Ini Nama Lain dari Mata Malas

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
mata malas

Halodoc, Jakarta - Mata malas umumnya dialami oleh anak-anak. Kondisi ini biasanya terjadi sejak anak lahir sampai berusia 7 tahun. Pada kasus yang terparah karena tidak ditangani dengan baik, mata malas akan berakhir dengan kebutaan. Yuk, intip penjelasannya!

Baca juga: 9 Macam Tanda Kelainan Mata pada Anak

Apa yang Dimaksud dengan Mata Malas?

Mata malas punya nama lain, yaitu amblyopia. Kondisi ini merupakan gangguan pada kesehatan mata, yaitu ketika otak lebih cenderung mempekerjakan salah satu mata. Mata malas membuat otak dan mata tidak terhubung dengan baik, sehingga mengakibatkan penurunan kualitas penglihatan.

Apa Gejala Mata Malas?

Karena kondisi ini sulit terdeteksi, sebagai orangtua, ibu harus mewaspadai jika Si Kecil mengalami beberapa gejala ini, seperti:

  • Anak sulit untuk memperkirakan jarak, akibatnya Si Kecil akan sering menabrak pada satu sisi, yaitu sisi mata yang tidak digunakan.

  • Penglihatan menjadi kabur dan ganda.

  • Salah satu mata sering bergerak ke arah dalam atau luar. Namun, kondisi ini berbeda dengan mata juling.

  • Salah satu mata terlihat lebih sipit.

  • Anak akan sering memiringkan kepala agar dapat melihat objek dengan lebih jelas.

  • Anak sulit melihat benda 3 dimensi.

  • Anak sering mengernyitkan dahi.

Baca juga: 5 Fakta tentang Gangguan Mata Astigmatisme

Apa Penyebab Mata Malas?

Kondisi ini terjadi ketika koneksi saraf dari salah satu mata ke otak tidak terbentuk secara sempurna. Mata dengan penglihatan yang tidak baik akan mengirimkan sinyal visual yang keliru pada otak. Kondisi ini berakibat kinerja mata menjadi tidak sinkron, dan otak akan mengabaikan sinyal mata. Mata malas yang terjadi pada Si Kecil dapat dipicu oleh beberapa hal, seperti:

  • Gangguan refraksi, yaitu adanya perbedaan refraksi pada kedua mata, sehingga mata dengan penglihatan lebih jelas akan menjadi lebih dominan untuk melihat.

  • Katarak pada anak. Katarak menyebabkan terjadinya pengapuran pada lensa mata, sehingga mengganggu penglihatan.

  • Luka pada kornea mata. Luka yang terjadi pada lapisan transparan di bagian depan mata ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan yang memicu terjadinya mata malas pada Si Kecil.

  • Kelahiran prematur.

  • Faktor genetika, terutama jika ada seorang anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit mata malas.

  • Terjadinya gangguan pada perkembangan Si Kecil.

Bagaimana Pengobatan Mata Malas?

Pengobatan pada mata malas, dibagi menjadi dua. Pertama, mengobati kondisi yang menyebabkan terjadinya penyakit ini. Kedua, membiasakan mata malas untuk melihat. Beberapa pengobatan yang akan dilakukan, di antaranya:

  • Penggunaan penutup mata yang digunakan untuk merangsang mata yang malas agar mengalami perkembangan dalam melihat.

  • Penggunaan kacamata. Mungkin di masa awal, kebanyakan anak tidak mau menggunakan kacamata khusus mata malas ini karena merasa kurang nyaman. Di sinilah peran orangtua untuk mengawasinya, agar pengobatan Si Kecil berjalan dengan baik.

  • Penggunaan obat tetes mata khusus yang dapat mengaburkan pandangan pada bagian mata yang normal, dan mendorong anak untuk terbiasa menggunakan bagian mata malas mereka.

  • Operasi. Prosedur ini akan ditempuh untuk menangani apa yang menjadi pemicu mata malas, seperti katarak.

Baca juga: Periksa Mata Sejak Dini, Kapan Sebaiknya Mulai Dilakukan?

Punya pertanyaan seputar masalah kesehatan Si Kecil? Halodoc bisa jadi solusinya. Ibu bisa berdiskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, ibu juga bisa membeli obat yang sedang dibutuhkan di Halodoc. Tanpa perlu repot, pesanan ibu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!