Belum Ada Obatnya, Waspada Encephalomalacia

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Belum Ada Obatnya, Waspada Encephalomalacia

Halodoc, Jakarta – Encephalomalacia terjadi ketika ada pelunakan lokal pada jaringan otak. Kondisi ini umumnya terjadi karena ada peradangan atau pendarahan pada otak. Penyakit ini juga dikenal dengan istilah pelunakan otak. Kabar buruknya, gangguan kesehatan yang satu ini ternyata tidak bisa diobati sehingga harus diwaspadai. 

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita serta anak-anak maupun orang dewasa. Bahkan, encephalomalacia disebut bisa menyerang bayi yang masih berada dalam kandungan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko penyakit ini. Meski belum ditemukan cara untuk menyembuhkan encephalomalacia, pengobatan tetap perlu dilakukan untuk mengatasi penyebabnya. Selain itu, perawatan dan pengobatan penyakit ini bertujuan untuk mencegah pelunakan otak berlanjut serta menghindari risiko terjadinya komplikasi berbahaya. 

Baca juga: Mengidap Encephalomalacia, Bisakah Disembuhkan?

Hal yang Perlu Diketahui Tentang Encephalomalacia 

Encephalomalacia bisa menyerang siapa saja dan memengaruhi kinerja otak. Penyakit ini bisa memengaruhi bagian-bagian organ yang berbeda serta merusak jaringan di lobus frontal, lobus oksipital, lobus temporalis, serta lobus parietal. Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan dan menghentikan kerja bagian otak yang terserang. 

Ada berbagai penyakit dan kondisi kesehatan yang bisa menjadi penyebab terjadinya pelunakan otak. Gangguan ini bisa disebabkan oleh stroke atau cedera parah pada kepala. Cedera kepala serius bisa menyebabkan terjadinya pendarahan ke dalam otak dan memicu gangguan pada organ tersebut, salah satunya encephalomalacia. Pelunakkan pada otak juga bisa saja terjadi akibat aliran darah yang tidak cukup. 

Hingga kini belum ada pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit ini. Pasalnya, jaringan yang sudah rusak di otak tidak mungkin bisa kembali normal atau bekerja kembali. Saat sel otak rusak, tubuh tidak bisa menumbuhkan sel otak baru atau mengembalikan fungsi sel yang rusak. Meski begitu, pengobatan dan tindakan medis sangat penting dilakukan pada kondisi ini. Pengobatan encephalomalacia bertujuan untuk mengatasi penyebabnya dan menghindari pelunakan menjadi lebih buruk. 

Jika dibutuhkan, misalnya dalam kasus yang ekstrem, bisa dilakukan prosedur operasi untuk mengangkat substansi otak yang rusak. Namun, hal ini bisa menyebabkan perubahan cukup besar akibat pengangkatan materi otak yang lunak. 

Baca juga: Cegah Encephalomalacia dengan Cara Ini

Meski tidak bisa diobati, penyakit ini sebenarnya masih bisa dicegah dengan menghindari faktor risikonya. Biarpun belum ada pencegahan langsung yang bisa dilakukan untuk penyakit encephalomalacia, risiko tetap bisa dikurangi. Upaya pencegahan penyakit ini dilakukan dengan menghindari penyebab penyakit terutama yang berasal dari luar, yaitu benturan keras di kepala. Sebab seperti disebutkan sebelumnya, salah satu penyebab terjadinya encephalomalacia adalah cedera atau benturan keras pada kepala. 

Dalam aktivitas sehari-hari, risiko sangat tinggi bisa mengalami benturan. Maka dari itu, cobalah untuk menerapkan beberapa tips menghindari kondisi ini, misalnya dengan selalu memakai alat pengaman kepala saat berolahraga, berkendara, atau bagi pekerja yang berisiko tinggi. Selain itu, encephalomalacia juga bisa dihindari dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi risiko sedini mungkin. 

Kontrol kesehatan rutin sangat disarankan bagi orang yang memiliki risiko tinggi stroke, salah satu pemicu terjadinya encephalomalacia. Beberapa golongan orang yang berisiko mengalami stroke adalah pengidap tekanan darah tinggi alias hipertensi dan memiliki riwayat penyakit jantung koroner. Pola hidup yang tidak sehat juga menjadi salah satu penyebab seseorang bisa mengalami penyakit stroke dan berujung pada encephalomalacia.

Baca juga: Terapi Sel Induk Bisa Sembuhkan Encephalomalacia, Benarkah?

Masih penasaran tentang penyakit encephalomalacia dan penyebabnya? Tanya dokter di aplikasi Halodoc saja! Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play. 

Referensi:
Science.gov (2019). Sample records for encephalomalacia
Radiopedia.org (2019). Encephalomalacia
Halodoc.com (2019). Encephalomalacia