07 March 2018

Efektifkah Penggunaan Obat Kuat?

Efektifkah Penggunaan Obat Kuat

Halodoc, Jakarta – Para pria pastinya ingin punya stamina yang kuat saat berhubungan intim agar bisa bertahan lebih lama untuk memuaskan pasangan. Tapi, mendapatkan stamina yang prima bukanlah hal yang mudah, apalagi jika aktivitas seksual dilakukan pada malam hari saat energi sudah cukup terkuras untuk bekerja di siang harinya.

Akhirnya, seringkali hubungan intim tidak bisa berlangsung lama dan maksimal. Bahkan kadang-kadang Mr P pun sulit ereksi. Untuk mengatasi hal tersebut, kebanyakan pria memilih untuk menggunakan obat kuat untuk mendongkrak staminanya. Tapi, apakah obat kuat efektif untuk meningkatkan stamina pria?

Kenali Masalah Disfungsi Seksual

Sebenarnya obat kuat dirancang untuk mengatasi disfungsi seksual yang sering dialami oleh para pria. Disfungsi seksual merupakan masalah yang menghalangi seseorang memiliki hasrat seksual atau mendapat kepuasan dalam kegiatan seksual. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada pria, tapi juga wanita. Pada pria, siklus respons seksual yang normal berawal dari rangsangan yang ditangkap oleh panca indera (fase perangsangan), kemudian otak memerintahkan Mr P untuk ereksi (fase plateau). Ketika ereksi terjadi dan berlangsung lama, barulah hubungan intim bisa dilakukan dengan maksimal (fase orgasme).

Namun, karena faktor-faktor tertentu seperti penyakit (diabetes, hipertensi, stroke), kelelahan, gaya hidup yang tidak sehat, stres dan depresi, pria bisa mengalami disfungsi seksual. Kondisi tersebut menyebabkan pria mengalami masalah ini:

  • Mengalami disfungsi ereksi, yaitu kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi Mr P yang cukup untuk melakukan hubungan intim yang baik. (Baca juga: Kenalan dengan Disfungsi Ereksi Pada Kaum Adam)
  • Mengalami gangguan ejakulasi, yaitu ejakulasi yang terlalu dini, ejakulasi yang lambat dan ejakulasi berbalik (ejakulasi yang kembali ke kandung kemih, bukan keluar di ujung penis).
  • Kehilangan gairah seksual. Karena rendahnya jumlah hormon testosteron dalam tubuh, seorang pria bisa sama sekali tidak bergairah untuk melakukan hubungan seksual.

Para pria yang mengalami masalah disfungsi seksual ini cenderung merasa stres dan tidak percaya diri, lantaran tidak bisa memuaskan pasangannya. Makanya, untuk mengatasi masalah ini secara cepat, kebanyakan pria memilih untuk mengonsumsi obat kuat.

Cara Kerja Obat Kuat

Pada dasarnya, rata-rata obat kuat berfungsi untuk membantu proses terjadinya ereksi, tapi ada juga sebagian obat yang hanya berperan sebagai perangsang agar Mr P dapat berereksi. Berikut beberapa jenis obat kuat beserta cara kerjanya:

  • Sildenafil atau Viagra

Jenis obat kuat ini sangat populer dan paling banyak dicari oleh para pria. Cara kerja sildenafil atau viagra adalah meningkatkan aliran darah ke penis dalam menanggapi rangsangan seksual. Jadi, setelah meminum obat kuat tersebut, Mr P tetap perlu mendapatkan rangsangan seksual agar bisa terjadi ereksi. Reaksi sildenafil akan terasa sekitar 30 menit sebelum berhubungan intim.

  • Vardenafil atau Levitra

Levitra adalah PDE-5 inhibator (obat yang memblokir enzim phosphodiesterase tipe 5) kedua yang hadir di pasar Amerika Serikat dan telah disetujui oleh FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS) pada tahun 2003. Cara kerjanya sama seperti viagra, yaitu membantu Mr P berereksi dengan mengalirkan darah ke organ intim tersebut. Namun, khasiat Levitra bsia dirasakan lebih cepat, yaitu sekitar 25 menit setelah dikonsumsi.

  • Tadalafil atau Cialis

Setelah Levitra, Cialis adalah PDE-5 inhibitor ketiga yang dipasarkan di Amerika Serikat. Obat kuat ini juga terbukti efektif membantu ereksi dan reaksinya dapat dirasakan 16-45 menit setelah mengonsumsi. Durasi kerja Cialis bisa bertahan hingga 2 sampai 3 jam.

Setelah sesi hubungan intim selesai, ereksi akan hilang dan bisa bangkit kembali jika mendapatkan rangsangan seksual lagi. Kamu hanya cukup mengonsumsi satu kali obat kuat untuk mendapatkan ereksi berulang-ulang. Namun, perlu diingat bahwa ketiga obat kuat tersebut memberikan efek samping yang berbeda-beda terhadap kesehatan tubuh. Jadi, sebaiknya tidak mengandalkan penggunaan obat kuat, tapi mulailah menerapkan gaya hidup sehat yang bisa meningkatkan stamina secara alami.

Nah, untuk membeli suplemen dan vitamin yang kamu butuhkan, enggak perlu repot-repot ke apotek, pakai saja aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google.