• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Jangan Percaya 6 Hoax Kesehatan Ini

Hati-Hati, Jangan Percaya 6 Hoax Kesehatan Ini

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Peran teknologi kini ternyata belum bisa sepenuhnya menggantikan mitos-mitos yang telah dibawa sejak dulu. Jangan sampai salah kaprah, berikut adalah mitos kesehatan yang tidak boleh dipercaya sepenuhnya!

Baca juga: Mitos atau Fakta, Masuk Angin Sembuh dengan Kerokan?

  • Jangan Menonton Televisi Terlalu Dekat

Banyak orangtua yang mengkhawatirkan anak-anak mereka menonton televisi dengan jarak yang terlalu dekat dengan layar. Memang, dahulu televisi memiliki layar cembung dengan tingkat pancaran radiasi yang besar, sehingga tidak aman jika menonton terlalu dekat. Namun, kini televisi sudah dilengkapi dengan “blue cut lens” yang dapat menyaring sinar radiasi berbahaya.

Bukan hanya alasan sinar blue cut yang berbahaya, duduk dekat televisi terlalu lama dapat membahayakan mata dan memberikan efek sakit kepala. Namun, tidak bagi anak-anak. Mereka nyatanya lebih fokus ketika duduk dekat dengan televisi tanpa merasakan lelah pada mata mereka, seperti yang dirasakan orang dewasa.

  • Enggak Apa-Apa, Belum 5 Menit

Ungkapan yang satu ini sering kali didengar ketika makan tidak sengaja terjatuh ke lantai. Padahal, jika kamu tahu, hanya butuh beberapa detik saja agar makanan di lantai terkontaminasi bakteri yang dapat membahayakan organ pencernaan. Jika sudah begitu, kamu akan mengalami masalah pada pencernaan, seperti diare. 

  • Lagi Sakit, Jangan Makan Es Krim

Mitos satu ini masih dipercaya sampai saat ini. Zaman dulu, orangtua selalu melarang anaknya untuk makan es krim saat sedang demam, karena dipercaya dapat memperparah sakit yang dialami. Kenyataannya, hal ini tidak benar, karena  yang dapat menyebabkan demam adalah infeksi bakteri atau virus, bukan suhu makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Es krim justru diperbolehkan untuk dikonsumsi saat sedang demam. Ketika anak demam, mereka tidak akan suka mengonsumsi makanan dan minuman, sebab mulut terasa pahit dan tubuh terasa lemas. Dalam hal ini, ibu bisa menyiasatinya dengan mengonsumsi es krim, karena di dalam es krim terdapat kandungan gula yang bermanfaat untuk memenuhi asupan nutrisi dan cairan guna melawan penyakit.

  • Jangan Minum Alkohol, Nanti Otak Rusak

Alkohol memang tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan, karena dapat merusak neuron pada otak yang menjadi pusat sel saraf dalam sistem saraf manusia. Namun, tidak membunuh sel otak itu sendiri. Jika alkohol sendiri dikonsumsi secara wajar dan tidak berlebihan, manfaat kesehatan bisa kamu ambil. 

Baca juga: Jangan Tertipu, Ini Mitos dan Fakta Hamil Muda

  • Harus Banyak Minum Air Putih

Banyak konsumsi air putih memang baik bagi kesehatan, terutama organ ginjal. Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak, kamu bisa saja mengidap keracunan air karena natrium dalam darah akan turun secara drastis. Sebaiknya, konsumsi air putih sebanyak 8 gelas setiap hari guna memenuhi kebutuhan tubuh.

  • Gula Merah Lebih Sehat dari Gula Putih

Gula merah tidak lebih alami dari gula putih hanya karena prosesnya lebih memakan sedikit waktu dan memiliki kandungan 5 persen tetes tebu yang memiliki sejumlah vitamin dan mineral. Bijaklah memilih apa yang kamu butuhkan, perhatikan masalah kesehatan apa yang bisa saja kamu alami jika mengonsumsinya secara berlebihan.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Sering Masturbasi Bisa Kena Kanker Prostat

Banyaknya mitos yang masih dipercaya hingga saat ini menuntut setiap orang untuk lebih cerdas dalam menyikapinya. Jika kamu ragu, silahkan bertanya pada dokter ahli di aplikasi Halodoc, ya! Tanpa perlu repot, komunikasi dengan dokter dapat dilakukan kapan dan di mana saja melalui Chat atau Voice/Video Call.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. Slideshow: 10 Health Myths Debunked.
MedExpress. Diakses pada 2019. 40 Health Myths You Hear Everyday.