Begini Ciri Keputihan yang Normal

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Keputihan, ciri keputihan yang normal

Halodoc, Jakarta - Keputihan merupakan kondisi saat adanya cairan yang keluar dari Miss V. Dengan keputihan, tubuh akan menjaga kebersihan dan kelembapan Miss V secara alami. Karena ketika keputihan, sel mati dan bakteri pada cairan yang diproduksi oleh kelenjar Miss V dan leher rahim akan ikut keluar. Hal ini akan membuat Miss V tetap terlindungi dari infeksi.

Baca juga: Ketahui 6 Tanda Keputihan yang Tidak Normal

Keputihan, Kondisi yang Umum Terjadi pada Wanita

Keputihan sangat umum terjadi, baik yang normal maupun yang tidak normal. Keputihan biasanya terjadi pada wanita yang telah memasuki masa pubertas, bahkan wanita yang sudah memasuki masa menopause. Namun, jangan khawatir, karena cairan yang tidak normal dapat dikendalikan dengan menjaga Miss V agar tetap bersih dan tidak lembap.

Pada ibu hamil, keputihan terjadi karena adanya perubahan hormon saat hamil. Sementara pada wanita usia produktif, keputihan terjadi karena aktivitas yang dilakukan, serta kebersihan area Miss V. Keputihan baru akan berkurang saat wanita memasuki fase menopause.

Ketika kamu mengalami cairan keputihan yang mengalami perubahan warna, perubahan tekstur dan perubahan bau, kondisi ini menjadi tanda kalau keputihan yang kamu alami tidak normal. Hal ini dapat terjadi karena infeksi atau adanya kelainan pada organ reproduksi.

Begini Ciri Keputihan yang Normal

Keputihan yang normal akan terlihat dari cairan yang keluar dari Miss V, cairan tersebut akan memiliki ciri-ciri, seperti:

  • Tekstur cairan berubah, tergantung dari siklus menstruasi.

  • Cairan tidak berwarna atau berwarna bening.

  • Cairan tidak berbau tidak mengeluarkan bau yang menyengat.

  • Cairan tidak meninggalkan bercak kekuningan di celana dalam.

Banyaknya cairan keputihan akan tergantung pada masing-masing orang. Ibu hamil umumnya akan memiliki cairan yang lebih banyak. Selain ibu hamil, wanita yang aktif secara seksual dan menggunakan alat kontrasepsi seperti spiral juga akan mengalami keputihan yang lebih banyak.

Baca juga: Kenali Keputihan yang Normal dan Tidak pada Wanita Hamil

Keputihan seperti Ini, Waktunya Periksa ke Dokter

Cairan keputihan memang tidak selalu berbahaya, tetapi jika keputihan yang kamu alami sudah memiliki ciri-ciri di bawah ini, kamu sudah waktunya untuk memeriksakan diri ke dokter. Berikut ciri-ciri keputihan yang berbahaya:

  • Keputihan menyebabkan rasa gatal hingga sensasi rasa gatal pada Miss V.

  • Keputihan berwarna kekuningan, keabuan, bahkan kehijauan.

  • Keputihan bertekstur kental, atau berbusa.

  • Keputihan berbau amis atau busuk.

  • Keputihan yang muncul menyebabkan Miss V berwarna kemerahan dan nyeri pada panggul.

  • Keputihan keluar lebih banyak dari biasanya.

Dalam hal ini, dokter akan memberikan perawatan sesuai dengan apa yang menjadi penyebab dari keputihan itu sendiri. Jadi, penanganan keputihan pada masing-masing wanita akan berbeda.

Enggak Mau Mengidap Keputihan, Begini Langkah Pencegahannya

Beberapa langkah yang dapat kamu lakukan guna mencegah terjadinya keputihan, antara lain:

  • Hindari membersihkan Miss V dengan semprotan, karena dapat menghilangkan bakteri baik dalam Miss V.

  • Keringkan Miss V setelah membersihkan guna mencegah bakteri anus masuk ke dalam Miss V.

  • Jaga kelembapan Miss V dengan menggunakan bahan celana dalam dari, dan jangan memakai celana dalam terlalu sempit.

  • Saat haid, rajin mengganti pembalut.

Baca juga: Inilah 6 Arti Cairan Miss V yang Perlu Diketahui

Jika kamu menemukan kendala dalam melakukan pencegahan di atas, Halodoc bisa jadi solusinya! Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!