• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bukan Hanya Terlalu Lama Duduk, Ini 6 Penyebab Varises

Bukan Hanya Terlalu Lama Duduk, Ini 6 Penyebab Varises

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Bukan Hanya Terlalu Lama Duduk, Ini 6 Penyebab Varises

Halodoc, Jakarta - Varises merupakan istilah yang dipakai saat terjadi pembengkakan pada pembuluh darah vena, yang ditandai dengan warna biru keunguan. Varises juga tampak menonjol dan terlihat berliku-liku. Penyebabnya sendiri adalah rusaknya katup vena, yang berfungsi mencegah aliran balik darah menuju organ jantung.

Pembengkakan pada pembuluh vena terjadi jika katup vena melemah, sehingga terjadi aliran balik darah yang berkumpul di pembuluh vena. Varises sendiri dapat terjadi di semua pembuluh darah vena, dan umum terjadi di pembuluh vena pada kaki dan tungkai, yang disebabkan oleh tekanan pada tubuh bagian bawah saat berdiri atau berjalan.

Bukan hanya berdiri atau berjalan saja yang menjadi penyebab pembengkakan pada pembuluh vena. Seseorang yang terlalu lama duduk juga bisa memicu terbentuknya varises. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai hal ini, dan faktor risiko varises lainnya!

Baca juga: Mitos atau Fakta Varises Picu Chronic Venous Insufficiency

Bukan Hanya Terlalu Lama Duduk, Berikut Faktor Risiko Varises Lainnya

Terlalu banyak duduk menjadi salah satu faktor risiko varises, terutama duduk dengan kaki menekuk atau disilangkan. Duduk dengan mempertahankan satu posisi yang sama dalam waktu yang lama akan memaksa katup vena untuk bekerja lebih keras dalam memompa aliran darah menuju jantung. Bukan hanya duduk terlalu lama saja yang menjadi faktor risiko varises, berikut faktor risiko lainnya!

1.Riwayat Keluarga

Jika salah satu anggota keluarga mengalami varises, maka besar kemungkinan kamu juga dapat mengalaminya. Setengah dari pengidap varises memiliki riwayat varises dalam keluarganya.

2.Berusia Tua 

Berusia tua menjadi salah satu faktor risiko varises. Serupa dengan organ tubuh lainnya, fungsi katup vena akan semakin melemah seiring dengan bertambahnya usia. Semakin tua seseorang, maka semakin rentan terhadap varises. Kondisi ini umumnya terjadi pada seseorang yang berusia 50 tahun ke atas.

3.Jenis Kelamin 

Wanita memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap kondisi ini ketimbang pria. Hal ini dikaitkan dengan perubahan hormonal yang terjadi selama pubertas, kehamilan, dan menopause. Bukan itu saja, wanita yang rutin mengonsumsi pil KB juga memicu terjadinya varises. Hormon pada wanita menyebabkan relaksasi pada dinding pembuluh vena, sehingga katup menjadi lebih lemah.

4.Mengalami Kehamilan

Semakin tua usia kandungan, maka akan semakin besar pula tekanan pada vena maternal, terutama di area sekitar pelvis. Selain itu, ibu hamil juga mengalami pertambahan jumlah darah pada tubuh, sehingga meningkatkan tekanan pada pembuluh vena. Hal ini yang menyebabkan seringnya ibu hamil mengalami varises. Kondisi ini akan membaik dalam 3-12 bulan pasca kelahiran.

5.Obesitas

Obesitas atau berat badan berlebih akan menyebabkan peningkatan tekanan pada pembuluh vena, sehingga semakin rentan mengidap varises.

6.Mengalami Trauma Tungkai 

Trauma atau cedera yang dialami pada tungkai dapat menjadi penyebab terjadinya perdarahan dan pembentukan gumpalan darah. Selain itu, trauma pada tungkai dapat merusak katup secara langsung, karena dapat mengganggu fungsi katup dalam menahan aliran darah balik, sehingga menyebabkan varises.

Baca juga: 6 Kebiasaan yang Bisa Sebabkan Munculnya Varises

Segera temui dokter di rumah sakit terdekat saat ditemukan sejumlah gejala varises, seperti munculnya vena di bawah permukaan kulit yang berwarna ungu kebiruan, dan berliku-liku serta menonjol, pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki, kram tungkai atau sensasi berdenyut, serta perubahan warna kulit pada area di sekitar vena yang mengalami varises.

Baca juga: Menekuk Kaki setelah Olahraga Bisa Kena Varises?

Jika kondisi ini dibiarkan, maka sejumlah komplikasi bisa saja muncul. Beberapa komplikasi tersebut adalah perdarahan, inflamasi pada vena akibat adanya pembekuan darah, serta insufisiensi vena kronis, yaitu kondisi saat kulit tidak dapat bertukar oksigen, nutrisi, serta sisa metabolisme akibat aliran darah yang berlebihan.

Referensi:
NIH. Diakses pada 2020. Varicose Veins.
NHS. Diakses pada 2020. Varicose Veins.
Medical News Today. Diakses pada 2020. What can I do about varicose veins?