Diet Golongan Darah, Efektifkah?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Diet Golongan Darah, Efektifkah?

Halodoc, Jakarta – Jika kamu termasuk orang yang sering mencoba berbagai metode diet untuk menurunkan berat badan, kamu tentu pernah dengar tentang diet golongan darah, bukan? Seperti namanya, diet ini dilakukan berdasarkan jenis golongan darah masing-masing. Namun, benarkah diet golongan darah ini efektif untuk turunkan berat badan?

Secara singkat, diet golongan darah menekankan bahwa tidak semua orang memiliki cara yang sama untuk menurunkan berat badan. Namun sebenarnya, diet jenis apapun dapat menyebabkan penurunan berat badan, kok. Hanya saja keefektifan dan seberapa banyak berat badan yang turun akan tergantung pada jumlah kalori yang dikonsumsi, usia, dan seberapa aktif kamu bergerak.  

Baca juga: Rahasia Bentuk Tubuh Ideal dengan Diet Golongan Darah

Perlu diingat bahwa penurunan berat badan dari diet tertentu, termasuk diet golongan darah, tidak selalu bisa dibilang sehat. Ketika kamu berhasil menjalankan diet, tetapi malah merasakan efek samping seperti lemas dan mudah lelah, bisa jadi metode diet yang kamu jalani salah.

Terkait diet golongan darah, hingga saat ini belum ada penelitian yang benar-benar membuktikan bahwa metode diet ini merupakan yang paling efektif dalam menurunkan berat badan, sekaligus menyehatkan tubuh. Jika kamu ingin tahu metode diet sehat seperti apa yang cocok untukmu, kamu bisa berdiskusi langsung dengan dokter gizi di aplikasi Halodoc, lewat Chat atau Voice/Video Call.

Golongan Darah atau Pilihan Makanan?

Karena aturan utamanya adalah pilihan jenis makanan yang cocok untuk golongan darah tertentu, hal ini bisa menjadi “boomerang” jika diterapkan oleh pengidap penyakit tertentu, seperti diabetes dan penyakit ginjal. Terlebih, cara diet ini tidak mempertimbangkan kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan, melainkan hanya berdasarkan satu faktor, yaitu golongan darah. Pola makan dalam diet golongan darah ini juga tidak mempertimbangkan jika seseorang mengidap kondisi kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi. 

Baca juga: Olahraga yang Cocok Sesuai Golongan Darah

Tidak ada penelitian yang membuktikan diet golongan darah ini dapat membantu tingkatkan kinerja sistem pencernaan atau membuat tubuh lebih berenergi. Penurunan berat badan karena diet ini kemungkinan terjadi karena pelakunya mengurangi konsumsi makanan kurang sehat, seperti makanan siap saji atau yang mengandung banyak gula. Hal ini berarti keberhasilan menurunkan berat badan bukan berdasarkan golongan darah, tetapi dari pilihan makanan, bukan?

Jika memang begitu, berarti kamu hanya perlu menjalani diet sehat dengan melakukan pemilihan jenis makanan bergizi seimbang, ketimbang mempertimbangkan golongan darah kamu. Apalagi, jika kamu membatasi jenis makanan tertentu terlalu ketat, karena tidak sesuai yang disarankan dalam diet golongan darah. Hal ini sangat berisiko dan dapat membuat kamu mengalami kekurangan nutrisi.

Baca juga: Perlu Tahu, Inilah Hubungannya Infeksi dengan Golongan Darah

Ketika kamu kekurangan nutrisi penting seperti kalsium, zat besi, dan berbagai vitamin, akan ada risiko penyakit serius yang mengintai, seperti osteoporosis, anemia, hingga berbagai defisiensi vitamin. Jadi, jika kamu ingin menurunkan berat badan dengan mencoba metode diet tertentu, sebaiknya pilih metode diet yang telah didukung dengan bukti ilmiah. Jangan lupa untuk seimbangkan dengan olahraga teratur, dan konsultasi dengan dokter gizi untuk mendapatkan saran terbaik terkait diet yang kamu jalani.

 

 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. The Blood Type Diet.
NCBI, The American Journal of Clinical Nutrition,98(1),pp.99-104. Diakses pada 2019. Blood type diets lack supporting evidence: a systematic review. 
Healthline. Diakses pada 2019. The Blood Type Diet:an Evidence-Based Review.