Enggak Hanya Pengusir Kantuk, Kopi Bisa Cegah Penyakit Parkinson

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Enggak Hanya Pengusir Kantuk, Kopi Bisa Cegah Penyakit Parkinson

Halodoc, Jakarta – Parkinson, adalah salah satu penyakit yang menyerang bagian saraf. Penyakit saraf yang memburuk secara bertahap serta memengaruhi otak yang berfungsi untuk mengendalikan tubuh. Pengidap penyakit ini kesulitan untuk mengatur gerakan tubuhnya untuk berbicara, menulis, dan bergerak.

Ada beberapa tahapan yang dilalui pengidap Parkinson. Pada stadium awal, penyakit Parkinson tergolong ringan dan tidak mengganggu aktivitas pengidapnya. Biasanya gejala Parkinson mulai terlihat ketika pengidap memasuki tahap ke dua. Memasuki stadium ke tiga, pengidap Parkinson mengalami gejala seperti gerakan yang melambat dan cukup mengganggu aktivitas.

Jika tidak diatasi, kondisi ini masuk pada stadium ke empat, kondisi ini membuat pengidap kesulitan untuk berjalan dan bergerak. Pada tahap akhir, pengidap Parkinson membutuhkan bantuan orang lain untuk menjalani aktivitas sehari-hari karena ia sudah kesulitan untuk berdiri atau berjalan.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Penyakit Parkinson Secara Alami

Ada beberapa gejala umum yang dialami oleh seseorang yang mengalami Parkinson seperti otot yang terasa kaku, gerakan melambat secara bertahap, kesulitan berjalan, sulit menelan, masalah keseimbangan dan sering kehilangan ekspresi.

Penyakit Parkinson adalah penyakit yang terkait dengan adanya kerusakan sel saraf pada bagian otak yang berfungsi memproduksi dopamin. Ketika sel saraf rusak atau mati, tentu sel dopamine dalam otak berkurang. Akibatnya gerak tubuh menjadi lambat atau tidak normal. Ada beberapa faktor yang menyebabkan sel saraf tersebut rusak, seperti riwayat keluarga yang mengidap Parkinson atau faktor lingkungan seperti terpapar pestisida, herbisida, dan terlalu banyak paparan polusi udara.

Baca juga: Kenali 4 Tanda Awal Penyakit Parkinson

Penyebab Parkinson

Ada beberapa faktor lain yang menyebabkan kerusakan saraf penyebab penyakit Parkinson, seperti:

1. Usia

Umumnya penyakit Parkinson dialami oleh seseorang yang sudah memasuki usia 60 tahun keatas. Penyakit Parkinson jarang dialami oleh orang yang masih memiliki usia muda.

2. Adanya Lewy Body

Lewy body adalah jumlah yang tidak normal dari protein yang terbentuk di dalam saraf.

Cegah Parkinson dengan Kopi

Tahukah kamu kopi terkenal mampu membuat orang terjaga, tapi ternyata kopi juga bermanfaat untuk mencegah penyakit Parkinson. Kopi mengandung ratusan senyawa yang bisa berinteraksi dengan zat kimia dalam tubuh. Salah satu kandungan yang ditemukan para peneliti dalam kopi adalah EHT atau Eicosanoyl-5-hydroxytryptamide.

Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Rutgers Robert Wood Johnson Medical School Institute for Neurological Therapeutics di New Jersey, Amerika Serikat, mengatakan EHT adalah turunan asam lemak dari serotonin dalam lapisan biji kopi yang mengandung anti inflamasi dan mampu melindungi saraf. EHT disebut mampu untuk memperlambat timbulnya Parkinson.

Meskipun kopi bisa mencegah Parkinson, sebaiknya batasi pengonsumsian kopi karena kopi mengandung kafein yang dampaknya juga tidak terlalu baik jika secara berlebihan.

Selain dengan kopi, kamu bisa mencegah penyakit Parkinson dengan gaya hidup sehat. Berolahraga secara teratur membantu kamu untuk menjaga kelenturan otot. Mulailah dengan melakukan olahraga ringan setiap hari agar kamu terhindar dari penyakit salah satunya penyakit Parkinson.

Jika kamu memiliki keluhan terhadap kesehatan tubuh, kamu bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: 7 Fakta tentang Penyakit Parkinson