Fakta Ilmiah di Balik Si Pencinta Warna Merah

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Fakta Ilmiah di Balik Si Pencinta Warna Merah

Halodoc, Jakarta – Ada yang bilang, penampilan dan cara seseorang berpakaian bisa menggambarkan karakter dan kepribadiannya. Hal ini tidak bisa dibilang salah, karena dari pemilihan warna favorit saja, karakter seseorang sudah bisa sedikit terlihat. Dari segi ilmiah, ada yang namanya psikologi warna, yaitu cara mengetahui karakter seseorang dari warna kesukaannya. Lalu, seperti apa karakter penyuka warna merah?

Warna merah sering dikaitkan dengan karakter orang yang pemberani. Dari segi psikologi warna, orang yang menyukai warna merah umumnya memang memiliki karakter berani. Namun, ternyata bukan hanya berani, penyuka warna merah juga identik dengan beberapa karakter berikut:

1. Ceria dan Penuh Semangat

Penyuka warna merah biasanya mampu dengan mudah menarik perhatian orang lain, berkat pribadinya yang ceria. Tak jarang juga yang menilai mereka sebagai sosok yang selalu penuh semangat dan antusias dalam menjalani kesibukannya. Ketika sang penyuka warna merah mengenakan baju dengan warna kesukaannya itu, aura positif akan sangat terpancar dari dirinya. 

Baca juga: Warna Lidah Bisa Tunjukkan Kondisi Kesehatan

2. Percaya Diri dan Suka Jadi Pusat Perhatian

Soal kepercayaan diri, penyuka warna merah tidak perlu diragukan lagi deh. Sesulit apapun hari yang dilewati, mereka akan selalu bisa tampil percaya diri dan optimis. Berkat kepercayaan diri itulah mereka mampu menjadi sumber motivasi bagi orang lain di sekitarnya. 

Saking percaya dirinya, penyuka warna merah cenderung suka menjadi pusat perhatian. Bagaimana tidak, ketika berada di keramaian, orang yang berbaju merah tentu akan paling terlihat menonjol ketimbang orang yang mengenakan baju berwarna hitam atau hijau, bukan? 

3. Memiliki Jiwa Petualang yang Tinggi

Kepercayaan diri dan optimisme sang penyuka warna merah membuat mereka cenderung memiliki jiwa petualang yang juga tinggi. Mereka tidak takut menghadapi tantangan, dan akan terus maju menjalaninya tanpa banyak mengkhawatirkan hambatan yang mungkin menghalangi. Intinya, si penyuka merah ini orangnya semangat dan optimis banget deh!

Baca juga: Before – After yang Perlu Diperhatikan Saat Mewarnai Rambut

4. Pandai Bergaul

Penyuka warna merah yang enerjik biasanya merupakan tipe ekstrovert yang pandai bergaul. Mereka tidak menemukan kesulitan untuk bergaul dengan siapapun, dan tidak terlalu pemilih dalam mencari teman. Penyuka merah akan berteman dengan siapapun, selama ia bisa memilah mana sisi baik dan buruk jika berteman dengan seseorang.

Jika mendapat teman yang memiliki banyak sisi buruk, si penyuka merah tidak akan terpengaruh dengan keburukan teman tersebut, dan hanya akan menjadikannya teman biasa. Namun jika mereka menemukan teman yang punya sisi baik, mereka akan menjadikannya sahabat baik.

5. Egois dan Narsis

Di balik pribadi yang percaya diri dan mudah memotivasi orang lain, si penyuka warna merah juga memiliki sisi atau karakter yang menjadi kekurangannya. Kekurangan yang umum ditemukan pada penyuka warna merah adalah sifat yang egois dan narsis. Hal ini karena mereka sering beranggapan bahwa dirinya berbeda dan paling menonjol, dibanding orang lain. Sifat inilah yang pada akhirnya membuat mereka menjadi pribadi yang egois dan tidak mau kalah dari orang lain.

Baca juga: 7 Arti Warna Darah Menstruasi yang Perlu Diketahui

Nah, itu dia beberapa analisis psikologi terhadap penyuka warna merah. Perlu diketahui bahwa beberapa karakter tersebut hanyalah analisis umum dari segi psikologi warna. Faktanya, karakter dan kepribadian manusia itu sangat beragam dan tidak bisa hanya dinilai dari warna apa yang ia suka. 

Jika kamu ingin tahu lebih lanjut tentang kepribadian dan kondisi psikologis kamu, diskusilah dengan psikolog di aplikasi Halodoc. Semudah berbagi kabar dengan Si Dia, kamu bisa mengobrol lebih lanjut dan tanyakan apapun seputar masalah psikologismu dengan psikolog, lewat Chat atau Voice/Video Call. Jadi, jangan lupa download aplikasinya di ponselmu, ya.

Referensi:

Verywell Mind. Diakses pada 2019. The Color Psychology of Red

Color Psychology Meaning. Diakses pada 2019. Red Color.