• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Memakai Benzoyl Peroxide untuk Obat Jerawat
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Memakai Benzoyl Peroxide untuk Obat Jerawat

Cara Memakai Benzoyl Peroxide untuk Obat Jerawat

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 12 Oktober 2022

“Masalah jerawat dapat diatasi dengan benzoyl peroxide. Bahan ini umumnya terkandung dalam sabun cuci muka atau gel.”

Cara Memakai Benzoyl Peroxide untuk Obat JerawatCara Memakai Benzoyl Peroxide untuk Obat Jerawat

Halodoc, Jakarta – Benzoyl peroxide adalah bahan yang biasa digunakan untuk mengobati jerawat. Zat ini bekerja sebagai antiseptik untuk mengurangi jumlah kuman (bakteri) di permukaan kulit. Umumnya diformulasikan menjadi gel atau sabun cuci muka, dengan kandungan 5 persen. 

Namun, beberapa produk benzoyl peroxide hanya tersedia dengan resep dokter. Ini karena mengandung bahan aktif lain seperti antibiotik atau retinoid. Banyak produk skincare juga membuat produk yang mengandung bahan ini, tetapi dengan kekuatan yang lebih rendah. 

Cara Menggunakan Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide hadir dalam bentuk banyak produk perawatan jerawat. Penting untuk memilih yang tepat untuk masalah perawatan kulit, serta preferensi masing-masing.

Misalnya, kamu mungkin lebih suka menggunakan pencuci yang diformulasikan khusus untuk tubuh daripada wajah, atau kamu mungkin memutuskan untuk memilih gel. Jadi, sesuaikan saja dengan preferensi kamu.

Kunci lainnya adalah memilih konsentrasi yang tepat. Konsentrasi yang kamu pilih untuk digunakan mungkin tergantung pada kulit kamu. Beberapa orang dapat mentolerir produk dengan persentase benzoyl peroxide yang tinggi (hingga 10 persen) pada kulit mereka. 

Namun, beberapa orang mungkin lebih suka produk dengan persentase bahan yang lebih rendah. Konsentrasi apa yang digunakan juga tergantung di mana kamu mengoleskan benzoyl peroxide.

Kulit wajah agak sensitif, sehingga banyak yang memilih untuk menggunakan konsentrasi yang lebih rendah (sekitar 4 persen) di area itu. Sementara dada dan punggung lebih tahan dan dapat mentolerir konsentrasi yang lebih tinggi.

Benzoyl peroxide dapat ditemukan dalam produk perawatan jerawat berikut ini:

  • Krim dan Losion Jerawat. Biasanya dioleskan sekali atau dua kali sehari pada seluruh area kulit sebagai pengobatan dan tindakan pencegahan.
  • Sabun Cuci Muka. Digunakan sekali atau dua kali sehari untuk membantu mencegah jerawat dan mengobati lesi yang ada.
  • Sabun Mandi dan Sabun Jerawat. Biasanya digunakan jika sering berjerawat di dada, punggung, dan area tubuh lainnya.
  • Gel. Umumnya dalam bentuk perawatan spot dengan konsentrasi yang lebih tinggi dan biasanya hanya diterapkan pada area yang terkena.

Waspadai Efek Sampingnya

Meskipun dianggap aman bagi kebanyakan orang, benzoyl peroxide dapat menyebabkan efek samping. Ini terutama terjadi ketika kamu pertama kali mulai menggunakan produk.

Mungkin berguna untuk menggunakannya sekali sehari, dan kemudian meningkatkan frekuensi aplikasi dari waktu ke waktu jika kulit dapat mentolerirnya. Kamu juga dapat meminimalkan efek samping dengan memulai dengan konsentrasi yang lebih rendah.

Namun, waspadai beberapa efek samping berikut ini:

1. Masalah pada Kulit

Benzoyl peroxide bekerja dengan mengelupas kulit untuk menyingkirkan sel kulit mati, minyak berlebih, dan bakteri yang mungkin terperangkap di bawahnya.

Efek seperti itu dapat menyebabkan kekeringan, serta kemerahan dan pengelupasan yang berlebihan pada kulit. Kamu mungkin juga mengalami gatal dan iritasi di area yang dirawat.

2. Noda pada Pakaian dan Rambut

Benzoyl peroxide dapat meninggalkan noda pada pakaian dan rambut. Pastikan kamu mencuci tangan dengan bersih setelah setiap kali menggunakan produk dengan bahan ini.

Hindari juga menggunakannya tepat sebelum berolahraga. Sebab, kamu mungkin mentransfer produk ke rambut dan pakaian melalui keringat.

3. Reaksi Alergi

Meski reaksi alergi dari benzoyl peroxide dianggap jarang, ini masih mungkin terjadi. Hentikan penggunaan produk segera jika area yang dirawat mengalami kemerahan dan iritasi.

Kamu juga harus segera pergi ke rumah sakit terdekat jika mengalami pembengkakan parah dan kesulitan bernapas, karena ini mungkin merupakan tanda-tanda reaksi alergi.

Itulah pembahasan mengenai cara menggunakan benzoyl peroxide dan risiko efek sampingnya. Dokter kulit mungkin tidak merekomendasikan bahan ini jika kamu memiliki kulit sensitif, karena jenis kulit ini lebih rentan terhadap efek samping seperti ruam dan iritasi.

Bahan ini juga mungkin bukan pilihan terbaik jika kamu mengidap eksim atau dermatitis seboroik. Agar lebih aman, kamu bisa download Halodoc untuk bertanya pada dokter kulit sebelum menggunakan bahan ini.

Referensi:
NHS UK. Diakses pada 2022. Benzoyl Peroxide.
Healthline. Diakses pada 2022. How to Treat Acne with Benzoyl Peroxide.