Insomnia Bisa Buat Borderline Personality Disorder Makin Parah

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
insomnia bisa buat borderline personality disorder makin parah

Halodoc, Jakarta – Menurut The Journal of Affective Disorders, Borderline Personality Disorder (BPD) terkait dengan peningkatan risiko untuk bunuh diri melalui hubungannya dengan gejala insomnia. Ini dikarenakan gangguan tidur terkait dengan manajemen stres yang pada akhirnya berhubungan dengan gangguan sosial dan perawatan diri.

Ketika seorang pengidap BPD juga mengalami insomnia, dan cenderung memiliki emosi yang negatif, karena tubuhnya mengalami kelelahan yang disebabkan oleh kurangnya waktu istirahat. Insomnia juga bisa meningkatkan gangguan fungsional yang sebelumnya juga sudah dimiliki pengidap BPD. Karenanya, mendapatkan tidur yang cukup juga menjadi terapi dalam perawatan pengidap BPD.

Untuk mengatasi hal ini, biasanya terapi menanyakan apa-apa saja yang biasanya memicu pengidap BPD menjadi sulit tidur. Selain terus menerapkan manajemen stres, ada latihan-latihan lain yang bisa diupayakan untuk meminimalisir gejala BPD semakin parah akibat insomnia.

Membiasakan Aktivitas Rutin

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi insomnia adalah dengan membiasakan sebuah rutinitas. Hal ini dilakukan supaya tercipta jam biologis, sehingga kalau tidak melakukan kegiatan tersebut, ada perasaan tidak enak. Biasanya butuh beberapa waktu untuk menjadikan suatu aktivitas menjadi rutinitas. Misalnya, membaca sebelum tidur, mendengarkan musik, minum susu hangat, dan lain-lain.

Olahraga Rutin

Melakukan olahraga sejatinya dapat membantu pengidap BPD untuk tidur lebih lelap. Disarankan untuk melakoni olahraga di sore hari supaya energi berlebih bisa keluar, sehingga malamnya lelah dan bisa tidur. Beberapa olahraga yang disarankan adalah lari, renang, ataupun yoga. Latihan fisik yang bisa mengembangkan kemampuan pernapasan bisa menjadi cara untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

Menghindari Makanan dan Minuman yang Memicu Terjaga

Ada baiknya pengidap BPD menghindari konsumsi makanan dan minuman yang membuat dirinya dalam kondisi yang on terus. Seperti kopi, alkohol, dan makanan pedas. Mengonsumsi makanan sehat nyatanya dapat membantu mendapatkan tidur yang berkualitas.

Menjalankan Hobi

Hobi adalah salah satu cara untuk memanajemen stres yang bisa sangat membantu menyembuhkan gejala BPD supaya semakin tidak parah. Selain tu, bisa menjadi cara untuk menyalurkan energi negatif, sehingga pengidap BPD bisa lebih memanejemen emosinya.

Berbicara dengan Orang Terdekat

Curhat dengan orang terdekat, nyatanya bisa membantu mengurangi gejala BPD, termasuk insomnia. Terkadang situasi yang membuat seseorang pengidap BPD tidak bisa sulit, karena pikiran-pikiran yang berkecamuk dalam benaknya. Tidak memiliki orang untuk berbagi apa yang dirasakannya membuat gejala yang dialaminya akan semakin parah. Makanya, pengidap BPD perlu bantuan orang-orang disekeliling agar tidak membiarkan emosi negatif menguasai dan memperparah gejala BPD-nya.

Menciptakan Ruangan yang Kondusif

Upaya lain untuk membantu pengidap BPD mendapatkan tidur berkualitas adalah dengan menciptakan ruangan yang kondusif di kamar. Bisa dimulai dengan menjaga kebersihan ataupun menempatkan hal-hal yang bisa membantu melelapkan tidurnya. Mematikan gadget dan membuat kondisi kamar dalam keadaan tenang dan terhindar dari suara yang datang tiba-tiba adalah cara lain untuk menciptakan ruangan kondusif.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai Borderline  Personality Disorder dan kaitannya dengan insomsia serta penanganannya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: