Hati-Hati, Stres Kerja Bisa Bikin Jerawat Bermunculan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
stres kerja, jerawat stres

Halodoc, Jakarta - Stres sebenarnya tidak menyebabkan jerawat secara langsung. Namun, stres dapat menjadi pemicu perubahan hormon yang dapat memperparah jerawat pada seseorang. Pada dasarnya, jerawat dapat diatasi dengan rutin membersihkan wajah. Namun, mengurangi tingkat stres juga penting dilakukan untuk mencegah adanya perubahan hormon, serta untuk menghindari masalah kesehatan lainnya yang lebih serius.

Baca juga: Begini Cara Menghilangkan Jerawat dengan Metode Alami

Jerawat Bisa Jadi Tanda sedang Stres Berat, Benarkah?

Ketika muncul beberapa jerawat secara bersamaan, pergi mengunjungi dokter kulit merupakan langkah yang paling baik dalam menangani jerawat. Namun, hal ini akan sia-sia jika kamu terus-menerus merasa stres. Jika memang stres bukan faktor utama terjadinya jerawat, mungkin jerawat bisa timbul karena adanya faktor lingkungan. Berikut beberapa ciri jika jerawat muncul akibat stres yang berlebihan:

  • Jerawat timbul saat tidak sedang menstruasi.

  • Jerawat lebih cepat membesar, meradang, serta dalam jumlah yang banyak.

  • Jerawat akan terasa sangat gatal, serta sulit disembuhkan dengan obat jerawat.

  • Jerawat timbul saat kamu sering begadang, susah tidur, atau sedang dalam masalah tertentu.

Saat stres biasanya seseorang akan menjalani kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol, makan berlebihan, serta mengonsumsi banyak gula. Hal tersebut akan membuat jerawat menjadi semakin parah, sebab gula yang kamu konsumsi secara berlebihan menyebabkan meningkatnya produksi hormon insulin dan memicu jerawat yang semakin parah.

Baca juga: Mengompres Muka dengan Air Hangat Bisa Sembuhkan Jerawat? 

Selain Stres, Jerawat dapat Dipicu Oleh Beberapa Hal Ini

Munculnya jerawat pada area wajah memang sangat menyebalkan, terutama bagi wanita. Seketika kepercayaan diri langsung menurun drastis karena wajah menjadi tak enak dipandang. Selain stres, beberapa hal yang dapat menyebabkan jerawat berlebih, antara lain:

  • Jarang membersihkan muka. Scrubbing merupakan salah satu cara yang paling ampuh dalam menghilangkan sel kulit mati dan penumpukan kotoran pada kulit wajah. Hal ini akan mencegah pori-pori kamu dari penumpukan kotoran dan minyak yang memicu terjadinya jerawat.

  • Terpapar polusi udara. Debu jalanan dan kotoran asap knalpot kendaraan ibu kota akan menempel pada kelenjar minyak pada wajah dan menyebabkan munculnya jerawat. Sebaiknya gunakan masker penutup hidung dan mulut ketika bepergian keluar rumah.

  • Menstruasi. Beberapa hari sebelum menstruasi datang, kadar hormon estrogen dalam tubuh akan menurun, sedangkan kadar hormon testosteron akan naik dengan memproduksi minyak berlebih. Kemudian minyak akan menutupi folikel rambut pada wajah dan menyebabkan munculnya jerawat.

Baca juga: Begini Cara Atasi Jerawat Pasir di Wajah

Agar tidak muncul banyak jerawat pada wajah dan membuat kepercayaan diri menurun drastis, cobalah untuk mengelola stres dengan baik. Kamu dapat melakukan yoga, pilates, atau relaksasi dengan mendengarkan musik yang kamu suka. Selain itu, beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi jerawat pada wajah, antara lain:

  • Jika kamu sedang mengonsumsi pil KB, sebaiknya hentikan sekarang juga.

  • Jangan gunakan pembersih muka dengan kandungan sabun yang tinggi, karena akan membuat kulit semakin sensitif.

  • Hindari penggunaan sabun jerawat yang mengandung butiran scrub.

  • Cukup waktu istirahat.

  • Konsumsi makanan yang sehat, seperti buah-buahan dan sayuran.

Jika kamu telah mengikuti serangkaian proses pencegahan tersebut, tapi jerawat kamu tidak juga membaik, sebaiknya segera hubungi dokter ahli di aplikasi Halodoc untuk mengetahui langkah penanganan yang harus kamu jalani. Jangan tunggu sampai parah, atasi segera agar kepercayaan dirimu kembali seperti sedia kala.

Referensi:
Very Well Mind (Diakses pada 2019). The Link Between Stress and Adult Acne.
WebMD (Diakses [ada 2019). Stress and Acne.