Cara Mengatasi Bayi yang Alami Night Terror

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Cara Mengatasi Bayi yang Alami Night Terror

Halodoc, Jakarta - Si Kecil kerap menangis atau menjerit ketika tidur? Kemungkinan ia mengalami night terror. Meski belum cukup familiar, night terror merupakan salah satu gangguan tidur yang umum diidap oleh bayi dan anak-anak berusia 3-12 tahun. Adakah cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi bayi susah tidur akibat night terror?

Night terror terjadi karena sistem saraf anak belum matang. Secara umum, kondisi ini menyerupai mimpi buruk yang timbul dengan efek dramatis. Night terror biasanya terjadi 2-3 jam setelah anak mulai tidur. Saat tertidur dan mengalami night terror, Si Kecil biasanya akan bernapas dengan cepat, menangis, menjerit, mengigau, terlihat marah, atau ketakutan. Bahkan tanpa sadar, ia bisa menendang barang-barang di sekitarnya atau berjalan dari tempat tidurnya.

Baca juga: Begini Cara Kerja Otak saat Mengalami Night Terror

Gejala tersebut dapat berlangsung selama kurang lebih 10-30 menit. Setelah itu, Si Kecil biasanya akan kembali tenang dan tertidur seperti biasa. Berbeda dengan mimpi buruk biasa, setelah mengalami night terror, Si Kecil akan bangun di pagi hari tanpa mengingat kejadian yang dialaminya semalam.

Night terror dapat dipicu oleh beberapa hal. Mulai dari lelah, stres, demam, dan pengaruh obat tertentu yang dikonsumsi Si Kecil. Umumnya, kondisi ini akan hilang dengan sendirinya saat anak beranjak dewasa, seiring dengan semakin matangnya sistem saraf. Namun, jika hal ini terus-menerus terjadi atau bertambah berat, hingga mengganggu waktu tidurnya sehari-hari, sebaiknya tidak dibiarkan tanpa penanganan.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Untuk menghadapi night terror yang dialami anak, orangtua sebaiknya tetap tenang, jangan ikut panik, dan lakukan cara-cara berikut:

1. Jangan Dibangunkan!

Jangan membangunkan Si Kecil saat ia mengalami night terror, apalagi secara mendadak. Sebab, hal ini justru bisa membuatnya semakin marah.  Sebaliknya, cobalah cara yang lebih lembut dengan memeluknya dan memberikan sentuhan lembut untuk menenangkan.

2. Awasi

Night terror kemungkinan menyebabkan anak terjatuh dari tempat tidur atau turun dari tempat tidur dan mengambil barang yang ada di sekitarnya. Untuk itu, sebaiknya jangan tinggalkan Si Kecil, sampai ia benar-benar kembali tidur dengan tenang. Pastikan juga untuk tidak meletakkan barang-barang berbahaya di sekitar tempat tidur Si Kecil.

Baca juga: Kelelahan Bisa Sebabkan Night Terror, Benarkah?

3. Atur Jadwal

Pada pagi hingga siang hari, sebisa mungkin atur kegiatan rutin dengan pola yang sama sehingga bayi minum ASI, bermain, dan bersiap tidur berada di waktu yang kurang lebih sama pada tiap harinya.

4. Ajak Bermain di Siang Hari

Kegiatan di sepanjang siang dapat membuat bayi dapat tidur lebih lelap di malam hari. Rangsang bayi dengan berbagai hiburan untuk bayi, seperti menyanyi. Di siang hari, pastikan rumah mendapat pencahayaan yang terang.

5. Mandi atau Membacakan Cerita Menjelang Tidur

Bentuk kegiatan rutin harian menjelang tidur, seperti mandi, membacakan buku, atau mendengarkan musik. Lama-kelamaan, bayi akan terbiasa dan mengasosiasikan aktivitas ini dengan tidur. Tetapi hindari menerapkan rutinitas baru saat anak sedang sakit.

6. Kenali Tanda-Tanda Si Kecil Mengantuk

Saat bayi sudah tampak mengantuk, tempatkan dia di tempat tidur agar dia turut terbiasa untuk tidur dengan sendirinya. Anak yang mengantuk dapat ditandai dengan mengucek mata, menguap, mata berair, rewel, hingga menarik-narik telinga. Maka dari itu, jangan sampai terlambat menempatkan bayi ke tempat tidur. Kondisi fisik bayi yang terlalu lelah justru menjadikan bayi lebih susah tidur. Jika tidak, dia cenderung akan bangun lebih cepat.

Baca juga: Billie Eilish Pernah Alami Night Terror, Ini Penanganannya

Itulah sedikit penjelasan tentang cara mengatasi night terror pada bayi. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!