27 March 2019

Cegah Kebotakan Lewat 6 Tips Simpel Ini

Cegah Kebotakan Lewat 6 Tips Simpel Ini

Halodoc, Jakarta - Rambut rontok tentu akan menimbulkan kecemasan pada pria ataupun wanita. Apalagi bila helaian rambut yang rontok ini jumlahnya cukup banyak. Pada dasarnya, sekitar 50–100 helaian rambut akan rontok dan ini tergolong normal. Tapi, dalam beberapa kasus, jumlah ini bisa saja meningkat, sehingga menyebabkan kebotakan bila tak ditangani cepat tepat.

Ingat, masalah kebotakan ini bisa terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita di segala usia. Gejala botak ini ditunjukkan dengan kehilangan rambut secara bertahap.

Lalu, bagaimana sih cara mencegah kebotakan?

Baca juga: Kids Zaman Now Lebih Cepat Botak, Apa yang Salah?

1. Adopsi Gaya Hidup Sehat

Cara mencegah kebotakan bisa melalui pola hidup sehat. Caranya simpel kok,  dengan perbanyak konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama buah dan sayuran. Kedua jenis makanan tersebut mengandung antioksidan yang berperan sebagai penangkal radikal bebas penyebab kerontokan rambut.

Selain itu, kamu juga mesti memerhatikan kandungan makanan yang dikonsumsi, jangan diet berlebihan karena kekurangan protein dapat menyebabkan kerontokan rambut.

Selain makanan, cara mencegah kebotakan terkait gaya hidup sehat ini tentu bersinggungan dengan olahraga. Cobalah untuk rutin berolahraga setidaknya 20–30 menit per hari. Selain itu, hindari perilaku yang memicu rambut rontok, seperti kebiasaan menarik atau mencabut rambut. Pada kasus yang parah, kebiasaan ini menjadi tanda gangguan psikologis trikotilomania.

2. Kelola Stres dengan Baik

Stres enggak cuma menyerang psikis saja, sebab ia juga bisa menimbulkan masalah fisik, salah satunya kebotakan. Tingkat stres yang tinggi dapat mengakibatkan berbagai masalah bagi rambut. Seperti telogen effluvium (kerontokan rambut sementara), trichotillomania (kondisi yang mendesak diri untuk menarik rambut dari kulit kepala), dan alopecia areata (kondisi saat sistem imun malah menyerang folikel rambut).

Karena itu, cobalah kelola stres dengan baik atau hindari faktor-faktor yang bisa memicunya.

Baca juga: Kebotakan pada Pria, Penyakit atau Hormon?

3. Keramas dengan Benar

Keramas dianjurkan untuk satu kali saja dalam sehari. Tapi, aturan ini tidak baku karena bisa disesuaikan dengan tekstur, ketebalan, dan jenis rambut. Kamu bisa menyesuaikan dengan kondisi rambut untuk menentukan berapa kali harus keramas dalam seminggu.

Perlu diketahui bahwa selain frekuensi, cara keramas juga pengaruhi kerontokan rambut. Hindari memijat kepala terlalu keras saat keramas apalagi jika rambut kamu tipis dan rapuh. Pijat kepala dengan menekannya pelan beberapa menit, lalu bilas sampo hingga bersih.

4. Batasi rokok dan alkohol

Cara mencegah kebotakan juga bisa melalui hal ini. Ternyata rokok enggak cuma menyerang paru-paru, jantung, ginjal dan organ lainnya saja. Sebab, kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol juga bisa membawa petaka bagi rambut. Merokok bisa membuat aliran darah ke folikel rambut jadi bermasalah. Sedangkan alkohol, dapat menyebabkan dehidrasi dan kekurangan gizi.

Baca juga: Inilah 7 Hal yang Bisa Menyebabkan Kebotakan

5. Konsumsi Vitamin

Kekurangan vitamin tertentu juga bisa menyebabkan kebotakan. Cobalah pastikan tubuh kita tak kekurangan asupan vitamin untuk mencegah kebotakan. Terutama vitamin A yang mengatur retinoic acid dalam folikel rambut. Selain itu, kita juga memerlukan vitamin B yang dapat membantu mengurangi tingkat stres dalam tubuh.

6. Minta Pendapat Ahli

Cara mencegah kebotakan juga bisa kok lewat cara ini. Singkat kata, bila ingin terhindar dari masalah ini, jangan ragu untuk meminta pendapat dermatologis. Kamu bisa berdiskusi dengan mereka untuk mengetahui cara mencegah dan mengatasi rambut rontok. Di samping itu, nantinya dokter akan menawarkan obat atau produk kesehatan rambut yang cocok bagi rambutmu.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!