08 October 2018

Ini Cara yang Tepat Mengukur Suhu Badan Saat Demam

Ini Cara yang Tepat Mengukur Suhu Badan Saat Demam

Halodoc, Jakarta - Ketika seseorang mengalami demam, biasanya yang pertama kali dicek adalah suhu tubuhnya. Suhu tubuh dapat menjadi ukuran kemampuan tubuh untuk menghasilkan dan menyingkirkan hawa panas. Apabila seseorang di sekitar kamu terserang penyakit serius, itulah saatnya untuk memahami suhu tubuh dan gejala-gejala demam.

Kebanyakan orang berpikir bahwa suhu tubuh normal manusia berada pada 37 derajat celsius. Pada kenyataannya, suhu tubuh normal tidak selalu berada di titik 37 derajat celsius. Karena bisa saja berada di kisaran 36,5-37,2 derajat Celcius. Suhu tubuh manusia dalam keadaan normal bisa berubah sepanjang hari tergantung aktivitas yang dilakukan.

Untuk ibu yang telah memiliki anak, pengetahuan tentang cara mengukur suhu tubuh yang tepat dan berapa kisaran suhu yang perlu diwaspadai. Selain itu, demam adalah sebuah penyakit yang sering menyerang anak-anak. Hal ini sering membuat orangtua cemas. Namun, ibu tidak perlu cemas ketika suhu tubuhnya naik karena tubuh anak berusaha melawan infeksi di dalam tubuh.

Cara untuk mengukur suhu tubuh anak-anak atau pun dewasa tidak jauh berbeda. Ini caranya!

1. Suhu Ketiak

Meletakkan pengukur suhu di ketiak merupakan salah satu cara untuk mengukur suhu tubuh agar mengetahui apakah orang tersebut sakit atau tidak. Suhu di ketiak memiliki akurasi yang paling rendah dibandingkan ketika dilakukan di bagian tubuh lain. Karena suhu ketiak lebih dingin dibandingkan anus, telinga, ataupun mulut. Pengukuran suhu di ketiak dilakukan dengan meletakkan ujung pengukur suhu atau termometer di ketiak selama 4-5 menit.

Usahakan untuk melakukan pengulangan setiap mengukur suhu tubuh, paling sedikit dua kali. Ketika anak memang mengalami demam, ukurlah suhu tubuhnya setiap 4-6 jam. Segera bawa ke dokter apabila suhunya terus meningkat terutama ketika melebihi 40 derajat Celcius. Hal yang mesti orangtua lakukan adalah jangan panik dan tetap tenang untuk mencegah overdosis karena pemberian obat atau penanganan yang kurang tepat.

2. Suhu Telinga

Salah satu tempat yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh adalah telinga. Suhu di telinga diukur dengan termometer digital khusus yang dapat menghitung radiasi inframerah dari gendang telinga. Metode pengukuran ini tidak disarankan untuk bayi dengan usia di bawah 3 bulan.

Untuk mengukur suhu telinga, letakkan ujung pengukur suhu di lubang telinga dan arahkan ke gendang telinga, lalu tekan tombol start. Diamkan selama 3 menit, termometer akan menunjukkan suhu tubuhnya.

3. Suhu Mulut

Mulut juga bagian tubuh yang biasa digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Letakkan ujung termometer di bawah lidah dan diamkan selama 2-3 menit. Sebelum digunakan, pastikan untuk membersihkan termometer dengan air dingin dan sabun, lalu basuh dengan air.

Pengukuran suhu melalui mulut terbilang cukup akurat, tetapi jarang berhasil dilakukan untuk anak di bawah 3 tahun. Karena biasanya anak-anak tersebut tidak nyaman ketika harus membuka mulut selama 3 menit.

4. Suhu Anus

Mengukur suhu tubuh melalui anus juga dapat dilakukan. Faktanya, cara ini dianggap paling akurat, karena lebih dekat dengan tubuh. Untuk melakukannya, lapisi ujung termometer dengan lotion agar kulit anus tidak lecet. Mintalah seseorang yang sakit tersebut untuk tengkurap dan masukkan termometer ke dalam anus hingga lapisan besi sekitar 1-2 sentimeter tak terlihat.

Untuk anak-anak, usahakan agar tidak bergerak dan tunggu 2-3 menit sebelum termometer diangkat dan hasilnya dapat terbaca. Suhu tubuh pada bayi hingga balita memang terbilang lebih tinggi daripada anak usia sekolah dan orang dewasa. Hal tersebut disebabkan karena permukaan tubuh orang dewasa lebih luas untuk menyebarkan panas tubuh.

Suhu anus di atas 38 derajat celsius telah dianggap sebagai batas suhu yang dapat dinyatakan mengalami demam. Jika anak ibu mengalami suhu tubuh melewati batas ini, jaga agar tidak dehidrasi, dan segera bawa ke dokter.

Itulah cara yang tepat untuk mengukur suhu badan saat demam. Jika kamu merasakan orang di sekitarmu tak kunjung sembuh demamnya, kamu dapat berdiskusi dengan dokter dari Halodoc. Caranya dengan download aplikasi Halodoc di Apps Store atau Play Store.

Baca juga: