Inilah 3 Tips Sederhana untuk Cegah Amebiasis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Inilah 3 Tips Sederhana untuk Cegah Amebiasis

Halodoc, Jakarta – Amebiasis merupakan gangguan kesehatan yang terjadi karena adanya infeksi parasit. Infeksi terjadi pada usus yang disebabkan oleh parasit Entamoeba histolytica atau disingkat E. histolytica. Parasit yang menyerang usus ini merupakan gabungan dari beberapa parasit tunggal.

Parasit tersebut umumnya ditemukan di dalam atau di permukaan kulit manusia dan binatang. Parasit ini memiliki tekstur yang terasa, seperti jeli. Secara keseluruhan, terdapat 6 jenis entamoeba, namun parasit yang bisa menyebabkan seseorang jatuh sakit hanya E.histolytica. Ini merupakan jenis parasit yang biasa ditemukan di lingkungan yang lembap, berair, dan berlumpur.

Pada dasarnya, semua orang bisa saja terserang infeksi parasit dan mengalami amebiasis. Tapi, risiko penyakit ini disebut lebih tinggi pada orang yang tinggal atau sedang berada di negara dengan iklim tropis atau pada lingkungan yang memiliki sanitasi buruk. Penyakit ini juga lebih mudah menyerang orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

Penyebab dan Tips Mencegah Amebiasis

Amebiasis terjadi karena parasit E. histolytica masuk ke dalam tubuh manusia, kemudian menginfeksi dan menetap di dalam usus. Pada umumnya, parasit ini menular melalui makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi. Parasit ini juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah seseorang menyentuh air, tanah, pupuk, ataupun menyentuh tangan orang lain yang sudah terpapar.

Penularan parasit penyebab penyakit ini ternyata juga bisa terjadi melalui hubungan intim dengan seseorang. Biasanya, parasit akan menyebar saat seseorang melakukan seks anal atau seks oral. Setelah masuk ke tubuh manusia, parasit ini akan langsung berkumpul di usus dan mulai aktif lalu berpindah ke usus besar. Saat kumpulan parasit ini sudah mengenai bagian dinding usus, maka akan muncul berbagai gejala. Di antaranya diare alias disentri, radang usus besar alia colitis, tinja yang disertai darah, hingga kerusakan pada jaringan usus.

Baca juga: Jangan Sepelekan, Kenali Cara Penularan Disentri

Meski bisa terjadi pada siapa saja, namun risiko penularan penyakit amebiasis bisa menjadi lebih tinggi pada beberapa golongan orang. Penyakit ini lebih mudah menyerang pada orang yang kerap mengonsumsi minuman beralkohol, memiliki riwayat kanker, ibu hamil, mengalami malnutrisi, serta orang yang sering bepergian ke negara tropis. Amebiasis juga berisiko menyerang orang yang tinggal didaerah dengan sanitasi buruk atau di lingkungan yang sudah terinfeksi.

Kondisi ini juga sering menunjukkan gejala berupa rasa nyeri pada perut saat ditekan, diare yang disertai darah pada tinja, demam tinggi, muntah-muntah, serta pembengkakan pada bagian perut atau hati. Kondisi ini bisa berbahaya jika tidak segera ditangani dengan tepat.

Baca juga: Poop Anak Berdarah, Si Kecil Kena Disentri?

Ada beberapa langkah dan tips sederhana yang bisa diterapkan untuk mencegah penularan parasit yang bisa menyebabkan amebiasis. Apa saja?

1. Cuci Tangan

Menjaga kebersihan dan rutin cuci tangan bisa menjadi cara pencegahan amebiasis. Cuci tangan menggunakan sabun cair setelah buang air kecil atau buang air besar. Kebiasaan ini sebaiknya dilakukan sebelum dan sesudah beraktivitas, misalnya sebelum dan sesudah makan, setelah mengganti popok bayi, ataupun sebelum memasak.

2. Cuci Bahan Makanan dan Peralatan Masak

Selain menjaga kebersihan diri, menghindari infeksi parasit juga harus dilakukan dengan menjaga kebersihan bahan makanan dan peralatan masak serta makan. Biasakan untuk mencuci buah dan sayur sampai bersih sebelum dikonsumsi. Peralatan masak dan makan juga harus dicuci sampai bersih sebelum digunakan.

Baca juga: 7 Cara Tepat Menghentikan Diare

3. Masak Air Sampai Mendidih

Sebelum diminum, pastikan untuk memasak air terlebih dahulu sampai mendidih. Hal itu bertujuan untuk membunuh bakteri atau parasit yang mungkin terkandung dalam air, sehingga tidak berbahaya saat masuk ke dalam tubuh.

Cari tahu lebih lanjut seputar amebiasis dan cara pencegahannya dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!