23 May 2018

Hidup Nyaman dengan Hiperhidrosis

Hidup Nyaman dengan Hiperhidrosis

Halodoc, Jakarta — Mengalami masalah keringat berlebih tentu bisa menimbulkan masalah sosial dan psikologis seperti rasa canggung dan malu, sehingga menyebabkan si pengidap menarik diri dari lingkungan sosial. Bagaimana mengatasinya agar bisa merasa nyaman dengan penyakit hiperhidrosis?

Hiperhidrosis memang tidak berbahaya bagi kesehatan. Biasanya, penyakit hiperhidrosis sudah terjadi sejak anak-anak. Pada hiperhidrosis yang terjadi setelah dewasa harus dicari tahu penyebabnya. Sebab, bisa jadi penyebabnya adalah penyakit seperti diabetes dan kanker. Keringat berlebihan di malam hari perlu diwaspadai sebagai gangguan penyakit yang lebih serius. Jika kamu mengalami kondisi ini, sebaiknya segera tanyakan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Sebelum bertemu dengan dokter, kamu bisa bertanya kepada dokter favorit di aplikasi Halodoc melalui layanan video/voice call atau chat.

Meskipun enggak berbahaya, hiperhidrosis harus kamu antisipasi karena bisa menimbulkan berbagai komplikasi. Misalnya:

  • Infeksi jamur. Kondisi lembap merupakan lingkungan yang baik untuk pertumbuhan jamur.
  • Kelainan kulit. Keringat berlebihan menyebabkan kamu rentan mengalami penyakit kulit lainnya.
  • Bau badan. Hiperhidrosis disertai bakteri bisa menimbulkan bau badan.
  • Rasa Malu dan tidak percaya diri karena keringat berlebih atau bau badan yang ditimbulkannya.

Ada beberapa perubahan perilaku dan gaya hidup yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi keringat berlebihan. Seperti:

  • Menghindari konsumsi makanan atau minuman yang membuat berkeringat, seperti makanan pedas dan alkohol.
  • Penggunaan rutin antiperspirant.
  • Hindari pakaian ketat berbahan serat buatan, seperti nilon.
  • Gunakan pakaian berwarna putih atau hitam untuk menyembunyikan bekas keringat.
  • Menggunakan pelindung ketiak yang dapat menyerap keringat.
  • Gunakan kaus kaki yang menyerap keringat dan menggantinya setiap hari.
  • Pakailah sepatu kulit dan gunakan sepatu yang berbeda setiap harinya
  • Jika hiperhidrosis kamu dipicu oleh kecemasan, segeralah dapatkan penanganan dari  ahli kesehatan jiwa untuk mengatasi kecemasan.

Penanganan hiperhidrosis juga bisa dilakukan dengan tindakan medis. Terutama, bila perubahan gaya hidup yang sudah dilakukan tidak cukup membantu. Dokter akan memberikan kamu beberapa terapi seperti:

  • Obat-obatan, antikolinergik, antidepresan, dan anti radang merupakan contoh obat-obatan yang dapat mengurangi pengeluaran keringat.
  • Iontoforesis, menghantarkan aliran listrik lemah pada daerah yang mengalami hiperhidrosis.
  • Pembedahan dilakukan jika berbagai cara di atas tidak efektif. Operasi dilakukan untuk mengangkat kelenjar keringat atau saraf di lokasi hiperhidrosis.

Bentuk penanganan medis ini tentu membutuhkan pemeriksaan dan rekomendasi dokter ya. Selain bisa bertanya kepada para dokter, di aplikasi Halodoc kamu juga bisa membeli obat dan vitamin serta cek lab tanpa harus keluar rumah. Mudah dan praktis, kan? Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang.