Ini Manfaat Babat dan Trik Membersihkan agar Tidak Bau
Babat menawarkan manfaat untuk kesehatan, tapi perlu diolah dengan cermat agar tidak bau saat dihidangkan.

Daftar Isi:
- Kandungan Nutrisi Babat
- Manfaat Babat bagi Kesehatan
- Cara Membersihkan Babat Agar Tidak Bau
- Tips Memasak Babat Agar Tidak Bau
- Pertanyaan Umum Tentang Babat
- Kesimpulan
Babat adalah bagian dari jeroan sapi, tepatnya lapisan perut sapi. Di Indonesia, babat sering diolah menjadi berbagai masakan lezat seperti soto babat, babat gongso, atau sekadar digoreng sebagai lauk. Teksturnya kenyal dan rasanya gurih, membuat babat digemari banyak orang.
Lantas, apa saja sih manfaat babat dan trik membersihkan agar tidak bau?
Kandungan Nutrisi Babat
Babat mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh, meskipun perlu diingat bahwa konsumsinya harus dibatasi karena kandungan kolesterolnya. Beberapa nutrisi yang terkandung dalam babat antara lain:
- Protein
- Zat besi
- Vitamin B12
- Selenium
- Zinc
Manfaat Babat bagi Kesehatan
Apa saja manfaat babat dan trik membersihkan agar tidak bau? Konsumsi babat dalam jumlah sedang dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan, di antaranya:
- Sumber protein: Protein penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.
- Meningkatkan energi: Kandungan zat besi dan vitamin B12 dapat membantu meningkatkan energi dan mencegah anemia.
- Mendukung sistem kekebalan tubuh: Selenium dan zinc berperan penting dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh.
Meskipun demikian, konsumsi babat berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit. Oleh sebab itu, batasilah konsumsi jeroan, termasuk babat, dan mengimbanginya dengan konsumsi sayur dan buah-buahan.
Sering makan jeroan? Sebaiknya hati-hati, ya. Baca dampaknya di sini: Gemar Konsumsi Jeroan Hewan Bisa Picu Asam Urat, Ini Faktanya
Cara Membersihkan Babat Agar Tidak Bau
manfaat babat dan trik membersihkan agar tidak bau
Bau amis pada babat seringkali menjadi masalah utama. Berikut trik membersihkan babat agar tidak bau:
- Cuci bersih: Cuci babat di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran dan sisa-sisa darah.
- Rebus dengan rempah: Rebus babat dengan tambahan rempah-rempah seperti jahe, daun salam, serai, dan lengkuas. Rempah-rempah ini akan membantu menghilangkan bau amis dan memberikan aroma segar.
- Gunakan air jeruk nipis atau cuka: Setelah direbus, rendam babat dalam air yang telah dicampur dengan perasan jeruk nipis atau cuka selama kurang lebih 30 menit. Asam dari jeruk nipis atau cuka membantu menghilangkan sisa bau amis yang membandel.
- Kerok bagian dalam: Kerok bagian dalam babat untuk menghilangkan lapisan lendir yang masih menempel. Lendir ini juga dapat menjadi penyebab bau amis.
- Rebus kembali: Rebus kembali babat setelah dikerok untuk memastikan babat benar-benar bersih dan tidak berbau.
Apa saja manfaat daging sapi untuk kesehatan? Baca di sini: 13 Manfaat Mengonsumsi Daging Sapi bagi Kesehatan
Tips Memasak Babat Agar Tidak Bau
Selain membersihkan dengan benar, cara memasak juga mempengaruhi aroma babat. Berikut adalah beberapa tips memasak babat agar tidak bau:
- Gunakan bmbu yang kuat: Gunakan bumbu yang kuat dan kaya rempah seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, kunyit, dan ketumbar. Bumbu-bumbu ini akan menutupi sisa bau amis pada babat.
- Masak dengan santan: Memasak babat dengan santan dapat membantu mengurangi bau amis dan memberikan rasa yang lebih gurih.
- Tambahkan asam: Tambahkan bahan asam seperti asam jawa atau belimbing wuluh saat memasak babat. Rasa asam akan membantu menetralkan bau amis.
- Masak dengan api kecil: Masak babat dengan api kecil dalam waktu yang lama agar bumbu meresap sempurna dan babat menjadi empuk.
Pertanyaan Umum Tentang Babat
1: Apakah babat aman dikonsumsi setiap hari?
Tidak disarankan. Konsumsi babat sebaiknya dibatasi karena kandungan kolesterolnya yang tinggi.
2: Bagaimana cara menyimpan babat yang sudah dibersihkan?
Simpan babat yang sudah dibersihkan dalam wadah kedap udara di dalam freezer agar tahan lama.
3. Apakah semua jenis babat sama?
Tidak. Ada beberapa jenis babat, seperti babat handuk, babat buku, dan babat putih. Masing-masing memiliki tekstur dan rasa yang sedikit berbeda.
Baca juga artikel lainnya di sini: Begini Cara Olah Daging Sapi Vs Kambing yang Sehat
Kesimpulan
Babat adalah bahan makanan yang lezat dan kaya nutrisi, namun perlu diolah dengan benar agar tidak bau dan aman dikonsumsi. Dengan membersihkan dan memasak babat dengan benar, dapat menikmati hidangan babat yang lezat dan sehat.
Batasi konsumsi babat dan imbangi dengan konsumsi makanan bergizi lainnya untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti kolesterol tinggi, konsultasikan saja langsung pada dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc. Dokter dapat membantu memberikan saran dan pengobatan yang paling sesuai untuk kondisimu.
Dapatkan juga obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc. Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.


