• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Sederhana Mengatasi Pilek pada Anak

Cara Sederhana Mengatasi Pilek pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Cara Sederhana Mengatasi Pilek pada Anak

“Anak-anak sering terkena pilek karena tubuh belum memiliki kesempatan untuk membangun kekebalan terhadap banyak virus yang menyebabkan pilek. Seiring bertambahnya usia, ia secara bertahap akan membangun kekebalan terhadap flu dan pilek.”

Halodoc, Jakarta – Rata-rata, anak mengalami pilek setidaknya enam kali dalam setahun. Anak-anak sering terkena pilek karena tubuh mereka belum mampu membangun kekebalan terhadap banyak virus yang menjadi penyebab pilek. Seiring bertambahnya usia anak, ia akan secara bertahap membangun kekebalan terhadap pilek.

Disebut juga infeksi saluran pernapasan atas, pilek kebanyakan terjadi karena virus. Faktanya, ada lebih dari 200 jenis virus yang dapat menyebabkan pilek. Virus penyebab pilek menyebar dan menular melalui bersin, batuk, dan kontak langsung dengan pengidap.

Cuaca dingin sebenarnya tidak menyebabkan pilek. Namun, masalah kesehatan ini lebih sering terjadi pada bulan-bulan musim dingin. Hal ini karena:

  • Orang-orang berada dalam kontak yang lebih dekat satu sama lain karena mereka tinggal di dalam rumah.
  • Virus flu tinggal di udara dan di permukaan lebih lama di lingkungan yang dingin dan kering.
  • Kemampuan tubuh untuk melawan virus flu berkurang pada suhu yang lebih rendah.

Baca juga: 5 Tips Ampuh Mengatasi Flu pada Si Kecil

Berbagai Gejala Pilek pada Anak

Gejala pilek sangat bervariasi pada setiap anak, tetapi umumnya akan menunjukkan tanda berikut: 

  • Hidung tersumbat atau berair;
  • Sering bersin;
  • Sakit tenggorokan dan telinga;
  • Batuk;
  •  Sakit kepala;
  •  Mata merah;
  •  Pembengkakan kelenjar getah bening;
  •  Terkadang disertai dengan demam.

Seringkali, anak akan kehilangan nafsu makannya, bahkan mungkin merasa mual atau muntah. Sudah pasti, tubuhnya akan terasa sangat tidak nyaman. Gejala pilek biasanya berlangsung dari beberapa hari hingga seminggu atau bahkan lebih. Namun, kondisi ini sering kali bisa pulih sepenuhnya tanpa masalah.

Meski begitu, tetap waspada dengan risiko komplikasi seperti infeksi telinga, radang tenggorokan atau croup, atau infeksi pada saluran pernapasan bawah, seperti bronkitis atau pneumonia. Jadi, apabila gejala pilek pada anak tidak kunjung membaik, ibu bisa segera bertanya pada dokter anak bagaimana perawatan yang tepat. 

Baca juga: 5 Makanan untuk Redakan Flu

Supaya lebih mudah, download dan pakai aplikasi Halodoc setiap hendak bertanya jawab dengan dokter spesialis atau membuat janji ke rumah sakit terdekat. Ibu pun bisa membeli obat lebih mudah di aplikasi Halodoc melalui fitur pharmacy delivery.

Cara Mengatasi Pilek pada Anak

Sementara imunitas tubuh anak bekerja untuk melawan virus flu, ibu bisa membantu mengatasi pilek pada anak dengan beberapa cara mudah berikut ini.

  • Jaga agar anak tetap terhidrasi. Cara ini akan membantu mengurangi gejala pilek dan flu serta membuatnya merasa lebih baik. Ibu perlu tahu bahwa demam dapat menyebabkan dehidrasi. Si Kecil mungkin tidak merasa haus seperti biasanya, bisa juga tenggorokan mereka mungkin terasa tidak nyaman saat minum. Namun, asupan cairan harian tubuhnya tetap harus terpenuhi.
  • Membantu melegakan hidung tersumbat. Semprotan hidung dengan obat tidak dianjurkan diberikan pada anak kecil.  Sebagai gantinya, ibu bisa menggunakan humidifier untuk membantu memecah lendir. Pilihan lain adalah menggunakan semprotan atau tetes hidung saline yang membuat lendir tipis lebih mudah dihembuskan atau dikeluarkan.
  • Perbanyak Istirahat. Istirahat ekstra dapat membantu anak pulih lebih cepat. Perhatikan, Si Kecil mungkin akan merasa sangat panas karena demam. Sebaiknya, kenakan pakaian  yang nyaman dan hindari selimut tebal atau pakaian berlapis yang berlebihan yang bisa membuat mereka merasa lebih panas. Mandi air hangat juga dapat membantu mendinginkan tubuh dan membuat rileks sebelum tidur siang atau tidur di malam hari.
  • Berikan makanan atau minuman hangat. Ini akan membantu melegakan tenggorokan dan membuat tubuh lebih nyaman. 
  • Berikan air madu. Madu kaya khasiat, terlebih untuk imunitas. Namun, hindari pemberian madu pada anak di bawah 1 tahun.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Bawa Anak ke Dokter saat Alami Flu?

Jika cara tadi masih belum membantu mengatasi pilek pada anak, ibu perlu segera memeriksakan sang buah hati ke dokter. 

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2021. Quick Tips for Treating Kids with a Cold or Flu.

Raising Children. Diakses pada 2021. Colds.