Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Terserang Hipotermia

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
hipotermia, kedinginan

Halodoc, Jakarta - Kamu pasti kerap mendengar istilah hipotermia. Kondisi ini memang dikait-kaitkan dengan seseorang yang mengalami suhu tubuh yang menurun drastis hingga di bawah angka 35 derajat celsius. Normalnya, suhu manusia berada pada angka 37 derajat celsius. Nah, jika angka ini terus-menerus turun, fungsi sistem saraf dan organ tubuh lainnya akan mengalami gangguan. Karena fungsinya yang penting bagi tubuh, bukan hal yang tidak mungkin jika seseorang mengidap hipotermia bisa saja kehilangan nyawanya. Sebenarnya, apa yang terjadi pada tubuh ketika seseorang terserang hipotermia?

Baca juga: Berenang Terlalu Lama, bisa Sebabkan Hipotermia?

Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Terserang Hipotermia

Saat hipotermia menyerang, suhu tubuh menurun di bawah 35 derajat celsius. Gejala pada pengidap kondisi ini akan ditunjukkan dengan tubuh yang sulit bergerak, bahkan sampai kehilangan kesadaran. Akibatnya, seseorang bisa saja kehilangan nyawanya jika tidak segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Hipotermia yang terjadi pada tubuh bermula dari ketidakseimbangan tubuh mempertahankan suhu panas dalam tubuh melalui metabolisme atau aktivitas tertentu, seperti olahraga.

Untuk mempertahankan suhu tubuh, keseimbangan suhu panas harus diperoleh. Ketika ketidakseimbangan ini terjadi, suhu panas dapat hilang atau tidak bisa diproduksi oleh tubuh. Nah, apa yang menyebabkan hilangnya suhu panas ini? Suhu panas sendiri bisa hilang dari kontak langsung tubuh dengan zat padat atau cair yang lebih dingin dari tubuh seseorang, seperti sedang berada di tempat yang lebih tinggi, di dalam air, atau bahkan ketika berada di tempat yang penuh dengan salju.

Apa Gejala yang Muncul pada Pengidap Hipotermia?

Gejala pada kondisi ini akan bervariasi tergantung pada tingkat keparahan yang dialami, seperti menggigil, mati rasa, kulit pucat, tubuh kaku saat digerakkan, jantung melambat, respon menurun, mengalami gangguan bicara, bahkan penurunan kesadaran. Nah, ketika seseorang sudah mengalami penurunan kesadaran, maka akan mudah mengalami halusinasi yang membahayakan diri.

Baca juga: Ini Pertolongan Pertama untuk Tangani Hipotermia

Bagaimana Cara Mencegah Terjadinya Hipotermia?

Nah, karena hipotermia merupakan kondisi yang membahayakan. Ada baiknya kamu mengetahui lebih dalam apa saja yang harus kamu persiapkan guna menghindari diri terserang hipotermia. Ikuti langkah-langkah di bawah ini, ya!

  • Jika kamu rasa suhu tubuh kamu telah menurun, kamu bisa melakukan gerakan-gerakan sederhana guna menghangatkan tubuh. Lakukan gerakan yang tidak berlebihan, karena keringat dan baju yang basah bisa membuat suhu tubuh kamu kembali menurun.

  • Menyediakan minuman hangat ternyata juga perlu, lho! Namun, hindari minuman yang mengandung kafein dan alkohol, ya!

  • Jika dirasa angin di tempat yang kamu kunjungi sedang kencang-kencangnya, jangan lupa untuk segera memakai pakaian hangat! Karena angin bisa menghilangkan suhu panas dalam tubuh kamu, tetapi efeknya tidak bisa dirasakan saat itu juga.

  • Jika kamu ingin melakukan aktivitas atau berlibur di tempat yang bersuhu dingin, jangan lupa untuk memakai pakaian hangat. Karena jika kamu enggak melakukan persiapan yang matang, risiko terkena hipotermia akan lebih tinggi kamu alami.

Baca juga: Malam Tahun Baruan di Gunung? Waspadai Hipotermia

Untuk lebih jelasnya tentang hipotermia, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya-tanya pada dokter! Dengan aplikasi ini, kamu bisa ngobrol, bahkan tatap muka dengan dokter pilihan kamu melalui Chat atau Voice/Video Call. Jadi kamu enggak perlu ragu lagi! Jangan lupa untuk download aplikasinya di Google Play atau App Store segera!