16 October 2018

Ini Perbedaan Cacar pada Orang Dewasa dan Anak-Anak

Ini Perbedaan Cacar pada Orang Dewasa dan Anak-Anak

Halodoc, Jakarta – Cacar bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pada wanita hamil dan orang dewasa yang sistem kekebalan tubuhnya rendah. Cacar rentan terjadi pada orang dewasa yang belum pernah mengidap cacar atau belum pernah mendapat vaksinasi cacar saat masa kanak-kanak.

Dalam istilah medis, cacar air disebut varisela karena penyakit ini disebabkan oleh varicella zoster virus (VZV). Penyakit ini menyebabkan demam, ruam kemerahan, dan gelembung kecil gatal berisi cairan pada seluruh tubuh dan wajah. Cacar dapat menular sehingga Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan pemberian vaksinasi cacar dilakukan saat berusia di atas 12 bulan atau sebelum memasuki usia sekolah dasar.

Apakah Ada Perbedaan Cacar pada Orang Dewasa dan Anak-Anak?

Tentu ada. Pada orang dewasa, cacar menimbulkan gejala yang lebih parah dan komplikasi yang lebih serius. Komplikasi ini terjadi saat virus varicella zoster yang “tertidur” dalam tubuh aktif kembali dan mulai menginfeksi tubuh. Beberapa komplikasi cacar yang perlu diwaspadai adalah pneumonia (infeksi paru-paru), herpes zoster (cacar api), hepatitis, dan ensefalitis (peradangan pada otak). Cacar pada ibu hamil membuat janin rentan mengalami penyakit bawaan lahir, terlahir dengan berat bayi lahir rendah (BBLR) dan infeksi berbahaya lainnya.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika mengidap cacar saat dewasa?

  • Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
  • Gunakan losion, krim pelembap, atau gel pendingin untuk meredakan rasa gatal.
  • Hindari menggaruk kulit untuk mencegah luka pada kulit. Sebagai gantinya, kamu bisa menepuk-nepuk bagian kulit yang terasa gatal.
  • Konsumsi parasetamol untuk meringankan demam. Hindari penggunaan ibuprofen dan aspirin saat mengidap cacar air karena bisa memperparah gejalanya.

Bagaimana Penularan Cacar pada Orang Dewasa?

Cacar bersifat lebih menular pada orang dewasa. Alasannya karena virus varicella zoster bisa menyebar sebelum bintik kemerahan pada kulit muncul dan setelah bintik kemerahan mengering. Virus ini dapat menyebar di udara dan menetap pada pakaian, selimut, dan benda lain yang digunakan atau disentuh oleh pengidapnya, dan melakukan kontak fisik dengan pengidap cacar.

Apakah Ada Cara untuk Mencegah Cacar pada Orang Dewasa?

Cara mencegah cacar terbaik adalah melakukan vaksinasi cacar saat berusia 12 bulan lebih atau sebelum memasuki usia sekolah dasar. Namun, kamu tetap bisa mendapat vaksinasi cacar saat dewasa. Vaksinasi cacar direkomendasikan untuk orang dewasa yang belum pernah mendapat vaksin cacar atau belum pernah terkena penyakit cacar. Kamu dianjurkan untuk berbicara pada dokter sebelum melakukan vaksinasi cacar. Alasannya ada kondisi yang tidak diperkenankan dokter untuk melakukan vaksinasi seperti sedang sakit atau memiliki alergi terhadap bahan yang terkandung dalam vaksin (gelatin atau neomycin).

Pada orang dewasa yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah akibat kemoterapi atau radiasi kanker, biasanya dokter akan merekomendasikan obat kortikosteroid jangka panjang untuk mencegah terinfeksi cacar.

Itulah perbedaan cacar pada orang dewasa dan anak-anak yang perlu diketahui. Kalau kamu punya pertanyaan lain cacar pada orang dewasa, tanyakan pada dokter Halodoc. Untuk berbicara pada dokter, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter Halodoc kapan saja dan di mana saja melalui fitur Contact Doctor via Chat, dan Video/Voice Call. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: