08 July 2018

Bukan Hamil! Ini 5 Penyebab Haid Tidak Teratur

Penyebab haid tidak teratur

Halodoc, Jakarta – Salah satu tanda kehamilan adalah tidak mengalami haid selama beberapa bulan. Namun, tidak semua wanita yang tidak haid menandakan ia sedang hamil. Bisa saja, hal itu disebabkan oleh haid yang tidak lancar atau tidak teratur.

Baca juga: 5 Cara Melancarkan Menstruasi

Haid adalah proses luruhnya dinding rahim yang disertai dengan perdarahan, umumnya terjadi selama 3-7 hari. Sewajarnya, siklus menstruasi terjadi setiap 28-36 hari dan berlangsung sebanyak 11-13 kali per tahun. Lamanya siklus ini bisa berbeda-beda pada setiap wanita, yakni bisa lebih pendek atau lebih panjang. Bahkan, sebagian wanita ada yang mengalami haid tidak lancar atau tidak teratur.

Tipe dan Penyebab Haid Tidak Teratur

Haid dikatakan tidak lancar bila lamanya menstruasi berubah-ubah dan jumlah darah yang tidak sama. Berikut adalah beberapa tipe haid tidak teratur yang perlu diketahui:

  1. Amenorrhea, yaitu kondisi di mana perempuan tidak mengalami menstruasi dalam waktu 3 bulan berturut-turut.
  2. Metrorrhagia, adalah pendarahan menstruasi yang berlangsung lebih lama dan jumlah darah lebih banyak.
  3. Oligomenorrhea, adalah kondisi ketika siklus haid menjadi lebih panjang atau tidak terjadi haid lebih dari 35 hari.
  4. Polymenorrhea, adalah siklus haid yang berlangsung kurang dari 21 hari.

Baca juga: Jadwal Haid Enggak Teratur, Normalkah?

Berikut adalah enam faktor penyebab haid tidak teratur yang perlu diketahui:

1. Alat Kontrasepsi

Haid tidak teratur bisa terjadi karena pemakaian alat kontrasepsi, seperti IUD (spiral) atau pil KB. Kedua alat kontrasepsi ini bisa menyebabkan perubahan pada siklus haid, yaitu berupa flek diantara siklus haid. Misalnya, IUD bisa menyebabkan nyeri perut dan darah yang keluar lebih banyak dari biasanya. Sementara, pil KB bisa menyebabkan sedikitnya darah yang keluar pada awal penggunaan pil KB, namun ini akan berhenti setelah beberapa bulan penggunaan.

2. Stres dan Perubahan Berat Badan

Haid tidak teratur bisa terjadi karena olahraga yang berlebihan dan perubahan berat badan (naik ataupun turun secara drastis). Selain itu, stres yang dialami juga bisa menyebabkan haid tidak teratur.

3. Gangguan Tiroid

Pada bagian leher, terdapat kelenjar tiroid yang bertugas memproduksi hormon untuk mengatur metabolisme tubuh. Jika tiroid mengalami gangguan, maka, kondisi ini bisa memengaruhi siklus haid. Salah satunya menyebabkan haid tidak teratur.

4. Menopause

Menopause bisa menjadi penyebab haid tidak teratur. Sebab, kebanyakan wanita akan mengalami haid yang tidak lancar menjelang menopause. Hal ini disebabkan karena hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh menjadi tidak teratur.

5. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

PCOS adalah kumpulan gejala yang disebabkan oleh terbentuknya kista-kista kecil dalam indung telur. Adanya kista ini membuat hormon menjadi tidak seimbang. Kondisi ini menyebabkan testosteron meningkat melebihi batas normal dan memengaruhi proses pelepasan sel telur. Kondisi inilah yang menyebabkan wanita dengan PCOS tidak mengalami haid sama sekali. Atau, haid mungkin terjadi meskipun darah yang keluar hanya sedikit.

Siklus Haid yang Perlu Diwaspadai

Kamu perlu mencatat siklus haid secara rutin untuk mengetahui pola haid yang normal. Sebab, siklus haid tertentu perlu diwaspadai. Apa saja tanda-tanda siklus haid yang perlu diwaspadai?

  1. Darah haid lebih banyak dari biasanya, sehingga kamu harus sering mengganti pembalut.
  2. Haid berubah menjadi tidak teratur setelah sekian lama teratur.
  3. Mengalami nyeri perut bawah selama haid.
  4. Perdarahan haid lebih dari tujuh hari.
  5. Siklus haid kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari.
  6. Terjadi perdarahan di antara dua siklus haid.
  7. Tidak haid selama lebih dari tiga bulan meskipun tidak sedang hamil.

Jika kamu mengalami gejala dan tanda tersebut, sebaiknya segeralah berbicara dengan dokter untuk mencari tahu penyebab dan cara penanganan yang tepat. Kalau kamu punya pertanyaan seputar haid tidak teratur, tanyakan saja pada dokter Halodoc. Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa berbicara pada dokter kapan saja dan dimana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, download aplikasi  Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga.