Inilah Manfaat 8 Ragam Mineral untuk Kesehatan Kulit

Inilah Manfaat 8 Ragam Mineral untuk Kesehatan Kulit
KECANTIKAN 08 September 2017

Halodoc, Jakarta - Tak hanya vitamin, mineral juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit. Vitamin dan mineral sendiri memiliki beberapa perbedaan yang mendasar. Vitamin merupakan senyawa organik, sedangkan mineral adalah senyawa anorganik dan tersedia dalam bentuk yang lebih sederhana. Mineral adalah nutrisi penting untuk pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit. Mineral merupakan kelompok mikronutrien bagi tubuh. Artinya, zat gizi ini hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil untuk mendukung proses tumbuh dan kembangnya tubuh kita. Berikut ragam mineral dan khasiat mineral untuk mendukung kulit yang sehat:

  1. Selenium

Khasiat mineral selenium diyakini memiliki peran penting dalam pencegahan kanker kulit. Mineral yang umumnya tersedia dalam bentuk krim atau suplemen ini dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Salah satu penelitian di Perancis menunjukkan bahwa konsumsi selenium dan tembaga dapat mencegah terbakarnya sel kulit akibat matahari.

 

  1. Tembaga

Tembaga bersama vitamin C dan seng diperlukan untuk membantu pembentukan elastin, serat penyokong struktur kulit dari dalam. Kekurangan tembaga jarang terjadi, tambahan suplemennya pun dianggap berbahaya oleh banyak dokter. Meski demikian, penggunaan krim topikal kaya tembaga masih dianggap aman.

 

  1. Seng (Zinc)

Khasiat mineral seng (zinc) dapat membantu mengontrol produksi minyak, menyembuhkan jerawat lebih cepat, dan mengatasi luka akibat jerawat. Seng juga diperlukan dalam pembentukan membran sel dan protein, anti peradangan, dan perlindungan kulit dari sinar UV. Seng sebagai komponen protein pengikat retinol pun penting untuk mengalirkan vitamin A dalam darah.

 

  1. Sulfur

Sebagai mineral ketiga terbanyak dalam tubuh manusia, sulfur diperlukan dalam sintesis kolagen. Kurangnya produksi kolagen saat tubuh menua merupakan salah satu faktor terbentuknya keriput. Khasiat mineral sulfur juga membantu pengelupasan sel kulit mati menurut University of Pittsburgh Medical Center. Sulfur pun dibutuhkan dalam sintesis glutathione, salah satu antioksidan terpenting yang diperlukan tubuh untuk melawan radikal bebas. Glutathione juga membantu mengatur produksi prostaglandins, mengurangi inflamasi dan gejalanya pada kulit. Kadar glutathione ini sangat dipengaruhi oleh asupan sulfur, terutama yang didapatkan dari makanan kaya asam amino seperti kuning telur, daging, ikan, bawang, dan asparagus.

 

  1. Magnesium

Magnesium merupakan mineral esensial dalam pembentukan kulit, gigi, rambut, dan otot. Magnesium membantu agar sistem syaraf berjalan optimal. Kekurangan magnesium dapat mempercepat penuaan kulit. Khasiat mineral magnesium dalam produk perawatan kulit membantu meningkatkan elastisitas dan kekenyalan kulit. Magnesium bisa diperoleh dari beras merah, almond, dan kacang-kacangan. Konsumsi makanan cepat saji perlu dihindari seperti soft drink, dan alkohol karena dapat mengurangi magnesium.

 

  1. Potassium

Potassium membantu mengatur kadar air dalam sel tubuh. Potassium yang merupakan elektrolit juga diperlukan untuk membantu sel agar berfungsi normal. Defisiensi mineral ini meski jarang terjadi dapat menyebabkan kulit kering dan masalah lainnya.

 

  1. Kalsium

Tak hanya esensial bagi tulang, kalsium juga diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit. Kalsium yang paling banyak ditemukan di lapisan epidermis membantu mempercepat regenerasi kulit. Karena itulah defisiensi kalsium dapat menyebabkan kulit tampak menipis, kering, dan rapuh. Meski tidak termasuk antioksidan, kalsium dapat membantu mencegah kanker kulit berdasarkan National Cancer Research Institute di Amerika. Hal ini berkaitan dengan kemampuan kalsium yang dapat menstimulasi pembentukan antioksidan dan mengatur pigmen kulit untuk melindunginya dari sinar UV.

 

  1. Silika

Silika merpakan mineral mikro yang berfungsi menguatkan jaringan penghubung di dalam tubuh. Silika juga terkait dengan kerja enzim yang dibutuhkan dalam pembentukan kolagen. Defisiensi silika meski jarang terjadi bisa menurunkan elastisitas kulit serta memperlambat penyembuhan luka.

Defisiensi adalah sebuah kondisi yang diakibatkan oleh kurangnya asupan  gizi atau malnutrisi, kondisi ketika manusia tidak mendapatkan unsur pembangun tubuh seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam kadar ideal agar tubuh bisa berfungsi dengan baik, sehingga berdampak pada masalah kesehatan. Hal ini membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit.

Untuk selalu menjaga kesehatan tubuh, kulit khususnya serta mencegah terjadinya malnutrisi, kamu harus memenuhi kadar gizi atau mineral dalam tubuh. Kamu juga bisa diskusikan khasiat mineral serta manfaat mineral untuk kulit pada dokter spesialis terbaik. Lewat aplikasi kesehatan Halodoc kamu bisa melakukan diskusi melalui chat, video call atau voice call kapan pun dan dimana pun. Segera download aplikasi Halodoc!

BACA JUGA: Intip 6 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan


Rekomendasi Artikel

DIET & NUTRISI

16 August 2018

Bosan mengonsumsi daging kambing, ayam atau sapi? Coba deh cicipi daging rusa yang tak kalah bergizinya dari k...

Selengkapnya

KEHAMILAN

16 August 2018

Kualitas sperma dan ovum dipengaruhi oleh usia, benarkah? Simak faktanya di Halodoc, yuk!...

Selengkapnya

KECANTIKAN

16 August 2018

Xerostomia merupakan kondisi yang bisa dialami sesekali oleh siapapun. Khususnya dalam kondisi gugup atau cema...

Selengkapnya