25 October 2018

Inilah 4 Jenis Fibroadenoma yang Perlu Diketahui

Inilah 4 Jenis Fibroadenoma yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta - Meski pada dasarnya tak semua benjolan pada payudara bersifat kanker, tapi sebaiknya perlu dianggap serius sampai benar-benar dinyatakan bukan kanker. Nah, dari berbagai benjolan yang bisa muncul di payudara, fibroadenoma termasuk yang perlu di awasi.

Fibroadenoma atau fibroadenoma mammae (FAM) ini merupakan jenis tumor jinak yang paling umum terjadi di area payudara. Bentuk FAM bulat dengan batas tegas dan memiliki konsistensi kenyal dengan permukaan yang halus. Selain itu, ukuran benjolan ini bisa membesar pada masa kehamilan.

Menurut para ahli, tumor yang umumnya diidap wanita berusia antara 15—35 tahun ini biasanya enggak terasa sakit dan mudah bergeser saat disentuh. Namun yang perlu dipahami, kondisi medis ini berbeda dengan tumor kanker payudara. Perbedaannya, FAM tak menyebar ke organ lain seiring waktu bergulir, tak seperti kanker payudara. Singkatnya, benjolan ini hanya tetap berada dalam jaringan payudara.

Tak Hanya Satu Jenis

Selain FAM yang umum terjadi, ada pula beberapa jenis fibroadenoma lainnya. Berikut penjelasannya:

1. Fibroadenoma Kompleks

 

 

FAM jenis ini akan menyebabkan terjadinya pertumbuhan sel yang tepat. Kata ahli, jenis ini didiagnosis menurut analisa jaringan dengan mikroskop (biopsi).

2. Fibroadenoma Juvenile

Jenis yang satu ini merupakan jenis yang paling banyak diidap oleh wanita berusia 10-18 tahun. FAM jenis ini juga dapat membesar, tapi seiring waktu akan menyusut atau bahkan menghilang.

3. FAM Besar

Jenis yang satu ini dapat membesar hingga berukuran 5 sentimeter. Dalam beberapa kasus, harus diangkat karena dapat menekan jaringan payudara sekitarnya.

4. Tumor Phyllodes

Meski FAM ini bersifat jinak, tapi dalam beberapa kasus bisa berubah menjadi ganas. Dokter akan menyarankan tumor ini untuk diangkat.

Benjolan dan Bisa Bergerak

Agar benjolan ini dapat segera dideteksi dan tak didiamkan begitu saja, maka ada baiknya untuk mengetahui gejala-gejalanya. Misalnya, merasakan FAM seperti benjolan ketika dirimu menekan kulit di sekitar payudara.

Umumnya, gejala FAM adalah benjolan payudara yang akan terasa padat saat diraba. Selain itu, kebanyakan benjolan ini berbentuk bulat dengan atas yang teraba dengan jelas. Kata ahli, FAM biasanya enggak menimbulkan rasa sakit dan bisa bergerak ketika disentuh.

Bagaimana dengan ukurannya? Ukuran FAM bisa berbeda satu sama lain, bahkan bisa membesar atau menyusut sendirinya. Meski begitu, secara umum benjolan ini biasanya berukuran kecil kira-kira sekitar 1-2 sentimeter. Tapi yang perlu dipahami, mungkin saja ada gejala lainnya yang belum disebutkan di atas. Oleh sebab itu, segeralah ke dokter bila dirimu mengalami gejala di atas atau adanya benjolan ataupun rasa tidak nyaman pada payudaramu.

Dipicu Masalah Hormon

Sebenarnya penyebab pasti dari FAM belum diketahui, tapi para ahli menduga bahwa hormon amat berkaitan dan memiliki peran dalam membentuk FAM. Dari banyak jenis hormon, hormon reproduksi diduga memiliki hubungan yang erat dengan masalah medis ini. Pasalnya, FAM cenderung terjadi selama usia subur. Sebab, FAM ini bisa bertambah besar selama kehamilan atau penggunaan terapi hormon. Namun, setelah seseorang menopause (penurunan kadar hormon), FAM mungkin akan menyusut dengan sendirinya.

Punya keluhan kesehatan di sekitar payudara? Kamu bisa lho bertanya langsung kepada ahli melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Baca juga: