Cara Atasi Tromboflebitis pada Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
cara-atasi-tromboflebitis-pada-ibu-hamil-halodoc

Halodoc, Jakarta – Setiap calon ibu tentunya berharap dapat menjalani kehamilan dengan sehat dan lancar. Namun kenyataannya, perubahan tubuh yang terjadi selama kehamilan bisa menyebabkan munculnya sejumlah kondisi yang membuat ibu tidak nyaman. Contohnya, tromboflebitis atau peradangan pada pembuluh darah balik (vena).

Masalah kesehatan yang satu ini bisa mengurangi kenyamanan ibu saat beraktivitas, karena bagian tubuh yang mengalami peradangan bisa membengkak dan terasa nyeri. Karena itu, tromboflebitis saat hamil sebaiknya segera diatasi.

Namun, pengobatan untuk mengatasi tromboflebitis pada ibu hamil tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pasalnya, obat-obatan tertentu yang biasanya digunakan untuk tromboflebitis mungkin saja bisa membahayakan kehamilan. Karena itu, ketahui cara mengatasi tromboflebitis pada ibu hamil di sini.

Apa Itu Tromboflebitis?

Tromboflebitis adalah peradangan yang terjadi pada pembuluh darah balik atau vena, yang memicu munculnya gumpalan darah pada satu atau lebih pembuluh vena. Gangguan kesehatan ini paling sering terjadi pada kaki, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi pula pada bagian lengan.

Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami tromboflebitis. Salah satunya adalah kehamilan. Ibu hamil berisiko tinggi mengalami tromboflebitis, karena pertambahan berat badan yang ibu alami secara signifikan bisa menyebabkan aliran darah melalui pembuluh darah vena menjadi terhambat, sehingga memicu terjadinya peradangan.

Tromboflebitis yang terjadi di masa kehamilan sebaiknya segera ditangani. Agar tidak menyebabkan komplikasi yang bisa memberi dampak buruk pada kondisi kehamilan atau persalinan nanti.

Baca juga: Waspada Komplikasi yang Dapat Terjadi karena Tromboflebitis

Penyebab Tromboflebitis pada Ibu Hamil

Selain pertambahan berat badan ketika hamil, masih ada beberapa hal lainnya yang bisa menjadi penyebab terjadinya peradangan pada vena:

  • Jarang bergerak. Ibu hamil yang malas bergerak selama kehamilan lebih rentan mengalami tromboflebitis. Hal ini karena bila ibu duduk terlalu lama atau kaki jarang digunakan untuk waktu yang cukup lama, maka otot betis tidak akan berkontraksi untuk membantu mengalirkan darah, sehingga risiko terjadinya penggumpalan darah lebih besar.
  • Adanya riwayat penyakit kardiovaskular pada ibu hamil.
  • Mengalami komplikasi kehamilan berupa gestasi awal.
  • Penggunaan alat kontrasepsi atau agen hormonal lain sebelum kehamilan.

Gejala Tromboflebitis Saat Hamil

Gejala yang bisa dialami ibu hamil ketika mengalami tromboflebitis adalah terjadinya pembengkakan pada area yang mengalami peradangan dan disertai rasa sakit. Biasanya, kondisi ini juga diikuti dengan mengerasnya kulit pada bagian tubuh yang mengalami tromboflebitis dan perubahan warna kulit menjadi lebih gelap. Bila ditekan, kulit di area sekitar vena tadi akan terasa semakin sakit.

Cara Mengatasi Tromboflebitis pada Ibu Hamil

Pengobatan tromboflebitis pada ibu hamil tidak hanya bertujuan untuk meredakan gejala, tapi juga untuk mencegah komplikasi. Biasanya dokter akan memberikan obat-obatan pada ibu hamil untuk mengatasi tromboflebitis.

Namun, mengingat obat-obatan, seperti antibiotik dan antikoagulan tidak dianjurkan selama masa kehamilan, maka pilihan obat yang bisa digunakan untuk mengatasi tromboflebitis pada ibu hamil, antara lain phlebotonics, obat antiinflamasi, heparin, antihistamin, dan trombolitik.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Antibiotik?

Dari antara beberapa jenis obat-obatan tersebut, phlebotonics adalah yang paling sering diberikan untuk ibu hamil yang mengalami tromboflebitis karena aman untuk kehamilan. Obat ini bersifat tropik dan dapat memberikan efek relaksasi pada pembuluh darah.

Selain dengan mengonsumsi obat-obatan, ibu hamil juga dianjurkan untuk melakukan beberapa perawatan yang bisa meredakan pembengkakan, seperti beristirahat dengan posisi kaki sedikit dinaikkan. Ini bertujuan untuk memperlancar sirkulasi darah. Selain itu, ibu hamil juga bisa menggunakan stoking khusus (kompresi) untuk meredakan pembengkakan dan mencegah komplikasi.

Baca juga: Cegah Tromboflebitis dengan Mulai 5 Gaya Hidup Sehat Ini

Itulah beberapa cara untuk mengatasi tromboflebitis pada ibu hamil. Bila ibu hamil mengalami masalah kesehatan selama masa kehamilan, hubungi saja dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Ibu bisa meminta saran kesehatan pada dokter Halodoc melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.