Ini yang Terjadi pada Kaki Jika Terkena Kutu Air

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ini yang Terjadi pada Kaki Jika Terkena Kutu Air

Halodoc, Jakarta – Kutu air, disebut juga tinea pedis, adalah infeksi jamur yang menyerang lapisan atas kulit kaki. Kondisi ini rentan terjadi ketika kaki dalam kondisi basah dan lembap, sehingga banyak dialami orang yang jarang menjaga kebersihan kaki. Misalnya, jarang mencuci kaki atau mengganti kaus kaki.

Baca Juga: Bahaya Kutu Air yang Bikin Kaki “Nggak” Nyaman

Meski sering dianggap sepele, kutu air bisa menyebar ke bagian tubuh lain dan memicu peradangan pada kelenjar getah bening. Agar lebih waspada, ketahui apa yang terjadi pada tubuh ketika terkena kutu air di sini.

Kenali Gejala Kutu Air

Kutu air disebabkan karena infeksi jamur, paling sering adalah dermatophytes yang menjadi penyebab kurap. Ketika terinfeksi jamur, berikut ini gejala kutu air yang perlu diwaspadai:

  • Muncul ruam berisik yang terasa gatal dan terdapat di sela-sela jari kaki. Rasa gatal semakin terasa ketika pengidap melepas sepatu dan kaus kaki setelah beraktivitas.

  • Kutu air membuat kulit kering, menebal, mengeras, dan kasar di telapak atau sisi kaki. Tak jarang, kulit pengidap kutu air menjadi retak dan mengelupas.

  • Pada kasus yang parah, kutu air membuat kulit melepuh yang terasa gatal.

  • Jika kutu air menyebar ke kuku jari kaki, pengidap akan mengalami perubahan warna kuku yang disertai penebalan dan kerusakan kuku.

Bisakah kutu air sebabkan komplikasi? Tentu bisa, risikonya bergantung pada tingkat keparahan infeksi yang diidap. Salah satu komplikasi yang rentan terjadi adalah menyebarnya infeksi ke area tubuh lain, seperti jari kaki, pangkal paha, dan tangan. Pada tahap lanjut, kondisi ini menyebabkan peradangan pada saluran kelenjar getah bening (limfangitis) atau peradangan kelenjar getah bening (limfadenitis).

Baca Juga: Terkena Infeksi Pada Kaki Karena Jamur? Mungkin Itu Tanda Tinea Pedis

Cara Mengobati dan Mencegah Kutu Air

Infeksi kutu air bisa diatasi dengan berbagai cara, di antaranya:

  • Rendam kaki dengan air garam atau cuka yang telah diencerkan. Tujuannya untuk membuat lepuhan kulit cepat mengering.

  • Obati dengan tea tree oil atau krim antijamur yang banyak dijual bebas di pasaran. Misalnya, miconazole atau clotrimazole. Pastikan kamu bicara pada dokter terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

  • Jaga kebersihan kaki. Caranya dengan rutin cuci kaki setelah bepergian, usahakan kaki untuk selalu kering dan bersih, hindari menggunakan kaus kaki yang terlalu tebal, ganti kaus kaki atau sepatu yang basah, dan gunakan sandal saat beraktivitas di tempat umum. Hindari berbagi pakai barang pribadi, seperti handuk dan sepatu. Bila perlu, lakukan perawatan khusus kaki menggunakan produk yang mampu mencegah kutu air.

Baca Juga: Musim Hujan, Cegah Kutu Air dengan 7 Cara Ini

Itulah yang terjadi pada kaki jika terkena kutu air. Kalau kamu punya keluhan serupa, jangan ragu berbicara dengan dokter ahli. Tanpa harus antre, sekarang kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan di sini. Kamu juga bisa tanya jawab sama dokter dengan download aplikasi Halodoc via fitur Tanya Dokter.