Diet Tepat untuk Pengidap Anemia Defisiensi Zat Besi dan Folat

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Diet Tepat untuk Pengidap Anemia Defisiensi Zat Besi dan Folat

Halodoc, Jakarta - Anemia adalah kondisi yang terjadi ketika kamu tidak memiliki cukup sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Salah satu alasannya adalah tidak cukup hemoglobin untuk membuat sel darah merah. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, anemia bisa terjadi ketika kamu tidak mendapatkan asupan vitamin B atau asam folat yang cukup.  Agar tubuh tetap terjaga kesehatannya, diperlukan diet sehat untuk pengidap anemia.

Anemia defisiensi asam folat bisa terjadi karena beberapa alasan. Kurangnya asupan asam folat adalah yang paling sering ditemukan. Hal ini bisa juga terjadi karena kamu terlalu banyak konsumsi alkohol, sehingga usus kesulitan menyerap asam folat. Adanya gangguan kesehatan pada perut juga bisa menjadi indikasi. Salah satunya adalah ketika kamu memiliki riwayat penyakit Celiac atau kanker yang berisiko pada anemia.

Supaya kesehatan tubuh tetap terjaga, terutama untuk pengidap anemia defisiensi zat besi dan folat, tentu makanan yang harus dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Berikut adalah diet sehat untuk pengidap anemia:

  • Hati

Tidak sedikit orang menghindari bagian dalam hewan, atau yang dikatakan jerohan. Ternyata ini adalah sumber zat besi yang cukup baik. Hati bisa dibilang daging organ yang paling populer karena kaya zat besi dan folat. Beberapa daging organ lain yang tinggi kandungan zat besinya adalah jantung atau lidah sapi.

Baca juga: Bukan Penyakit Akut, Anemia Defisiensi Zat Besi dan Folat Bisa Sebabkan Kematian?

  • Kacang-Kacangan

Diet sehat untuk pengidap anemia berikutnya adalah konsumsi kacang-kacangan. Sama halnya dengan organ, kacang adalah makanan sumber zat besi yang baik untuk diet, terutama diet vegan. Makanan ini juga terbilang murah dan mudah diolah. Beberapa opsi kacang yang kaya zat besi adalah kacang merah, buncis, kedelai, kacang polong, dan kacang merah.

  • Seafood

Beberapa makanan laut menyediakan zat besi heme. Kerang, tiram, dan udang adalah tiga sumber yang paling baik. Namun, mayoritas ikan mengandung zat besi, dengan jenisnya seperti sarden, tuna segar atau kalengan, atau salmon.  Tetapi, perhatikan juga salmon kaya kalsium, yang akan mengikat zat besi dan mengurangi penyerapannya.

Makanan tinggi kalsium tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan makanan yang kaya zat besi. Beberapa makanan yang kaya kalsium seperti susu, yoghurt, kefir, brokoli, dan tofu. Jadi, jika sedang konsumsi ikan, sebaiknya tidak dipadukan dengan jenis makanan di atas.

Baca juga: 3 Fakta Tentang Anemia Defisiensi Zat Besi dan Folat

  • Daging

Semua daging, termasuk daging unggas mengandung zat besi. Daging merah, daging domba, dan daging rusa adalah tiga sumber yang paling baik. Jika ingin penyerapannya lebih sempurna, konsumsi daging dengan sayuran hijau. Jenis sayuran hijau mengandung zat besi non-heme, yang menjadikan penyerapan zat besi ke dalam tubuh lebih baik.

  • Sayuran Hijau

Sayuran hijau, terutama yang memiliki warna gelap adalah sumber zat besi non-heme terbaik. Jenisnya termasuk bayam, kubis, dan sawi. Beberapa jenis sayuran juga tinggi kandungan oksalat, seperti bayam dan kangkung. Meski baik untuk pengidap anemia, jangan hanya bergantung pada jenis makanan ini.

Baca juga: Ini yang Dimaksud dengan Anemia Pernisiosa


Itu dari beberapa menu diet sehat untuk pengidap anemia. Jika kamu memiliki pertanyaan lain seputar diet ini, kamu bisa langsung menanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Aplikasi ini bisa kamu download di ponsel melalui Play Store atau App Store. Setelah mengunduh aplikasi Halodoc, kamu tinggal pilih layanan Tanya Dokter. Mudah kan?