• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bipolar pada Anak, Bagaimana Cara Orangtua Menghadapinya?

Bipolar pada Anak, Bagaimana Cara Orangtua Menghadapinya?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Beberapa orangtua mungkin merasa pusing dan kerap kesulitan menahan emosi saat anaknya memiliki sikap yang labil. Hal ini dapat terjadi karena anak mengidap gangguan bipolar yang sikapnya dapat berubah drastis dalam sesaat. Ibu mungkin melihat anak yang sedang merasa senang tiba-tiba berubah menjadi sangat sedih.

Gangguan bipolar pada anak umumnya terjadi saat dirinya memasuki usia dewasa. Seorang anak yang mengidap gangguan ini pada dasarnya harus mendapatkan perhatian lebih dari orangtuanya agar mampu menjadi lebih baik. Maka dari itu, setiap orangtua harus tahu langkah-langkah yang dilakukan pada anak yang mengidap bipolar. Berikut ulasannya!

Baca juga: Bipolar pada Anak Biasanya Menunjukkan 5 Tanda Ini

Cara Menangani Bipolar pada Anak

Gangguan bipolar pada anak dapat menyerang saat usia berapa pun, bahkan ketika memasuki usia 6 tahun. Namun, memang paling umum terjadi pada usia remaja akhir atau dewasa tahap awal. Hal ini terkadang dapat menjadi salah satu momok tersendiri bagi beberapa orangtua tentang cara menangani anak yang mengidap bipolar.

Memang, menjadi orangtua yang memiliki anak dengan gangguan bipolar sedikit lebih sulit untuk dijalani. Ibu mungkin mengalami perasaan stres, kekhawatiran, hingga beberapa tantangan yang tidak pernah terjadi pada orangtua yang anaknya tidak memiliki penyakit mental. Padahal, peran orangtua sangat penting untuk meredam kelainan pada anak tersebut.

Saat anak ibu benar-benar mengidap bipolar, penting untuk memperhatikan beberapa hal yang harus dilakukan agar tetap menjaga dirinya tetap sehat. Dengan begitu, secara perlahan ibu dapat menjaga pengaturan emosinya menjadi lebih baik. Berikut adalah beberapa hal yang harus dilakukan:

  1. Mendapatkan Dukungan

Salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan jika benar-benar terjadi bipolar pada anak adalah mendapatkan bantuan dari orang sekitar. Agar anak benar-benar sembuh, penting untuk mendapatkan sistem pendukung yang kuat. Maka dari itu, jangan segan untuk mendapatkan bantuan dari keluarga terdekat jika dirasa perlu. Selain itu, bantuan medis juga penting didapatkan terkait obat-obatan dan kunjungan ke dokter.

Ibu juga bisa mendapatkan saran psikolog di Halodoc terkait cara mendampingi anak dengan bipolar. Caranya mudah sekali, ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari. Tanpa perlu keluar rumah, komunikasi dengan psikolog dapat dilakukan kapan dan di mana saja.

Baca juga: Anak Alami Bipolar, Orangtua Lakukan 3 Hal Ini

  1. Ketahui Hal yang Dihadapinya

Rasa marah yang timbul pada anak dengan gangguan bipolar dapat terjadi selama berjam-jam. Seorang anak dengan kondisi ini kerap dengan sengaja mengambil risiko yang berbahaya dan tidak memikirkan konsekuensinya. Anak dengan gangguan bipolar juga lebih mudah untuk marah, terutama saat bangun di pagi hari. Hal tersebut karena pengaturan emosinya yang tidak berkembang secara normal dan juga dapat menimbulkan masalah lainnya.

  1. Siap Menghadapi Tantangan

Anak yang mengalami masalah mental ini dapat mengalami gejala depresi atau mania secara tiba-tiba, yang dapat menjadi tantangan tersendiri bagi para orangtua. Maka dari itu, penting untuk mendapatkan bantuan dengan cepat karena mampu memengaruhi pola asuh. Dengan begitu, orangtua juga mesti memiliki kesungguhan tersendiri agar siap dalam menghadapi segala tantangan tersebut.

Baca juga: Jangan Berasumsi, Ini Cara Diagnosis Gangguan Bipolar

Cobalah untuk selalu memperhatikan beberapa faktor tersebut jika anak mengalami bipolar. Jika ibu sudah menyerah di awal, kesembuhan anak pun mungkin menjadi hal yang mustahil. Cobalah juga untuk selalu berusaha dengan kuat mendampingi anak.

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2020. Parenting With Bipolar Disorder.
BP Hope. Diakses pada 2020. 15 Rules For Parents to Manage Bipolar Rage in Their Children.