Biar Berhasil, Ini Cara Diet Saat Puasa

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
biar-berhasil-ini-cara-diet-saat-puasa-halodoc

Halodoc, Jakarta – Berat badan kamu malah naik selama berpuasa? Tidak makan dan minum selama belasan jam seharusnya membuat berat badan kamu berkurang. Karena itulah, puasa merupakan momen yang tepat bila kamu ingin berdiet.

Namun, bila berat badan kamu malah naik selama berpuasa, itu berarti ada yang salah dengan cara kamu melakukan diet saat puasa. Coba simak cara diet yang tepat saat puasa di sini.  

1. Memperbanyak Konsumsi Serat dan Protein Saat Sahur dan Buka Puasa

Saat sahur dan buka puasa, pastikan kamu mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung serat dan protein dibanding makanan berkalori tinggi. Ini karena makanan berserat tinggi akan diserap dan dicerna oleh tubuh dalam waktu yang lebih lama, sehingga kamu tidak mudah cepat lapar dan bisa tahan berpuasa sepanjang hari.

Makanan yang tinggi serat dan protein juga membantu menekan nafsu makan, sehingga ketika waktu berbuka puasa tiba, kamu tidak kalap dan makan secara berlebihan.

Baca juga: 4 Makanan Sehat yang Bikin Cepat Kenyang

2. Batasi Makanan dan Minuman Manis

Kamu tetap membutuhkan asupan gula saat berbuka puasa untuk mengembalikan energi. Ini karena berpuasa selama belasan jam dapat membuat kadar gula darah dalam tubuh menurun, sehingga kamu perlu mengembalikannya dengan makan-makanan atau minuman yang manis.

Namun ingat, batasi asupan gula yang kamu konsumsi. Terlalu banyak makan-makanan atau minuman manis justru akan disimpan sebagai lemak oleh tubuh dan jadi mengacaukan diet kamu.

Jadi, sebaiknya pilihlah makanan berkarbohidrat kompleks untuk menambah energi setelah berpuasa, seperti buah, sayur, dan nasi merah.

3. Jangan Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Meskipun kamu tidak makan dan minum seharian, tapi bukan berarti kamu boleh “balas dendam” saat berbuka puasa. Makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan gula secara drastis. Padahal, tubuh tidak memproduksi banyak insulin ketika kamu berpuasa. Kelebihan gula pun akan diubah menjadi lemak di dalam tubuh.

Jadi, kamu tetap harus menjaga porsi makan saat sahur dan buka puasa. Supaya kamu tidak tergoda untuk makan berlebihan, cobalah menggunakan pikiran yang ukurannya lebih kecil untuk makan. Selain itu, kamu juga bisa sahur atau berbuka puasa dengan makanan yang bisa bikin cepat kenyang, seperti sup.

4. Hindari Makan Gorengan

Setelah menahan lapar seharian, gorengan adalah salah satu makanan yang tampak menggiurkan untuk disantap waktu berbuka puasa. Hati-hati, mengonsumsi makanan serba digoreng yang kaya dengan lemak jahat (lemak jenuh) di bulan puasa bisa membuat kamu gemuk.

Jadi, sebaiknya hindari gorengan dan makanan berlemak lainnya agar berat badan saat puasa bisa berkurang. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa, gantilah lemak jenuh dengan lemak tidak jenuh yang lebih baik untuk kesehatan. Ini karena lemak tidak jenuh tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kamu bisa mendapatkan asupan lemak tidak jenuh dari alpukat, ikan, dan kacang-kacangan.

Baca juga: Gorengan saat Puasa, Kenapa Harus Dibatasi?

5. Minum Air Putih yang Banyak

Cara diet saat puasa lainnya adalah dengan memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuhmu selama berpuasa dengan minum air putih setidaknya 8 gelas per hari. Kamu bisa menggunakan rumus 2–4–2, yaitu dua gelas saat sahur, dua gelas ketika berbuka puasa, dua gelas setelah salat Tarawih, dan dua gelas sebelum tidur.

Menurut penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, minum air putih bisa meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen. Ini baik untuk menurunkan berat badan, karena semakin cepat metabolisme tubuh kamu bekerja, semakin banyak lemak dan kalori yang bisa dibakar oleh tubuh.

6. Tidur yang Cukup

Bila kamu ingin menurunkan berat badan saat puasa, kamu perlu mencukupi waktu tidur yang diperlukan tubuhmu. Pasalnya, kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme kamu. Akibatnya, tubuh tidak bisa membakar timbunan lemak secara efektif.

Selain itu, kurang tidur juga bisa meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah. Ini bisa menyebabkan kamu jadi kalap dan makan terlalu banyak saat berbuka puasa.

Baca juga: Alasan Tetap Sehat Meski Waktu Tidur Berkurang Saat Puasa

Itulah beberapa cara diet saat berpuasa. Dengan mengikuti cara-cara tersebut, dijamin kamu bisa mengurangi berat badanmu lebih efektif saat puasa. Bila kamu ingin minta saran untuk diet yang sehat atau bertanya-tanya seputar nutrisi, gunakan saja aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.