09 February 2018

Ketahui 6 Tanda Keputihan yang Tidak Normal

Ketahui 6 Tanda Keputihan yang Tidak Normal

Halodoc, Jakarta – Setiap wanita wajar mengalami keputihan, apalagi jika sedang memasuki masa subur dan menjelang menstruasi. Cairan kental yang keluar dari Miss V ini juga punya manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Tapi kamu juga dianjurkan untuk memerhatikan cairan keputihan yang keluar. Jika teksturnya sangat kental, berbau tidak sedap dan berwarna, kamu perlu hati-hati. Itu adalah tanda-tanda keputihan yang tidak normal.

Kamu enggak perlu khawatir jika menemukan ada cairan berwarna putih pada pakaian dalam yang kamu kenakan. Keputihan adalah normal dan biasanya muncul saat kamu sedang stres, kelelahan, dalam masa subur, saat melakukan aktivitas seksual, selama masa hamil dan menyusui. Cairan yang berasal dari kelenjar di dalam Miss V dan leher rahim ini justru berfungsi untuk membawa keluar sel-sel mati dan bakteri dalam tubuh. Dengan kata lain, cairan keputihan membuat Miss V tetap bersih dan terhindar dari infeksi.   

Tapi kamu juga perlu tahu bahwa ada jenis keputihan yang tidak normal. Beberapa kebiasaan seperti menggunakan pantyliners setiap hari, memakai pakaian dalam atau celana luar yang terlalu ketat, dan sering membersihkan Miss V dengan menggunakan sabun pembersih kewanitaan yang mengandung pewangi, menjadi penyebab munculnya keputihan yang tidak normal. Jika cairan yang keluar dari Miss V menunjukkan ciri-ciri tidak normal, bisa jadi itu adalah pertanda adanya penyakit tertentu, mulai dari infeksi jamur sampai kanker serviks. Ini ciri-ciri keputihan yang tidak normal:

  • Terjadi Perubahan Tekstur, Warna dan Bau

Keputihan yang normal berwarna putih bening atau putih susu, tidak berbau, tebal dan lengket saat menjelang menstruasi, serta bening, basah dan licin saat menjelang masa subur. Tapi jika cairan yang keluar dari Miss V berwarna kekuningan dan berbau tidak sedap, mungkin kamu terkena infeksi vagina akibat bakteri atau jamur.

  • Miss V Gatal dan Terasa Sakit

Selain tekstur, warna, dan bau, jika cairan keputihan menimbulkan rasa gatal dan sakit yang mengganggu, bisa jadi ada masalah serius dalam Miss V. Infeksi jamur misalnya, bisa menyebabkan timbul rasa gatal, bengkak, dan sakit di sekitar vulva. Miss V yang terkena infeksi jamur juga akan terasa sakit ketika berhubungan intim.  

  • Berbusa

Keputihan normalnya tidak berbusa. Tapi jika cairan keputihan sampai berbusa dan berbau tidak sedap, itu berarti kamu terkena trikomoniasis. Penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit bernama trichomonas vaginalis ini membuat cairan keputihan jadi berwarna kuning atau kehijauan, berbusa, berbau busuk, dan membuat Miss V jadi gatal dan nyeri saat buang air kecil.  

  • Miss V Membengkak

Keputihan yang normal tidak akan sampai menimbulkan rasa gatal. Jika saat keputihan, muncul rasa gatal atau perih, kemerahan, bahkan pembengkakan pada Miss V, itu tandanya kamu terkena vaginosis bakteri. Infeksi ringan pada Miss V ini disebabkan oleh bakteri yang merugikan atau pathogen, dan bisa membuat cairan keputihan berubah warna menjadi putih, abu-abu, atau kuning dan disertai dengan bau amis dan gatal. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami vaginosis bakteri.

  • Terdapat Bercak Darah

Jika pada cairan keputihan ada bercak darah, padahal saat itu kamu sedang lagi enggak menstruasi, hati-hati, mungkin saja kamu mengidap penyakit seksual menular. Ciri-cirinya adalah keputihan berwarna kuning atau keruh disertai nyeri panggul, pendarahan diluar siklus haid dan keluar air seni tanpa disadari.

  • Radang Panggul

Keputihan yang sampai menyebabkan radang panggul memang harus diwaspadai, karena bisa jadi itu adalah tanda keputihan yang berbahaya. Penyakit kronik seperti kanker serviks dan kanker endometrium juga ditandai dengan keputihan berwarna cokelat atau merah, disertai nyeri panggul dan pendarahan pada Miss V.

Kalau kamu mengalami tanda-tanda keputihan yang tidak normal seperti disebutkan di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan secepatnya. Kamu juga bisa membicarakan masalah yang terjadi pada Miss V kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Hubungi dokter Halodoc melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja.

Halodoc juga memudahkan kamu untuk mendapatkan produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan. Tinggal order melalui aplikasi dan pesanan akan diantar dalam satu jam. Ingin melakukan tes kesehatan? Halodoc kini memiliki fitur Lab Service untuk melakukan berbagai macam tes kesehatan. Ayo, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.