengan bahan alami juga bisa melalui makanan. Perbanyaklah mengasup sayur dan buah-buahan yang kaya akan vitamin C, B, folat, dan zat besi. Bila dianggap perlu, kita juga boleh mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin tersebut. Vitamin B kompleks dan C dapat mempercepat penyembuhan sariawan.

Baca juga: Cari Tahu 5 Penyebab Sariawan dan Cara Mengatasinya

Sariawan Tak Sembuh-Sembuh?

Sariawan memang membutuhkan waktu untuk sembuh dengan sendirinya. Kira-kira sekitar 2–4 minggu, bergantung dari luka tersebut. Misalnya, luka karena trauma (tergigit atau tergesek benda tajam) bisa membuat peradangan cenderung tak kunjung reda. Namun, bila tak terjadi hal-hal yang dapat memicu iritasi pada peradangan, kamu perlu waspada. Sebab, ini bisa saja pertanda dari suatu penyakit. 

Selain itu, orang dengan anemia biasanya sangat mudah terserang sariawan. Selain itu, pengidap HIV yang memiliki sistem imun yang rendah, juga rentan terhadap sariawan. Nah, bila sariawan ini sering kambuh atau tak kunjung sembuh, sebaiknya tanyalah pada dokter. 

Baca juga: Cara Mencegah Sariawan yang Sering Kambuh

Yang perlu diperhatikan lagi mengenai bentuknya. Lesi dalam mulut bisa disebut sariawan atau bukan, bila memenuhi lima indikator. Mulai dari berbentuk bulat atau oval, membentuk kawan atau cekungan, diikuti rasa sakit, dasar luka berwarna putih kekuningan, dan pinggiran merah karena peradangan. 

Nah, ketika kelima indikator ini tak terpenuhi, sebaiknya tanyakan pada dokter mengenai kondisi tersebut. Sebab, meski awalnya sariawan yang terbentuk tidak oval atau bulat, tapi lama-kelamaan lukanya akan tetap berbentuk seperti indikator yang disebutkan di atas. 

Segera hubungi dokter apabila merasakan gejala-gejala di atas. Penanganan yang tepat dapat meminimalkan dampak, sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu di sini. Mudah, kan? Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play! Mudah, kan?