Ini 4 Tips Jaga Tekanan Darah Normal untuk Lansia

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini 4 Tips Jaga Tekanan Darah Normal untuk Lansia

Halodoc, Jakarta - Sebenarnya banyak hal yang bisa membuat tekanan darah lansia melonjak. Mulai dari mengidap penyakit tertentu, pola makan yang keliru, hingga kurangnya aktivitas fisik. 

Pertanyaannya, bagaimana sih cara menjaga tekanan darah normal pada lansia? Nah, berikut ini beberapa tips sederhana yang bisa dicoba

1. Rutin Berolahraga 

Olahraga memiliki banyak keistimewaan bagi tubuh, salah satunya dapat meningkatkan kebugaran jantung untuk memompa darah tanpa bekerja keras. Dengan kata lain, detak jantung jadi lebih rendah dan teratur. Nah, hal inilah yang bisa menjaga elastisitas pembuluh darah untuk menurunkan dan menstabilkan tekanan darah. 

Lalu, olahraga sederhana apa yang bisa dicoba untuk menjaga tekanan darah lansia? Pengidap hipertensi yang rutin melakukan latihan kebugaran, seperti berjalan kaki, tekanan darahnya bisa turun hampir 8 mmHg. Kok bisa? Sebab, olahraga membantu jantung untuk menggunakan oksigen lebih efisien, sehingga enggak perlu bekerja keras untuk memompa darah. 

Latihan kardio minimal 30 menit setiap hari selama satu minggu dipercaya dapat menurunkan tekanan darah. Bila sudah terbiasa, cobalah untuk meningkatkan kecepatan atau jaraknya agar tetap menantang. 

Baca juga: Tekanan Darah Lansia Tinggi, Apa Bahayanya?

2. Kurangi Berat Badan

Bila seorang lansia mengidap obesitas, agar tekanan darah tetap stabil cobalah untuk mengurangi berat badan. Setidaknya memangkas berat badan sebanyak 5–10 pounds (2,2–4,5 kilogram) agar tekanan darah ikut menurun. Mengurangi berat badan juga dapat mengurangi tekanan darah rata-rata 3,2-4,5 mmHg. Menariknya lagi, mengurangi berat badan juga bisa menurunkan risiko penyakit obesitas dan lainnya. 

Yang perlu diingat, aktivitas fisik secara teratur juga bisa membantu mempertahankan berat badan yang sehat. Hal ini merupakan salah satu cara terbaik untuk mengontrol tekanan darah.  

3. Adopsi Pola Makan Sehat

Menerapkan pola makan sehat bisa menjadi cara terampuh untuk menjaga tekanan darah lansia. Contoh sederhananya, mulainya untuk membatasi asupan makanan berlemak dan tinggi garah. Sebagai gantinya, perbanyaklah asupan buah, sayuran, dan biji-bijian. Misalnya, mengikuti pedomat diet DASH yang dibuat untuk pengidap hipertensi.

Pedoman diet DASH yaitu makan tak lebih dari seperempat sendok teh garam per hari. Untuk mudah membayangkannya, rata-rata orang makan sekitar empat sendok teh garam tiap hari. Artinya, hampir 15 kali lebih dari porsi yang dianjurkan. 

Baca juga: 3 Tips Olahraga untuk Pengidap Hipertensi

Pertanyaannya, kenapa garam? Alasannya jelas, garam secara tak langsung bisa meningkatkan volume darah dengan menambahkan air ke aliran darah. Nah, kondisi ini ujung-ujungnya bisa meningkatkan tekanan darah.

Selain garam, membatasi gula dan karbohidrat olahan juga bisa membantu tekanan darah. Bagaimana dengan diet rendah karbohidrat dan diet rendah lemak? Kedua diet itu memang bisa menurunkan berat badan, tapi diet rendah karbohidrat jauh lebih baik dalam hal menurunkan tekanan darah. Angkanya, bisa mencapai 4,5–5,9 mmHg. Sedangkan diet rendah lemak yang disertai obat diet, hanya mampu menurunkan tekanan darah sebanyak 0,4–1,5 mmHg.  

4. Konsumsi Obat Hipertensi

Sayangnya kebanyakan hipertensi yang menyerang lansia, pada akhirnya harus ditangani dengan obat-obatan. Apalagi bila tensi telah meningkat cukup parah. Kalau sudah begini, pola hidup sehat rasanya tak mempan untuk mengatasi hipertensi. 

Yang perlu diingat, kita juga harus tahu kalau mungkin saja obat-obatan penurun tekanan darah memiliki efek samping bagi tubuh. Oleh sebab itu, minumlah obat sesuai anjuran dokter dan rutin melakukan medical check up. 

Meski begitu, kamu juga perlu membekali diri terhadap risiko efek samping obat-obatan hipertensi, Untuk memantau tensi darah sekaligus menghindari risiko efek samping obat, kuncinya adalah dengan rutin melakukan medical check up ke dokter.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!