Ini 5 Jenis Kanker yang Sering Menyerang Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
ini-5-jenis-kanker-yang-sering-menyerang-anak-halodoc

Halodoc, Jakarta – Kanker masih menjadi penyakit yang paling ditakuti hingga saat ini. Bagaimana tidak, penyakit ganas tersebut diketahui telah menelan banyak korban jiwa. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia WHO memprediksi bahwa kanker dapat menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia pada akhir abad ini. Tidak hanya mematikan, kanker juga bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu, termasuk anak-anak. Yuk, ketahui jenis kanker yang sering menyerang anak di sini.

Kanker adalah penyakit yang terjadi ketika sel-sel abnormal bertumbuh secara tidak terkendali di dalam tubuh. Meski bisa menyerang siapa saja, jenis kanker yang ditemui pada orang dewasa biasanya berbeda dengan kanker yang ditemui pada anak-anak. Hal ini karena kanker pada orang dewasa biasanya dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat dan berbagai faktor lingkungan. Sedangkan kanker yang diidap anak-anak, lebih sering disebabkan oleh mutasi gen yang diwarisi oleh orangtua. Karena faktor genetik jugalah, kanker pada anak-anak biasanya belum bisa dicegah. 

Berikut ini 5 jenis kanker yang paling sering menyerang anak:

1. Leukemia

Leukemia merupakan kanker anak yang paling umum. Dari semua kanker yang terjadi pada anak-anak, 30 persen di antaranya adalah leukemia. Jenis leukemia yang paling umum terjadi pada anak-anak adalah leukemia limfositik akut (ALL) dan leukemia myelogenous akut (AML). Kedua jenis leukemia tersebut bisa menyebabkan nyeri tulang dan persendian, kelelahan, kelemahan, kulit pucat, perdarahan atau memar, demam, penurunan berat badan, dan gejala lainnya.

Leukemia akut bisa berkembang dengan cepat, sehingga perlu segera diobati (biasanya dengan kemoterapi) begitu terdeteksi.

Baca juga: Kenali Leukemia, Jenis Kanker yang Diidap oleh Anak Denada

2. Tumor Otak dan Sumsum Tulang Belakang

Tumor otak dan sumsum tulang belakang adalah jenis kanker paling umum kedua pada anak-anak, yaitu menyumbang sekitar 26 persen dari semua kanker anak-anak. 

Sebagian besar tumor otak pada anak-anak dimulai di bagian bawah otak, seperti otak kecil atau batang otak. Jenis tumor ini bisa menimbulkan gejala berupa sakit kepala, mual, muntah, pandangan kabur atau ganda, pusing, kejang, kesulitan berjalan atau memegang benda, dan lain-lain. Sedangkan tumor sumsum tulang belakang, lebih jarang terjadi daripada tumor otak pada anak-anak dan orang dewasa.

3. Neuroblastoma

Neuroblastoma memiliki bentuk awal sebagai sel-sel saraf yang ditemukan pada embrio atau janin yang sedang berkembang. Sekitar 6 persen kanker anak-anak adalah neuroblastoma. Jenis kanker ini paling sering menyerang bayi dan anak kecil, tapi jarang ditemukan pada anak-anak yang berusia di atas 10 tahun. Kanker bisa dimulai di mana saja, tetapi biasanya berawal di perut yang menyebabkan bagian tubuh tersebut bengkak. Neuroblastoma juga bisa menyebabkan nyeri tulang dan demam.

Baca juga: Sering Sakit Perut, Hati-Hati Terkena Neuroblastoma

4. Tumor Wilms

Tumor Wilms sering disebut juga nefroblastoma biasanya dimulai pada satu ginjal dan sangat jarang pada dua ginjal. Tumor ini paling sering menyerang anak-anak berusia 3 sampai 4 tahun, tetapi jarang terjadi pada anak-anak di atas usia 6 tahun. Salah satu gejala utama tumor Wilms adalah pembengkakan atau benjolan di perut. Kadang-kadang anak juga bisa mengalami gejala lainnya, seperti demam, sakit, mual, ataupun nafsu makan berkurang. Tumor Wilms menyumbang sekitar 5 persen dari semua kanker anak-anak.

5. Limfoma

Orangtua perlu waspada bila Si Kecil tiba-tiba mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, karena hal tersebut bisa menjadi salah satu gejala limfoma atau kanker kelenjar getah bening.  Gejala lainnya yang bisa dialami pengidap, antara lain demam, berat badan menurun, berkeringat, dan kadang-kadang muntah dan kesulitan bernapas juga terjadi.

2 jenis limfoma yang paling umum adalah limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Limfoma Hodgkin menyumbang sekitar 3 persen dari kanker anak-anak, sedangkan limfoma non-Hodgkin terjadi sekitar 5 persen dari kanker anak-anak.

Baca juga: Menyerang Segala Usia, Ketahui Fakta Seputar Kanker Limfoma

Itulah 5 jenis kanker yang sering menyerang anak-anak. Waspadai kanker pada anak dengan mencermati perubahan tidak normal atau gejala kesehatan yang dialami anak. Bila Si Kecil mengalami gejala kesehatan yang mencurigakan, sebaiknya segera periksakan anak ke dokter untuk memastikan diagnosis. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung buat janji dengan dokter gigi di rumah sakit pilihan kamu melalui Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play sebagai teman penolong untuk menjaga kesehatanmu sekeluarga.

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2019. Cancers that Develop in Children.