Inilah Penyakit yang Sebabkan Mr. P Bau

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Inilah Penyakit yang Sebabkan Mr. P Bau

Halodoc, Jakarta - Kesehatan Mr. P bisa terlihat dari aroma yang dikeluarkan. Seharusnya, dalam kondisi yang sehat, organ reproduksi pria ini tidak mengeluarkan bau. Namun, jika tercium bau apek dari penis, kamu bisa saja kurang maksimal dalam membersihkannya, apalagi selepas berolahraga atau beraktivitas di luar ruangan yang membuat penis berkeringat. Namun, waspada ketika bau yang keluar sudah begitu menyengat. 

Tidak hanya karena keringat, penis jadi bau bisa terjadi karena konsumsi makanan tertentu. Misalnya, makanan dengan aroma atau bumbu bawang putih yang begitu kuat menyebabkan keringat pada tubuh beraroma seperti bawang putih. Untungnya, sebagian besar kondisi penis yang berbau ini tidak serius dan bisa sembuh dengan pengobatan. Meski begitu, kamu perlu waspada jika penis bau terjadi karena penyakit berikut ini. 

Balanitis

Balanitis sering terjadi pada penis pria yang belum disunat. Gejala yang muncul seperti penis terasa sakit, bengkak, memerah, terasa nyeri ketika kamu buang air kecil, dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Balanitis rentan menyerang jika kamu melakukan hubungan intim tanpa pengaman, malas membersihkan penis, muncul infeksi pada penis, menggunakan sabun dengan pewangi, dan memiliki smegma. 

Baca juga: Benarkah Mr P yang Tidak Disunat Bisa Alami Balanitis

Infeksi Saluran kencing

Infeksi saluran kencing lebih sering terjadi pada wanita. Meski begitu, bukan berarti penyakit ini tidak bisa terjadi pada pria. Kalau menyerang pria, gejala seperti sakit ketika kamu buang air kecil dan bau menyengat pada penis. Apabila tidak mendapatkan pengobatan, infeksi saluran kencing pada pria bisa mengarah pada epididimis, testis, dan prostat yang memengaruhi tingkat kesuburan pria. 

Pengobatannya bisa dengan mengonsumsi antibiotik. Namun, konsumsinya harus berdasarkan resep dokter. Jadi, kalau merasa sakit pinggang, sakit dan panas ketika buang air kecil, dan penis berbau menyengat, kamu harus segera mengobatinya ke dokter. Supaya tidak menunggu lama, kamu buat janji dengan dokter di rumah sakit langsung saja. Selain antibiotik, kamu harus banyak mengonsumsi air putih dan vitamin C. 

Baca juga: Bahaya Infeksi Saluran Kemih yang Diabaikan

Smegma

Smegma adalah munculnya bercak berwarna putih yang terbuat dari campuran minyak, sel kulit mati, keringat, dan kotoran yang muncul seperti daki pada area lipatan kulit penis. Sama halnya dengan balanitis, smegma rentan menyerang penis pria yang tidak disunat, karena kulit kulup penis yang sangat rentan mengeluarkan keringat. 

Kalau kamu semakin jarang membersihkan penis, daki menjadi rumah paling baik bagi bakteri dan kuman yang menyebabkan penis jadi bau. Bahkan, smegma yang mengalami pengerasan memicu terjadinya peradangan dan iritasi serta infeksi pada penis. 

Baca juga: Begini 4 Tips Sederhana Cegah Infeksi Candidiasis

Infeksi karena Jamur

Infeksi karena jamur jenis Candida menyebabkan penis mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Risiko terjadinya infeksi ini akan semakin tinggi jika kamu jarang membersihkan penis, dan tidak disunat. Infeksi ini juga bisa terjadi melalui kontak langsung ketika berhubungan intim. Tidak hanya pria, penularannya juga bisa terjadi pada wanita. Tanpa adanya pengobatan, infeksi akibat jamur ini memicu peradangan lanjutan. Jadi, kamu perlu segera mendapatkan penanganan ketika mengalami kelainan ini. 

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2019. Smelly Penis. Smegma.
Medical News Today. Diakses pada 2019. Smelly Penis: 6 Causes and How to Treat Them.
NHS. Diakses pada 2019. Why is My Penis Smelly and Sore?