Ini Cara Mengatasi Cutaneous Larva Migrans pada Anak-Anak

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Ini Cara Mengatasi Cutaneous Larva Migrans pada Anak-Anak

Halodoc, Jakarta – Menjaga kebersihan diri anak dan lingkungan tempat bermain anak menjadi cara yang bisa kamu lakukan untuk menghindari berbagai gangguan penyakit pada anak. Sebaiknya ibu jangan sepelekan kondisi gatal-gatal yang dialami anak apalagi jika kondisi gatal disertai perubahan warna kulit yang menjadi kemerahan dan muncul benjolan padat pada kulit.

Baca juga: Awas, Larva Cacing Tambang Sebabkan Cutaneous Larva Migrans

Kondisi ini bisa menjadi gejala ketika anak mengalami kondisi cutaneous larva migrans. Cutaneous larva migrans adalah infeksi pada kulit yang diakibatkan paparan parasit cacing pada kulit. Umumnya, jenis cacing yang menyebabkan penyakit cutaneous larva migrans pada anak adalah jenis cacing tambang. Ibu, sebaiknya ketahui penyebab dan cara mengatasi penyakit ini pada anak agar kondisi tidak semakin bertambah parah.

Ibu, Ketahui Penyebab Cutaneous Larva Migrans pada Anak

Sebaiknya perhatikan kondisi lingkungan yang menjadi tempat bermain anak. Tanah yang lapang dapat menjadi salah satu lokasi penyebaran penyakit cutaneous larva migrans. Hal ini disebabkan cacing tambang umum ditemukan pada hewan seperti kucing, kuda, domba, dan anjing. Anak-anak dapat tertular penyakit cutaneous larva migrans ketika terkontaminasi feses dari hewan yang terpapar telur cacing tambang seperti di taman atau di tempat terbuka lainnya.

Ketika anak bersinggungan langsung dengan feses hewan yang terpapar telur cacing tambang, maka cacing tambang mampu menempel dan masuk pada kulit anak-anak melalui folikel rambut, kulit yang kering, adanya luka terbuka pada kulit bahkan melalui kulit yang sehat. Tidak hanya melalui feses hewan, cutaneous larva migrans dapat hidup pada benda-benda yang memiliki kondisi suhu yang lembap, hangat, dan berpasir seperti di pantai.

Baca juga: Begini Cara Mendiagnosis Cutaneous Larva Migrans

Ada beberapa jenis cacing tambang yang menyebabkan anak mengalami penyakit cutaneous larva migrans, seperti:

1. Ancylostoma Braziliense dan Caninum

Parasit jenis ini banyak ditemukan pada anjing dan kucing. Selain itu, jenis ini menjadi penyebab umum anak alami cutaneous larva migrans.

2. Uncinaria Stenocephala

Jenis parasit ini umumnya ditemukan hanya pada anjing.

3. Bunostomum Phlebotomum

Parasit jenis ini banyak ditemukan pada binatang ternak, seperti domba. Jadi tidak ada salahnya untuk jaga kebersihan anak dan selalu gunakan alas kaki jika kamu banyak menghabiskan waktu pada lingkungan peternakan.

Ketahui Penanganan untuk Atasi Cutaneous Larva Migrans pada Anak

Kondisi cutaneous larva migrans yang tergolong ringan jarang menimbulkan gejala pada kesehatan anak. Namun, kondisi yang terbilang parah membuat anak mengalami gejala, seperti gatal setelah 30 menit terkontaminasi parasit cacing tambang. Permukaan kulit juga akan menjadi memerah dengan munculnya benjolan padat atau papula. 

Permukaan kulit juga menjadi kasar dari kondisi yang kecil hingga dapat melebar. Segera lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat ketika anak mengalami beberapa gejala di atas setelah bermain di luar. Kini membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan bisa dilakukan secara online lewat aplikasi Halodoc.

Ibu bisa lakukan penanganan dengan melakukan pemberian krim obat anticacing seperti albendazole atau ivermectin. Namun untuk kondisi yang parah, biasanya dokter memberikan nitrogen cair agar pertumbuhan parasit pada kulit berhenti secara bertahap. Pengobatan ini dikenal dengan terapi beku atau cryotherapy.

Baca juga: Mengapa Anak-Anak Rentan Terkena Cutaneous Larva Migrans?

Kondisi cutaneous larva migrans yang tidak segera diatasi menyebabkan komplikasi kesehatan anak, seperti infeksi kulit dan migrasi parasit menuju organ tubuh lainnya.



Referensi:

Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2019. Cutaneous Larva Migrans.
Medscape. Diakses pada 2019. Cutaneous Larva Migrans