Ibu Hamil Mimisan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ibu Hamil Mimisan, Bahaya atau Tidak?

Halodoc, Jakarta - Menjaga kesehatan selama hamil tentu menjadi kewajiban utama para ibu. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk janin yang berada di dalam kandungan, yang sedang tumbuh dan berkembang hingga ia akhirnya siap untuk dilahirkan. Namun, sekeras apa pun mencoba, masalah kesehatan terkadang masih datang menyapa, misalnya mimisan.

Mimisan sering terjadi pada ibu hamil, terutama ketika usia kehamilan ibu memasuki trimester kedua. Keadaan ini terjadi karena ibu mengalami perubahan hormon pada tubuh akibat dari janin yang bertumbuh dan berkembang. Sebenarnya, mengapa ibu hamil mimisan? Apakah hal tersebut berbahaya bagi ibu hamil?

Ibu Hamil Mimisan, Berbahayakah?

Jika ibu sedang dalam kondisi hamil dan mengalami mimisan, tidak perlu khawatir mengancam nyawa janin di dalam kandungan. Namun, ibu perlu cermat jika ibu sering mengalaminya dalam kurun waktu yang relatif singkat, terlebih jika ibu memasuki trimester ketiga kehamilan. Jika ini terjadi, bukan tidak mungkin ibu menjalani proses kelahiran dengan cara bedah caesar.

Tanda-tanda bahaya dari mimisan yang perlu diwaspadai adalah epistaksis unilateral yang sering disertai nyeri pada wajah, sakit kepala, nyeri telinga. Jika tidak berhenti harus segera bicarakan ke dokter dan pengecekan darah rutin ibu hamil.

Baca juga: Mengapa Mimisan Dapat Terjadi Saat Tubuh Kelelahan?

Sebenarnya, Bagaimana Ibu Hamil Mimisan?

Saat ibu sedang hamil, pembuluh darah pada hidung mengalami pembesaran. Ini artinya, asupan darah yang menuju ke hidung pun akan bertambah, sehingga turut menambah pembuluh darah halus. Hal ini mengakibatkan terjadinya pembengkakan pada saluran napas dan saluran hidung, sehingga pembuluh darah sangat mudah untuk pecah.

Mimisan ketika ibu sedang hamil lebih berisiko terjadi jika ibu memiliki riwayat sinus, pilek, atau alergi. Begitu pula jika ibu sering sekali berada di dalam ruangan dingin ber-AC yang mengakibatkan mengeringnya selaput di dalam hidung. Kondisi traumatis seperti masalah pembekuan darah dan tekanan darah tinggi bisa menyebabkan ibu hamil mimisan.

Baca juga: Sering Mimisan, Hati-Hati 4 Penyakit Ini

Bagaimana Mencegah Mimisan Ketika Sedang Hamil?

Ibu, jangan takut jika mengalami mimisan ketika hamil. Mimisan bisa dicegah dengan melakukan cara berikut ini.

  • Pastikan ibu tetap terhidrasi dengan memenuhi asupan cairan tubuh.

  • Ketika ibu bernapas, pastikan ibu bernapas dengan perlahan, tidak terlalu tergesa karena ibu bisa menyebabkan mimisan.

  • Ketika ibu bersin, lakukan dengan mulut terbuka, bukan dengan tertutup karena tekanannya bisa membuat ibu mudah mimisan.

  • Hindari penggunaan obat semprot hidung karena menyebabkan hidung mudah kering dan iritasi.

  • Agar hidung tetap lembap, ibu bisa menggunakan pelembap hidung seperti saline.

Baca juga: Manfaat Daun Sirih untuk Mimisan, Ampuhkah?

Jika ibu mengalami mimisan ketika hamil, usahakan untuk tidak membungkuk, membuang ingus terlalu keras, mengorek hidung, dan mengonsumsi minuman panas, karena hal-hal tersebut bisa membuat mimisan kembali terjadi. Pencet hidung selama 10 hingga 20 menit untuk menghentikan mimisan.

Tetapi, jika hal tersebut tidak membantu, ibu bisa bertanya langsung pada dokter. Tentunya, ibu hamil mimisan harus segera ditolong, dan mengantre di klinik hanya membuat ibu menghabiskan banyak waktu. Ibu bisa download aplikasi Halodoc, karena melalui aplikasi ini, ibu dapat langsung bertanya pada dokter kandungan kapan saja ibu punya masalah terkait kehamilan. Untuk membeli obat pun bisa pakai aplikasi Halodoc, kok, jadi segera pasang sekarang ya!