Diet Sambil Puasa, Begini Caranya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Diet Sambil Puasa, Begini Caranya

Halodoc, Jakarta - Saat berpuasa, kita dituntut untuk menahan makan dan minum selama belasan jam. Karena itu, puasa sering dikaitkan dengan penurunan berat badan. Tak heran, banyak orang yang memanfaatkan bulan puasa untuk melakukan diet. Namun, tak sedikit orang malah mengalami kenaikan berat badan saat berpuasa. Tentunya ada hal yang salah dengan cara yang diterapkan.

Kalau kamu termasuk salah satunya, sebaiknya mulai sekarang coba perhatikan makanan dan minuman apa yang perlu dikonsumsi saat berpuasa. Lantas, hal apa saja yang perlu diperhatikan saat menjalankan diet di bulan puasa? Untuk lebih jelasnya, yuk simak tips diet sambil puasa di bawah ini.

Baca Juga: Inilah 6 Makanan yang Tren di 2019

1. Minum Banyak Air Putih

Tubuh akan kehilangan banyak cairan saat berpuasa. Maka dari itu, kamu perlu memenuhi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka. Untuk memenuhi kebutuhan cairan harian, kamu perlu minum setidaknya delapan gelas per hari. Kamu bisa menggunakan rumus 2–4–2, yaitu dua gelas saat sahur, dua gelas ketika berbuka puasa, dua gelas setelah salat Tarawih, dan dua gelas sebelum tidur.

Terdapat penelitian yang menunjukan bahwa minum air putih bisa meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen. Tentunya, ini efektif untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan.

2. Hindari Makanan yang Digoreng

Gorengan memang terlihat menggiurkan dan cocok untuk disantap saat berbuka puasa. Namun, makanan yang digoreng ini bisa menggagalkan dietmu. Pasalnya, makanan yang digoreng mengandung lemak jenuh menyebabkan kamu gemuk. Jadi, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang digoreng saat berbuka maupun sahur.

Kamu bisa menggantinya dengan makanan yang direbus, kukus, ataupun yang dipanggang. Selain itu, bisa mengganti makanan lemak jenuh dengan lemak tak jenuh yang lebih aman untuk kamu yang sedang menjalani diet. Kamu bisa mendapatkan asupan lemak tidak jenuh dari alpukat, ikan, dan kacang-kacangan.

3. Hindari Makanan dan Minuman Mengandung Tinggi Gula

Puasa menyebabkan kadar gula darah menurun. Itu sebabnya, kamu harus tetap mendapatkan asupan gula untuk mengembalikan energi yang telah hilang selama puasa. Gula bisa kamu dapatkan melalui makanan yang mengandung karbohidrat dan minuman manis. Tapi ingat, jangan mengonsumsinya secara berlebihan.

Sirup warna-warni yang dingin atau es teh manis memang segar diminum untuk membatalkan puasa. Namun, minuman tersebut mengandung gula yang sangat tinggi yang dapat mengakibatkan perut kembung dan menghambat sistem pencernaan. Konsumsi nasi terlalu banyak juga tidak baik, karena dapat meningkatkan kadar gula darah secara signifikan.

Jadi, sebaiknya kendalikan asupan gula saat berpuasa. Pilihlah makanan berkarbohidrat kompleks untuk menambah energi setelah berpuasa, seperti buah, sayur, dan nasi merah.

Baca Juga: 6 Cara Mudah Menurunkan Berat Badan Selain Diet dan Olahraga

4. Makan Secara Perlahan

Saat berbuka puasa, pasti rasanya ingin memakan makanan dengan lahap. Namun, makan terlalu cepat dalam jumlah banyak dapat mengganggu sistem pencernaan dan membuat berat badan naik secara drastis. Karena itu, sebaiknya kunyah makanan secara perlahan dan makanlah secara bertahap. Misalnya, kamu bisa berbuka dengan segelas air putih dan beberapa butir buah kurma. Setelah 15–20 menit, barulah konsumsi makanan berat.

5. Tetap Berolahraga

Puasa bukan berarti tidak bisa berolahraga. Justru dengan berolahraga, tubuh kamu akan semakin kuat dan tetap segar menjalankan aktivitas sehari-hari. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk tidak melakukan olahraga saat berpuasa. Namun, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan olahraga di bulan puasa.

Sebaiknya, lakukan olahraga saat sore atau malam hari. Selain itu, pilihlah olahraga ringan, seperti squat, burpee, sit-up, atau lari selama 30 menit.

6. Tidur yang Cukup

Jaga waktu tidur tetap tercukupi. Pasalnya, kurang tidur saat puasa bisa mengganggu sistem metabolisme tubuh. Akibatnya, tubuh tidak bisa membakar timbunan lemak secara efektif. Selain itu, kurang tidur juga bisa meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah. Ini bisa menyebabkan kamu jadi kalap dan makan terlalu banyak saat berbuka puasa.

Baca Juga: Ini Cara Diet untuk Orang yang Malas

Itulah tips diet saat berpuasa yang bisa kamu terapkan. Kalau punya pertanyaan seputar kesehatan lainnya, tanya saja ke dokter Halodoc. Gunakan fitur  Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!