Ganti Susu Sapi dengan Kedelai, Sama Manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
ganti-susu-sapi-dengan-kedelai-sama-manfaatnya-halodoc

Halodoc, Jakarta – Manfaat susu sapi sudah tidak perlu diragukan lagi, terutama bagi anak-anak yang masih dalam pertumbuhan. Selain mengandung berbagai macam vitamin, susu sapi murni juga mengandung asam amino yang penting untuk pertumbuhan tubuh. Susu sapi juga mengandung kolin yang berperan penting dalam gerakan otot, kemampuan belajar, dan memori. 

Namun sayangnya, tidak semua anak dapat mengonsumsi susu sapi. Beberapa anak memiliki alergi terhadap kandungan laktosa dalam susu sapi. Nah, sebagai alternatif, susu sapi bisa diganti dengan susu kedelai. Namun, apakah susu kedelai memiliki manfaat kesehatan yang sama dengan susu sapi? Yuk, cari tahu jawabannya di sini.

Baca juga: 7 Jenis Susu yang Perlu Diketahui Serta Manfaatnya

Ketahui Bedanya Kandungan Nutrisi Susu Sapi dengan Susu Kedelai

Sebelum mulai mengganti susu sapi dengan susu kedelai, ada baiknya kamu ketahui dulu apa perbedaan nutrisi yang dimiliki kedua jenis susu tersebut. Hal yang pertama, susu sapi mengandung kalori yang lebih tinggi dari susu kedelai. Bila secangkir susu kedelai tanpa pemanis buatan hanya mengandung kurang lebih 80–100 kalori, susu sapi bisa mencapai 150 kalori.

Begitu juga dengan kandungan nutrisi lainnya, susu kedelai hanya mengandung 4 gram karbohidrat dan 4 gram lemak, sedangkan secangkir susu sapi mampu memberikan 12 karbohidrat dan 8 gram lemak. Namun, jumlah kandungan protein dalam kedua susu ini hampir setara, yaitu sebanyak 8 gram dalam susu sapi dan 7 gram dalam susu kedelai.

Ini karena berasal dari sumber nabati (tumbuhan), susu kedelai memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah, serat yang lebih tinggi, dan bebas kolesterol. Susu kedelai juga tidak mengandung laktosa. Sayangnya, jumlah kandungan kalsium dan vitamin D dalam susu kedelai tidak sebanyak susu sapi yang memang sudah dikenal kaya akan nutrisi penguat tulang tersebut.

Manfaat Susu Kedelai yang Tidak Kalah dari Susu Sapi

Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat yang setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan di Indonesia mengungkapkan bahwa tidak masalah bila ingin mengganti susu sapi dengan susu kedelai untuk anak. Apalagi bagi anak yang memiliki alergi terhadap laktosa susu sapi. Bahkan, dilansir dari laman Very Well Health, tidak ada perbedaan khusus pada pertumbuhan dan perkembangan antara anak yang diberikan susu sapi dengan yang diberikan susu kedelai.  

Nyatanya, susu kedelai juga tidak kalah bermanfaat dari susu sapi. Berikut ini beberapa kebaikan susu kedelai:

  • Susu kedelai merupakan sumber protein, vitamin A, vitamin B12, potassium, dan isoflavon yang baik, ditambah lagi kaya akan kalsium dan vitamin D.

  • Susu kedelai mengandung protein yang setara dengan susu sapi, tetapi lebih rendah kalori daripada susu sapi.

  • Susu kedelai mengandung sedikit sekali lemak jenuh.

Tidak hanya bagi anak yang alergi susu sapi, susu kedelai juga sangat baik dikonsumsi oleh orang yang memiliki tekanan darah tinggi.

Baca juga: Intoleransi Laktosa pada Bayi, Ibu Harus Apa?

Kekurangan Susu Kedelai yang Perlu Diperhatikan

Meski memiliki beragam nutrisi, tetapi susu kedelai juga punya kekurangan yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Susu Kedelai Juga Bisa Menimbulkan Alergi

Dr. William Sears, seorang penulis buku The Baby Book, tidak terlalu merekomendasikan susu kedelai sebagai asupan susu utama untuk anak. Hal ini karena sekitar 30–50 persen anak yang punya alergi terhadap susu sapi, biasanya juga memiliki alergi terhadap susu kedelai. Meskipun tidak selalu.

Selain itu, protein yang terkandung dalam susu kedelai dipercaya merupakan penyebab munculnya gejala alergi berupa mual, muntah, ruam pada kulit, diare, sakit perut, dan lain-lain.

  • Tidak Baik untuk Kondisi Tiroid

Terlalu banyak konsumsi kedelai dapat memperparah orang yang mengidap penyakit tiroid atau kondisi lainnya.

  • Dapat Menyebabkan Masalah Kesuburan

Sebuah penelitian di Harvard pada tahun 2008 menunjukkan bahwa asupan makanan berbasis kedelai yang tinggi dapat menyebabkan masalah kesuburan dan jumlah sperma yang lebih rendah.

Baca juga: Susu Sapi atau Kedelai yang Paling Baik untuk Orang Dewasa?

Oleh karena itu, sebaiknya bicarakan dulu pada dokter bila ingin mengganti susu sapi dengan susu kedelai. Kamu juga bisa meminta saran kesehatan mengenai konsumsi susu kedelai pada dokter Halodoc. Caranya, hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Comparing Milks: Almond, Dairy, Soy, Rice, and Coconut.
Verywell. Diakses pada 2019. Overview of Soy Milk Baby Formula.