• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Salah Ukuran Bra Ada Dampaknya

Hati-Hati, Salah Ukuran Bra Ada Dampaknya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Tahukah kamu kalau ternyata mayoritas wanita selama ini memilih ukuran bra yang salah? Studi tentang hal ini dilakukan oleh peneliti dari Biomechanics Research Laboratory, School of Health Sciences, University of Wollongong, New South Wales, Australia, pada 2010. Hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Science and Medicine in Sport ini menyebutkan bahwa sekitar 85 persen wanita menggunakan bra dengan ukuran yang salah atau tidak pas.

Mungkin terdengar sepele, tapi sebenarnya, penggunaan bra tidak boleh sembarangan alias harus sesuai ukuran lingkar dan cup payudara, lho. Hal ini dilakukan agar penggunaan bra bisa mengangkat payudara dan memperbaiki postur tubuh. Sebab jika tidak, penggunaan bra justru akan berdampak buruk. Kenapa bisa? Cari tahu dampak salah ukuran bra di sini, yuk!

Baca juga: Jenis dan Manfaat Bra yang Perlu Diketahui

Tanda Pakai Ukuran Bra yang Salah

Ukuran bra yang pas seharusnya tidak terlalu ketat ataupun terlalu longgar, sehingga bra akan tetap pada tempatnya saat kamu bergerak. Agar kamu tidak salah pilih bra, simak beberapa tanda pakai ukuran bra yang salah berikut ini:

  • Tali bra meninggalkan bekas.
  • Bra bergeser saat kamu bergerak.
  • Kawat bra terasa menusuk payudara.
  • Ada jarak di antara kedua payudara.
  • Bra yang digunakan tidak terasa nyaman.

Jika kamu merasakan salah satu atau beberapa tanda di atas, bisa jadi kamu menggunakan ukuran bra yang salah. Apa saja dampak buruk untuk tubuh jika salah ukuran bra? Berikut beberapa di antaranya:

1. Sakit Kepala

Bra yang kurang pas dapat menyebabkan kurangnya dukungan pada belahan dada. Akibatnya, otot leher dan punggung atas harus bekerja lebih keras untuk menopang payudara. Kondisi inilah yang bisa memicu munculnya rasa sakit kepala belakang.

Baca juga: Ternyata Tidak Mengenakan Bra Punya Manfaat Ini

2. Muncul Rasa Nyeri

Bra yang terlalu ketat akan menekan otot-otot tubuh. Misalkan otot trapezius yang menghubungkan bahu dan leher. Adanya tekanan terus-menerus pada otot ini menyebabkan nyeri pada bahu dan leher. Tekanan pada otot dada juga bisa menyebabkan masalah pada peredaran darah, sehingga bisa memicu nyeri pada dada. tekanan pada tulang rusuk akibat bra yang terlalu ketat juga bisa menyebabkan nyeri pada punggung.

3. Payudara Kendur

Ukuran bra yang salah bisa membuat payudara kendur. Ini karena menggunakan ukuran bra yang terlalu ketat atau terlalu longgar akan membuat jaringan pengikat sendi tertarik. Akibatnya, payudara akan semakin kendur karena enggak mendapatkan perlindungan dan dukungan yang pas.

4. Ruam pada Payudara

Penggunaan bra yang terlalu ketat dapat melukai kulit sekitar payudara, salah satunya menimbulkan penebalan dan pengelupasan kulit yang disertai rasa gatal dan kemerahan.

Nah, itulah 4 dampak buruk bagi tubuh jika kamu salah memilih ukuran bra. Jika kamu mengalami ruam, gatal, atau gejala lainnya karena salah pilih bra, kamu bisa diskusikan dengan dokter di aplikasi Halodoc. Kalau dokter meresepkan obat, kamu bisa langsung memesan obatnya lewat aplikasi juga, lho.

Baca juga: Benarkah Memakai Bra Saat Tidur Berbahaya?

Cara Menentukan Ukuran Bra yang Pas

Jika salah memilih ukuran bra ternyata berbahaya bagi kesehatan, lalu bagaimana cara memilih ukuran bra yang tepat? Ukuran bra terdiri dari dua bagian, yaitu lingkar payudara dan cup. Keduanya diukur dengan cara yang berbeda, yaitu:

1. Lingkar Dada Payudara

Untuk menentukan bagian lingkar payudara, kamu perlu mengukur sekeliling lingkar bagian bawah payudara (under bust). Jika hasil ukur ganjil, kamu perlu menambah 5 inch. Sedangkan jika hasil ukur genap, kamu perlu menambah 4 inch. Misalkan hasil ukur kamu 30 inch, maka, kamu perlu menambahkan 4 inch sehingga kamu bisa memilih bra dengan ukuran 34.

2. Cup Payudara

Untuk menentukan bagian cup payudara, kamu perlu menghitung lingkar dada yang berada di sekeliling titik tertinggi payudara (top bust). Jika ukuran lingkar dada pertama dan kedua tidak ada selisihnya, itu berarti ukuran cup payudara kamu adalah A. Namun jika ada selisihnya,  setiap selisih 1 inch, ukuran cup payudara kamu akan bertambah satu size dari A, B, C, D, E, dan seterusnya.

Misal, jika lingkar dada pertama kamu 34 inch dan kedua 35 inch. Karena ada selisih 1 inch, itu berarti cup payudara kamu adalah B. Jadi kamu bisa memilih bra dengan ukuran 34 B. Jika kamu mengukurnya dengan hitungan sentimeter, kamu perlu membagi ±2 hasil ukurmu. Karena 1 inch setara dengan 2-3 sentimeter. Jadi misalnya, hasil ukur lingkar dada kamu 63 sentimeter, itu berarti dalam hitungan inch, lingkar dada kamu 30 inch.

 

Referensi:
Journal of Science and Medicine in Sport. Diakses pada 2020. Optimising breast support in female patients through correct bra fit. A cross-sectional study.
Diakses pada 2020.
Healthline. Diakses pada 2020. The No BS Guide to Finding Your Bra Size.