• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Tumor Jinak Payudara

Inilah Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Tumor Jinak Payudara

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Inilah Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Tumor Jinak Payudara

Halodoc, Jakarta – Jika kamu merasakan benjolan di payudara, kamu mungkin akan langsung mengiranya sebagai gejala kanker payudara. Padahal, dibutuhkan berbagai langkah diagnosis dahulu untuk menentukan apakah benjolan pada payudara tersebut disebabkan oleh kanker atau bukan, dan bisa saja ia disebabkan oleh tumor payudara jinak. Untungnya, sebagian besar benjolan payudara bersifat jinak, artinya ia tidak bersifat kanker.

Baik wanita maupun pria bisa mengembangkan tumor payudara jinak (bukan kanker). Meski perubahan payudara ini tidak bersifat kanker atau mengancam jiwa, perubahan tersebut dapat meningkatkan risiko kamu terkena kanker payudara di kemudian hari. Oleh karena itu, kamu perlu menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah kondisi tersebut.

Baca juga: Ini 6 Gejala Kanker Payudara yang Sering Diabaikan

Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Tumor Jinak Payudara

Sebenarnya tidak banyak yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan risiko penyakit tumor jinak payudara. Namun, kamu tetap bisa melakukan tindakan-tindakan ini untuk menurunkan risiko kanker payudara dan membantu mendeteksi penyakit lebih awal sehingga ia bisa segera diobati. Beberapa gaya hidup sehat untuk pengidap tumor jinak payudara antara lain: 

  • Melakukan pemeriksaan mammogram secara teratur.
  • Melakukan pemeriksaan diri untuk membiasakan diri dengan tampilan dan mengenali gejala yang terasa di payudara.
  • Mempertahankan berat badan yang sehat dengan berolahraga secara teratur dan makan makanan bergizi seimbang.
  • Menghindari alkohol. 
  • Berhenti merokok.
  • Beralih ke pilihan rencana keluarga berencana (KB) yang bersifat non-hormonal.

Baca juga: Idap Tumor Payudara Jinak, Tubuh Akan Alami Ini 

Seberapa Umum dan Siapa Saja yang Bisa Alami Kondisi Ini?

Benjolan payudara jinak pada wanita cukup umum terjadi. Hingga setengah dari semua wanita akan mengalami perubahan fibrokistik yang menyebabkan benjolan payudara non-kanker di beberapa titik dalam hidup mereka. Fluktuasi kadar hormon juga sering menyebabkan perubahan jaringan payudara ini.

Namun pada kenyataannya, penyakit tumor ini bisa memengaruhi semua jenis kelamin. Pria dapat mengembangkan payudara yang membesar dan bengkak dengan benjolan, suatu kondisi yang disebut ginekomastia. Namun risiko untuk penyakit payudara jinak bisa meningkat jika:

  • Memiliki riwayat keluarga kanker payudara atau penyakit payudara jinak.
  • Pernah menggunakan terapi hormon.
  • Memiliki ketidakseimbangan hormon.

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari

Makanan tertentu memang dapat melindungi diri terhadap perkembangan kanker payudara, dan makanan lain dapat meningkatkan risiko. Oleh karena itu, yang terbaik adalah mengurangi asupan makanan dan minuman yang berbahaya karena diduga bisa bisa tingkatkan risiko tumor berubah menjadi kanker payudara berikut Ini: 

  • Alkohol. Penggunaan alkohol, terutama minuman berat, dapat secara signifikan meningkatkan risiko kanker payudara.
  • Makanan Cepat Saji. Makan makanan cepat saji secara teratur dikaitkan dengan banyak kerugian, termasuk peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan kanker payudara.
  • Gorengan. Penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi makanan yang digoreng dapat meningkatkan risiko kanker payudara secara signifikan. Dalam sebuah penelitian pada 620 wanita Iran, asupan makanan yang digoreng adalah faktor risiko terbesar untuk perkembangan kanker payudara.
  • Daging Olahan. Daging olahan seperti bacon dan sosis dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Satu analisis dari 15 penelitian mengaitkan asupan daging olahan yang tinggi dengan risiko kanker payudara 9 persen lebih besar.
  • Gula Tambahan. Pola makan Diet tinggi gula tambahan dapat secara signifikan meningkatkan risiko kanker payudara dengan meningkatkan peradangan dan ekspresi enzim tertentu yang terkait dengan pertumbuhan dan penyebaran kanker.
  • Karbohidrat Olahan. Pola makan tinggi karbohidrat olahan, termasuk pola makan khas Barat, dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Cobalah mengganti karbohidrat olahan seperti roti putih dan makanan panggang manis dengan produk gandum utuh dan sayuran padat nutrisi.

Baca juga: Hati-Hati, Benjolan Di Payudara Bisa Tandai 6 Penyakit Ini

Jika kamu diberikan resep obat atau suplemen tertentu oleh dokter untuk membantu mencegah tumor jinak payudara berkembang menjadi kanker, maka kamu bisa tebus resep obat tersebut di Halodoc. Dengan layanan antar, kini beli obat jadi lebih mudah tanpa keluar rumah. Tunggu apa apalagi, yuk gunakan aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Benign Breast Disease.
John Hopkins Medicine. Diakses pada 2021. Common Benign Lumps.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Fibroadenoma.